Monday, April 6, 2020
Home Infrastruktur Pembangunan Jalan Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Dilanjutkan

Pembangunan Jalan Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Dilanjutkan

Total pembangunan jalan perbatasan dari Merauke-Jayapura adalah sepanjang 1.098 kilometer. Hingga akhir tahun 2018 sudah tersambung sepanjang 919 kilometer.

PropertiTerkini.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) terus mendorong penyelesaian pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Papua Nugini dari Merauke hingga Jayapura di Provinsi Papua sepanjang 1.098 kilometer.

Baca Juga: Wujudkan Nawa Cita, Jokowi Poles Jalan Perbatasan jadi Keren

Pembangunan jalan merupakan perwujudan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dalam membangun Indonesia dari pinggiran.

“Pembangunan kawasan perbatasan bukan hanya untuk gagah-gagahan tetapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perbatasan dengan menciptakan embrio pusat pertumbuhan baru di kawasan perbatasan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dikutip dari laman resmi Kementeria PUPR.

Salah satu ruas jalan perbatasan yang dikerjakan adalah Jalan Oksibil-Towe Hitam-Ubrup-Jayapura sepanjang 5,52 kilometer. Pekerjaan pembangunan mulai dari KM 15.5 hingga KM 21.2 di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Tantangan dalam pembangunan jalan perbatasan di Papua adalah kondisi alam yang masih berupa hutan, pegunungan, dan cuaca. Disamping itu ketersediaan material konstruksi juga terbatas di Papua.

Baca Juga: Megahnya Arena Olahraga PON XX 2020 di Papua

“Pekerjaan ini dilakukan secara bertahap mengingat medan yang dilalui sangat berat karena harus melintasi pegunungan terjal, menembus hutan yang sangat sulit untuk para pekerja konstruksi dan mobilisasi alat kerja,” jelas Basuki.

Paket ini dikerjakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) dengan biaya yang bersumber dari APBN sebesar Rp108,5 miliar melalui skema tahun jamak kontrak. Masa pelaksanaannya 376 hari sejak awal tahun 2018 dengan masa pemeliharaan hingga 27 September 2019.

Pembangunan jalan baru dilakukan dengan peninggian badan jalan menggunakan tanah di sisi jalan. Ruas ini memiliki lebar badan jalan 7 meter dengan lebar bahu sisi kanan kiri masing-masing 2 meter.

Kendati kondisinya masih jalan tanah, keberadaan jalan baru ini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perbatasan di Papua. Waktu tempuh antar pusat ekonomi wilayah yang semula dalam bilangan minggu karena harus berjalan kaki, semakin singkat menjadi hitungan hari karena dapat dilintasi kendaraan. Apabila jalan sudah semakin baik kondisinya, maka waktu tempuh akan semakin singkat dalam hitungan jam.

Baca Juga: Jalan Lintas Utara Flores Geliatkan Kawasan Labuan Bajo

Jalan ini juga merupakan jalan perintis yang menghubungkan distrik Limarum dengan Kota Oksibil. Beroperasinya ruas jalan ini sangat diharapkan akan memperlancar konektivitas antar pusat ekonomi wilayah sehingga memudahkan transportasi barang dan manusia yang diyakini dapat berdampak pada penurunan harga barang dan jasa. Disamping itu juga memperkuat teritorial perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.

Sebelumnya pembangunan jalan perbatasan ruas Sota-Erambu-Bupul sepanjang 111 kilometer saat ini kondisinya sudah 100% teraspal.

Selanjutnya pada ruas Bupul-Muting sepanjang 38 kilometer dan ruas Muting-Boven Digoel sepanjang 195 kilometer juga sudah teraspal sehingga bisa dengan mudah dilalui kendaraan.

Baca Juga: Jalan Tol Cisumdawu Rampung 2020, Semakin Mudah Ke Bandara Kertajati

Dari total jalan perbatasan dari Merauke-Jayapura sepanjang 1.098 kilometer, hingga akhir tahun 2018 sudah tersambung 919 kilometer.

Baron Ronny
Mari kita mulai dengan sesuatu yang indah!
- Advertisment -

Most Popular

Intiland: Corona, Tantangan Berat Tahun Ini

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah global virus Corona atau Covid-19 telah secara langsung berdampak negatif terhadap perekonomian dan bagi upaya pemulihan industri properti nasional. Bahkan...

Strategi Pemasaran Properti ditengah Pandemi Virus Corona

Oleh: WIDODO PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pada medio Desember 2019 di Wuhan, China digegerkan adanya wabah virus Corona atau Covid 19 adalah jenis penyakit flu yang...

Ternyata 433 Desa di Timur Indonesia Belum Dialiri Listrik

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - Indonesia memiliki sebanyak 83.436 desa. Dari jumlah itu, ternyata masih sebanyak 433 desa yang belum dialiri listrik. Hal itu dikatakan oleh Menteri...

Rusus ASN Polri di Sumbar Diserahterimakan PUPR

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Sebanyak 25 unit rumah khusus atau rusus ASN Polri di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diserahterimakan oleh Kementerian Pekerjaan...
%d bloggers like this: