Home / Bahan Bangunan / Dulux Weathershield Warnai Kota Lama Surabaya
kota lama surabaya
Irawan Bahtera, Direktur, PT ICI Paints Indonesia (paling kiri) dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, melakukan pengecatan Rumah Abu Han yang berlokasi di Jalan Karet sebagai tanda diresmikannya program pelestarian kawasan Kota Lama Surabaya. Rumah Abu Han merupakan satu dari 117 bangunan cagar budaya yang di cat oleh AkzoNobel./ Foto: dok. AkzoNobel

Dulux Weathershield Warnai Kota Lama Surabaya

Kota Lama Surabaya tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara di tengah modernnya kemajuan Kota Surabaya.

Propertiterkini.com – Perusahaan cat pelapis AkzoNobel yang juga produsen Cat Dulux melanjutkan program Let’s Colour Indonesia. Kali ini, AkzoNobel mewarnai Kota Surabaya, setelah sebelum sukses mewujudkan Pancuran di Salatiga, Jawa Tengah, menjadi kampung wisata.

Baca Juga: Kampung Dipoles AkzoNobel Menjadi “Kampung Wisata Pancuran” di Kota Salatiga

“Kami ikut mendukung inisiatif Pemerintah Kota Surabaya untuk membangun wisata perkotaan (urban tourism) di Surabaya. Kami terlibat dalam kegiatan pelestarian bangunan cagar budaya di kawasan Kota Lama Surabaya, Jawa Timur,” ujar Irawan Bahtera, Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia) melalui keterangannya, Sabtu (10/11/2018).

Kegiatan tersebut dibuka dan diresmikan langsung oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

“Kami dari AkzoNobel berkomitmen untuk memberikan warna pada kehidupan masyarakat dengan membantu memperindah lingkungan tempat tinggal mereka melalui keahlian kami dalam cat dan pelapis,” tambah Irawan.

Menurut dia, salah satu kegiatan yang dilakukan melalui program Let’s Colour Indonesia adalah memelihara bangunan lama dan baru.

“Karena menghilangnya suatu warisan kota dapat menghilangkan identitas dari masyarakat setempat. Dengan melestarikan warisan kota, kita dapat menjadikan masa lalu sebagai bagian dari masa depan,” katanya.




Baca Juga: High Gloss Decorative, Usung Konsep Green Product

Adapun di masa lalu, kawasan Kota Lama Surabaya berfungsi sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan. Di kawasan ini, terdapat banyak bangunan tua dan cagar budaya dengan nilai seni dan sejarah dalam pengembangan kota Surabaya.

“Inilah alasannya, mengapa kami melihat pentingnya upaya melestarikan warisan budaya sebagai bagian utama dari bangunan yang resilience,” tegas Irawan.

Kota Lama Surabaya juga menjadi salah satu destinasi wisata di Jawa Timur, baik bagi wisatawan lokal maupun internasional.

Dalam kegiatan kali ini, AkzoNobel kembali menggunakan Cat Dulux Weathershield untuk mengecat kembali 117 bangunan cagar budaya yang berlokasi di Jalan Veteran, Karet, Kali Malang, Surabaya.

“Dengan bergabung dalam upaya pelestarian Kota Lama Surabaya ini, kami berharap dapat membantu melestarikan nilai sejarah kota, mengakomodasi pengembangan wisata perkotaan, dan kemungkinan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan,” jelas Irawan.

Baca Juga: Cat Unggulan Dulux yang Bikin Kamu “Balik Lagi”

Selama bertahun-tahun, program Let’s Colour Indonesia secara konsisten terlibat dan mendukung berbagai pemangku kepentingan yang bertujuan untuk meningkatkan serta memperkaya kehidupan masyarakat dengan membantu memperindah tempat tinggal mereka melalui proyek dengan komunitas.

Kerjasama AkzoNobel dengan Pemerintah Kota Surabaya sebenarnya sudah dilakukan beberapa kali. Beberapa proyek diantaranya, seperti pengecatan kembali Balai Pemuda Surabaya, memperindah kawasan Kenjeran sebagai tempat wisata yang menarik melalui lukisan mural yang berwarna-warni, serta pengecatan area Tugu Pahlawan.

About Padre

Journalist Property

Check Also

Kampung Wisata Pancuran

Kampung Dipoles AkzoNobel Menjadi “Kampung Wisata Pancuran” di Kota Salatiga

Kampung Wisata Pancuran merupakan destinasi wisata kampung warna warni terbaru di tengah Kota Salatiga. AkzoNobel …

Leave a Reply

%d bloggers like this: