Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai Resmi Beroperasi

1
Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai
Hadirnya Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai diyakini akan mengurai kemacetan hingga 50%./ dok. Kementerian PUPR

Berfungsinya Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai bisa mengurangi kemacetan hingga 50%. Lalu lintas dari empat arah diyakini akan lebih lancar dari sebelumnya.

Propertiterkini.com – Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Bali, akhirnya diresmikan pada Sabtu (22/9/2018).

Beroperasinya underpass tersebut diyakini efektif mengurai simpul kemacetan akibat pertemuan lalu lintas dari empat arah, yakni dari dan menuju Bandara Ngurah Rai, Tol Bali Mandara, dan Kota Denpasar menuju kawasan wisata Nusa Dua dan sekitarnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang meresmikan underpass tersebut juga berharap hadirnya infrastruktur ini akan turut mendukung pengembangan pariwisata Bali.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan 134 Jembatan Gantung Akan Dibangun Tahun Ini

“Kita bersyukur, hari ini underpass Simpang Tugu bisa Diresmikan. Hebatnya lagi, ternyata Kementerian PUPR bisa menyelesaikannya lebih cepat 1,5 bulan,” ujar Luhut seperti dipublikasikan Biro Komunikasi Publik, Kementerian PUPR.

Mengurai Kemacetan Hingga 50%

Dirjen Bina Marga Sugiyartanto yang juga hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, berfungsinya underpass ini bisa mengurangi kemacetan hingga 50%.

Kendaraan yang datang atau menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nusa Dua, Jimbaran dan sekitarnya menjadi lebih lancar serta dapat mengurangi polusi udara yang terjadi pada simpang tersebut.




Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai memiliki panjang 712 meter, lebar 16 meter, dan tinggi 5,2 meter. Pembangunan telah dimulai sejak September 2017, dengan biaya Rp 172,55 miliar melalui anggaran BBPJN VIII, Ditjen Bina Marga.

Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai Resmi Beroperasi - 1

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meresmikan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Sabtu (22/9/2018).

Konstruksi dikerjakan oleh PT. Adhi Karya-PT. Nindya Karya-PT. Wira KSO. Sementara untuk konsultan supervisi oleh PT. Wira Widyatama, PT. Aria Jasa Reksatama, dan PT. Tata Guna Patria (Joint Operation).

Desain underpass juga mengakomodir ornamen-ornamen budaya Bali yang dapat dirasakan pada saat kendaraan masuk underpass serta pada dinding underpass.

Keberadaan underpass ini tidak hanya fungsional secara fisik semata namun juga menambah keindahan estetik kawasan metropolitan Denpasar, Bali yang menyatu dengan kultur.

Dukung IMF

Sugiyartanto juga berpendapat, berfungsinya Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai juga akan mendukung kelancaran konektivitas pada saat pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (IMF-WB) Oktober 2018.

Baca Juga: Wow Keren, Akhirnya Jembatan Layang Ini Dibuka Untuk Jalur Mudik 2018

“Perjalanan para tamu menuju tempat pertemuan akan lebih lancar,” ungkap Sugiyartanto.

Hal ini sangat penting karena jumlah peserta yang hadir diperkirakan sebanyak 15 ribu orang. Para peserta yang hadir terdiri dari pejabat pemerintah, pengambil keputusan, pemimpin usaha dan akademisi.

Nantinya mereka akan membahas berbagai isu dan tren global yang sedang dan akan terjadi.

1 COMMENT