4 Kota Mati yang Paling Mengerikan

1
Kota Mati (Ilustrasi: www.ewedu.net)

Kota mati tersebut ditinggalkan penduduknya karena alasan bencana dan ekonomi yang lumpuh.

Mendengar kata ‘kota mati’ (ghost town), hal pertama yang mungkin terbesit di pikiranmu adalah kondisi sebuah kota yang mencekam tanpa penduduk satu orang pun.

Reruntuhan serta puing bangunan yang berserakan di mana-mana membuat kota tersebut tampak menyeramkan. Ditambah lagi, suasana sepi senyap kota itu membuat siapa pun enggan berlama-lama tinggal di sana.

Potret kota mati inilah yang sering ditampilkan dalam film-film Hollywood. Tapi tahukah kamu kota mati atau kota hantu ternyata memang ada di dunia nyata lho.

Kota tersebut ditinggalkan oleh penduduknya karena bencana atau pertambangan yang sudah habis. Seperti apa potretnya? Dilansir brilio.net dari viralnova, Rabu (20/4), berikut kota mati dari berbagai negara. Tak hanya menyeramkan, tapi juga mempesona.

1. Bodie, California

Bodie, California (https://i.ytimg.com)

 

Pada tahun 1859, Bodie menjadi tempat tambang karena emasnya yang melimpah. Saat itu, kota ini memiliki penduduk 8.500 orang dan lebih dari 2.000 bangunan. Namun pada tahun 1881, tambang emas akhirnya habis. Ditambah lagi kebakaran yang terjadi tahun 1932 menghancurkan hampir semua bangunan di kota ini.

2. Kolmanskop, Namibia




Kolmanskop, Namibia (http://www.pruskova.com)

 

Kota ini sempat berjaya karena pernah menjadi pusat tambang berlian. Namun setelah Perang Dunia I, permintaan berlian merosok drastis sehingga warganya pun meninggalkan kota ini.

3. Goldfield, Arizona

Goldfield, Arizona (https://upload.wikimedia.org)

 

Goldfield merupakan salah satu kota hantu paling populer di AS. Serupa dengan kota-kota sebelumnya, kota ini sempat berjaya karena adanya tambang di era tahun 1890-an. Namun di tahun 1920-an, kota ini sudah tak lagi berpenghuni.

4. Kennecott, Alaska

Kennecott, Alaska (https://marcshandro.photoshelter.com)

 

Dulu kota ini pusat pertambangan tembaga. Kennecot sangat ramai di tahun 1940. Namun setelah tembaga habis, kota ini akhirnya ditinggalkan penduduknya.

Source: www.brilio.net

1 COMMENT