Sunday, April 11, 2021

Bandara Internasional Yogyakarta Terkoneksi Tol dan Kereta

Terminal Bandara Internasional Yogyakarta sangat besar, bahkan jauh lebih luas dari Bandara Adisucipto. Selain itu, bandara ini pun bisa menampung 20 juta penumpang per tahun.

PropertiTerkini.com – Suasana bandara masih lengang. Pesawat kepresidenan mendarat mulus di Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo, pagi ini, Kamis (29/8/2019).

Baca Juga: Metland Kertajati Mulai Digarap Akhir Agustus 2019

Nantinya, Bandara Yogyakarta memiliki terminal seluas 219.000 m2, dan landas pacunya pun bisa didarati pesawat sekelas Airbus A-380.

Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tiba bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan rombongan.

Menurut Presiden, terminal bandara internasional itu sangat besar, bahkan jauh lebih luas dari Bandara Adisucipto. Selain itu, bandara ini pun bisa menampung 20 juta penumpang per tahun.

Baca Juga: Penumpang Bandara Kertajati Mencapai 4.000 Per Hari

“Ini nanti akan diselesaikan Desember, setelah lebaran bisa beroperasi full 100%,” kata Presiden, dikutip dari laman Setkab.

Bandara Internasional Yogyakarta ini, lanjut Jokowi akan terkoneksi dengan kereta maupun jalan tol. Selain itu, yang paling penting tambahan slot yang besar itu akan diberikan kepada penerbangan-penerbangan luar negeri. Sehingga semakin banyak turis yang datang ke Indonesia, khususnya ke Yogyakarta dan sekitarnya.

Presiden mengapresiasi pekerjaan pembangunan bandara yang menurutnya tergolong cepat. Bahkan yang tercepat di Indonesia.

Baca Juga: Mendarat Perdana, Jokowi: Bandara Kertajati Akan Terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban

“Ini cepat sekali ini, cepat sekali. Sangat cepat sekali. Dan saya tadi lihat pekerjaan kualitasnya juga sangat baik,” ucap Presiden.

Kelak, lanjut Presiden, Bandara Internasional Yogyakarta ini bisa didarati pesawat besar, seperti 777 (Boeing-red) karena memang kualitas runway-nya sangat bagus.

Mengenai koneksi dengan moda transportasi lain, Presiden Jokowi menargetkan kereta api selesai Maret 2020. Tolnya menyusul.

Baca Juga: Jika Kawasan Industri Bekapur Terintegrasi, Apa yang Akan Terjadi?

“Semuanya akan terkoneksi. Balik lagi ini saya desain besarnya kelihatan satu persatu diselesaikan. Ini rampungkan dulu ya,” kata Jokowi.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU