Synthesis Residence Kemang: Apartemen Etnik Modern di Jakarta Selatan

2
Synthesis Residence Kemang (dok. Synthesis)

Sebuah apartemen eksklusif segera dibangun di kawasan bisnis dan hiburan, Kemang, Jakarta Selatan. Apartemen yang kental dengan nuansa daerah, terutama Jawa ini segera menjadi pilihan investasi menggiurkan lantaran harga yang dilego dengan masih sangat murah.

General Manager Sales and Marketing Synthesis Residence Kemang, Imron Rosyadi mengatakan bahwa lokasi apartemen yang berada di pusat bisnis dan hiburan, serta tidak jauh dari kawasan CBD Simatupang dan CBD Sudirman menjadikan Apartemen Synthesis Residence Kemang pilihan utama para konsumen sebagai hunian maupun investasi.

“Target market kami masyarakat di Kemang, termasuk para ekspatriat, para investor, dan karyawan di sekitar CBD TB Simatupang dan CBD Sudirman,” ujar Imron di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2016).

Synthesis Residence Kemang akan dibangun di atas lahan seluas 2 hektar yang mengusung konsep etnik modern. Kata Imron, beberapa bentuk desain, termasuk ornamen bangunan akan dilengkapi dengan culture dan budaya Indonesia, khususnya Jawa. Ada tiga tower yang akan dibangun, antara lain Sadewa, Nakula, dan tower Arjuna dengan total 350 unit (untuk tower Sadewa dan Nakula).




Sesuai rencana, sebut Imron, apartemen ini mulai dibangun pada pertengahan tahun ini dan serah terima akan dilakukan pada pertengahan 2019 mendatang. Saat unit hunian di apartemen tersebut dipasarkan mulai dari Rp 35 juta/m2 hingga Rp 36 juta/m2 dengan beberapa tipe, yakni 1 BR (32,20 sqm), 2 BR (54,21 sqm), 2 BR (63,43 sqm), dan 3 BR (102,77 sqm).

“Harga ini paling murah 10% dari rata-rata hunian sejenis di kawasan Kemang,” kata Imron.

Imron mengakui bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang bingung bagaimana mulai berinvestasi properti. Namun demikian, dia menyarankan agar investasi harus dilakukan pada saat ini, disaat harga properti masih cukup terjangkau.

“Jangan tunda sampai saat serah terima 2019, karena harganya pasti sudah sangat mahal. Apalagi saat itu infrastruktur di Jakarta juga sudah sangat maju,” kata Imron.

Untuk menjamin kenyamanan dan meminimalisir risiko berinvestasi properti, apartemen yang digarap oleh Synthesis Development ini menjanjikan buy back guarantee uang kembali 100% jika serah terima tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Selain itu, konsumen juga akan mendapatkan cash back sebesar 15%.

Untuk melengkapi konsep yang diusung, dalam kawasan ini juga akan dibangun rumah joglo – rumah adat masyarakat Jawa – yang nantinya dilengkapi dengan berbagai ornamen dan kerajinan dari Pulau Jawa, seperti batik, dan lainnya. Tidak hanya itu, area komersial pun disiapkan di bagian bawah apartemen untuk semakin memudahkan para penghuni.

“Dari total 2 ha ini, sebanyak 60% lahan untuk ruang terbuka hijau dengan berbagai sarana dan fasilitas tambahan. Jadi kami pastikan bawah penghuni akan merasa sangat nyaman tinggal dan berinvestasi di sini,” terang Imron. [pio]

2 COMMENTS