Pasca Gempa, Pemerintah Bedah 5.700 Rumah di Sulteng

0
Bedah rumah di Sulteng
Bedah rumah di Palu, Sulawesi Tengah./ Foto: Kementerian PUPR

Pemerintah menyalurkan dana BSPS senilai Rp17,5 juta untuk setiap rumah di Sulteng sebagai stimulan agar masyarakat sekitarnya serta saudaranya saling membantu dan akhirnya terwujudlah rumah yang layak.

PropertiTerkini.com, [PALU] – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan menyalurkan program bedah rumah untuk 5.700 unit rumah di Sulteng, pasca gempa.

Setiap rumah yang dibedah nantinya akan mendapatkan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berupa peningkatan kualitas rumah swadaya senilai Rp17,5 juta.

Baca Juga: Bedah Rumah di Papua dan Jambi, Pemerintah Beri Bantuan Uang Tunai

“Pemerintah melalui Kementerian PUPR akan terus membantu masyarakat di Sulawesi Tengah khususnya di Palu untuk bangkit pasca bencana alam dengan menyalurkan program BSPS atau bedah rumah,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di sela-sela kunjungan kerjanya di Palu sekaligus Pemasangan Peneng Rumah BSPS secara simbolis di salah satu rumah penerima bedah rumah di Desa Loru Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (24/11/2019).

Menurut Khalawi, program BSPS merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang tidak layak huni. Dengan demikian, masyarakat dapat menempati rumah yang layak dan dapat menciptakan suasana kekeluargaan yang harmonis dan tentunya mewujudkan generasi masa depan yang sehat.

“Jika rumah masyarakat layak huni tentunya akan tercipta generasi muda Indonesia ke depan yang sehat, cerdas dan memiliki daya saing. Program BSPS ini kami salurkan ke seluruh wilayah Indonesia dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” terangnya.

Khalawi menambahkan, sesuai dengan pesan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pemerintah tidak akan tinggal diam jika masih ada rumah yang tidak layak. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah dapat pro aktif dengan melakukan pendataan rumah masyarakat.




Adanya program BSPS, imbuh Khalawi, juga mendorong pola gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Hal itu dikarenakan dalam proses pembangunannya masyarakat harus melaksanakan pembangunan rumah secara berkelompok.

Baca Juga: Fokus Rumah MBR, Sri Pertiwi Sejati Sabet Dua Penghargaan

Khalawi berharap, setelah mendapatkan dana BSPS, masyarakat tidak hanya fokus dalam membangun rumah tapi juga perlu memperhatikan sanitasi yang ada khususnya kamar mandi yang ada di dalam rumah. Hal itu dikarenakan sanitasi sangat penting untuk kesehatan penghuni selain kecukupan pencahayaan, struktur konstruksi dan luas bangunan.

“Banyak rumah masyarakat kurang mampu dan rumah janda-janda tua yang kondisi rumahnya hampir ambruk. Secara ekonomi mereka tidak mampu memperbaiki rumahnya dan pemerintah menyalurkan dana BSPS senilai Rp17,5 juta sebagai stimulan agar masyarakat sekitarnya serta saudaranya saling membantu dan akhirnya terwujudlah rumah yang layak,” kata Khalawi.

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah, H Hujurat mengataikan, total BSPS yang disalurkan Kementerian PUPR ke Provinsi Sulawesi Tengah sejak tahun 2016 sampai 2019 adalah 16.757 unit.

“Kami harap melalui Program BSPS yang dilaksanakan di 11 Kabupaten/Kota ini bisa membantu masyarakat di Sulteng agar bisa memiliki rumah yang lebih layak huni,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga penerima BSPS asal Desa Loru Sigi Biromaru, Sigi, Munirah Laisuna menyatakan dirinya beserta keluarga sangat berterimakasih atas bantuan perumahan dari Kementerian PUPR ini. Menurutnya, program BSPS ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu seperti dirinya yang tidak memiliki penghasilan tetap.

Baca Juga: Tekad Kementerian PUPR Turunkan Backlog Rumah MBR

“Sehari-hari saya bekerja sebagai buruh tani dan suami saya bekerja sebagai tukang bangunan khususnya atap dan penghasilannya tidak tetap. Dulu saya tidak pernah menyangka bisa membangun rumah tembok seperti ini. Terimakasih kepada pemerintah yang telah membantu kami membangun rumah ini,” katanya.

Komentar