Azalea Garden, Rumah Subsidi 2 Lantai Pertama di Indonesia

0
Azalea Garden Tangerang
Rumah contoh Azalea Garden Tangerang dibangun oleh ARM Land, bisa dikembangkan menjadi rumah dua lantai./ Foto: Padre - Propertiterkini.com

ARM Land Group mengembangkan perumahan subsidi Azalea Garden dekat Stasiun Daru, Tangerang. Meski rumah subsidi, namun konstruksi paten untuk dua lantai sehingga konsumen bebas mengembangkannya.

Propertiterkini.com – Rumah bersubsidi pemerintah memang jauh lebih murah dibandingkan rumah komersil. Kualitasnya pun dianggap jauh lebih rendah. Untuk itu, pemerintah saat ini telah melakukan berbagai upaya, termasuk mengatur standarisasi material sekaligus mengimbau pengembang untuk dapat menyediakan rumah bersubsidi yang lebih berkualitas.

Baca Juga: REI Sumsel: Pengembang MBR Masih Bertahan, Meski Untung Kian Buntung

Beberapa pengembang memang masih menganggap berat, lantaran cuan yang semakin kecil. Bandingkan, kenaikan harga rumah hanya 5 persen per tahun, sementara materialnya naik sekitar 10-15 persen. Namun tidak dengan PT Maju Penuh Berkat (ARM Land Group). Meski berpredikat pengembang baru, namun kualitas rumah menjadi pertaruhan utamanya.

Bagi Amin Maulana, CEO ARM Land Group, sejatinya perumahan bagi rakyat apalagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), bukan saja soal lokasi strategis dengan aksesibilitasnya yang mudah, namun yang terpenting adalah kualitas. Maka itu, pengembang pun tak tanggung-tanggung membangun rumah subsidi Azalea Garden Tangerang yang bahkan bisa dikembangkan menjadi rumah 2 lantai.

Advertisement

“Konstruksi sudah sangat kuat untuk rumah dua lantai. Kami juga sudah menyiapkan material seperti balok, jika ada konsumen yang mau mengembangkan menjadi dua lantai. Bisa dua lantai penuh atau setengah dari ruang tamu,” ujar Amin kepada awak media yang menyambangi proyeknya di Daru, Jambe, Tangerang, Sabtu (8/12/2018).

Tiga rumah contoh disiapkan, baik model standar dengan ketinggian plafonnya mencapai sekitar 5 meter maupun yang telah dikembangkan menjadi dua lantai. Konsumen juga bisa memilih, apakah lantai dua full atau serupa mezanin menggunakan kayu dengan biaya tambahan antara Rp8-10 jutaan, termasuk tangga.

Azalea Garden terdiri dari dua tipe, yakni tipe 24/60 dan tipe 33/60. Kedua tipe sama-sama bisa dikembangkan menjadi dua lantai. Harga berkisar mulai Rp149,5 juta.

Baca Juga: Ciputra Jual Rumah Murah di Maja, Cicilan Rp1 Juta

“Kami tidak pikirkan cuan yang besar. Yang terutama adalah masyarakat bangga punya rumah yang berkualitas dan nyaman bagi mereka untuk ditempati,” tambah Amin.

Azalea Garden dikembangkan di lahan seluas 15 hektar yang direncanakan akan dibangun sebanyak 1.300 rumah subsidi. Kawasan perumahan ini akan dikembangkan dalam tujuh tahap, dimana setiap tahap sebanyak 150-200 unit rumah. Untuk tahap 1 dan 2 sudah terjual habis sebanyak 320 unit.

Sebagaimana syarat dan ketentuan rumah subsidi pemerintah, maka Azalea Garden pun mengutamakan MBR yang belum memiliki rumah yang disertai dengan surat pernyataan atau keterangan. Begitupun dengan batas gaji maksimal Rp4 juta per bulan.

Soal uang muka, pengembang ARM Land menetapkan sebesar Rp12 juta yang dicicil selama 12 kali atau selama 12 bulan. Setelah cicilan akan dilangsungkan akad kredit sekaligus serah terima unit kepada konsumen.



“Karena kami berikan produk berkualitas, maka uang muka Rp12 juta yang dicicil selama 12 bulan. Setelah cicilan uang muka selesai baru mulai angsuran. Tidak memberatkan. Sama saja, cuma diperpanjang. Tadinya dia kredit 20 tahun, karena ada angsuran DP maka menjadi 21 tahun,” jelas Amin.

“Kalau subsidi pemerintah ada dua macam, yakni subsidi bunga dan subsidi uang muka atau bantuan uang muka (BUM). Mereka tetap dapat cuma DP di sini bukan 1 atau 5 juta,” lanjutnya.

Kini pengembang memasarkan tahap tiga sebanyak 200 unit. Namun demikian, saat ini hanya tersisa tipe 33/60 dengan kisaran harga mulai Rp169,9 jutaan atau dengan angsuran Rp962 ribu selama 20 tahun.

Amin Maulana

Amin Maulana, CEO PT Maju Penuh Berkat (ARM Land Group), pengembang rumah subsidi Azalea Garden Tangerang./ Foto: Padre – Propertiterkini.com

“Memang lebih mahal karena tipe ini inden selama dua tahun. Untuk tahap satu serah terima bertahap mulai April 2019 sebanyak 50 unit, kemudian September 100 unit. Kemudian tahap dua sebanyak 50 unit di Desember 2019 dan 100 unitnya di Juni 2020,” kata Amin.

Baca Juga: SPS Group dan BPJS Ketenagakerjaan Bangun 40 Ribu Rumah Pekerja

Kebanyakan pembeli masih di sekitar Tangerang, Serpong, Bintaro, Pamulang.

Adapun untuk pengembangan tahap pertama dan kedua diestimasi akan menelan dana sekitar Rp70 miliar, termasuk lahan.

ARM Land Group juga memiliki lahan potensial di beberapa daerah yang akan dikembangkan menjadi kawasan pemukiman. Seperti di Purwakarta seluas 100 hektar dan Karawang 20 hektar. Kedua area ini juga akan dibangun rumah tapak.

Lebih Unggul

Azalea Garden Tangerang berada strategis di jalur transportasi massal kereta (commuter line) dari Jakarta ke Maja/Rangkasbitung. Stasiun Daru hanya berjarak sekitar 10 menit bahkan bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Beberapa fasilitas kota juga tidak begitu jauh dari kawasan perumahan ini. Seperti menuju ke Aeon Mall BSD City hanya sekitar 40 menit atau 60 menit menggunakan Commuter Line menuju pusat grosir terbesar Asia Tenggara, Tanah Abang, Jakarta.

“Untuk jalan tol terdekat dari sini bisa melalui Bitung melalui CitraRaya atau melalui Balaraja, Cikupa. Ke depannya akan ada jalan tol di Tigaraksa yang lebih dekat lagi,” jelas Amin.

Baca Juga: Gak Perlu Lima Tahun, November Ini Program Sejuta Rumah Jokowi Lampaui Satu Juta

Azalea Garden Tangerang juga akan menyediakan ragam fasilitas bagi penghuninya. Antaralain rumah ibadah (Masjid), Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), fasilitas kesehatan (Puskesmas), Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera), lapangan basket dan beberapa fasilitas lainnya.

Perumahan Azalea juga telah dilengkapi dengan instalasi air PAM. Dengan begitu, ketika saluran PAM sudah masuk ke wilayah ini, maka akan langsung disambungkan ke perumahan tanpa perlu membongkar lantai keramik rumah atau taman.

Komentar