Friday, November 27, 2020

Bauran Pemasaran 7P untuk Properti, Seperti Apa Sih?

Oleh: Kris Banarto, MM, CPM (Asia), CPHRM

KONSEP Bauran Pemasaran atau yang dikenal dengan istilah Marketing Mix banyak digunakan perusahaan di seluruh dunia. Walaupun konsep ini sudah lama dikenal namun masih up to date di era teknologi informasi seperti saat ini.

Istilah Marketing Mix pertama kali digunakan oleh Neil Borden (1964). Dia terinspirasi ide dari Profesor James Cullington (1948) dari Harvard Business School. Idenya adalah bahwa seorang pelaku bisnis harus berperan sebagai “mixer of ingredients” atau menyesuaikan resep dengan bahan yang ada.

Neil Borden kemudian menyusun 12 aspek bauran pemasaran. Dari 12 aspek tersebut disederhanakan dan dipublikasikan oleh Jerome McCarthy (1968) menjadi 4 aspek, yang selanjutnya dikenal dengan istilah 4P yaitu Product, Price, Place, dan Promotion.

Konsep 4P lebih cocok diterapkan untuk produk barang murni, sedangkan produk jasa atau layanan menggunakan pendekatan yang berbeda. Maka Booms & Bitner (1981), menambahkan 3 P yaitu Participants, Physical evidence dan Process. Sehingga dikenal sebagai marketing mix 7P.

Philip Kotler & Kevin Lane Keller (2006) memodifikasi bauran pemasaran 4P sebagai perubahan dari manajemen pemasaran atau disebut Holistic Marketing yaitu People, Process, Programs (Product, Price, Place, Promotion), dan Performance.

Penerapan Bauran Pemasaran

Penerapan bauran pemasaran dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu:

#1. Barang Murni

Penerapan Bauran Pemasaran 4P untuk produk berupa barang murni misalnya sabun, pasta gigi, obat-obatan, dan sembako. Para pemasar cukup menyediakan produk yang bagus, harga yang sesuai, distribusi yang merata, dan melakukan promosi. Maka barang yang dijual akan diterima pasar dengan baik.

#2. Jasa atau Layanan Murni

Produk jasa murni misalnya konsultan, pengacara, dan notaris, lebih tepat menggunakan konsep Bauran Jasa 3P. Jasa akan diterima pengguna melalui tempat/kantor yang representatif, karyawan yang ahli, dan proses yang jelas dan singkat.

#3. Mix Barang dan Jasa

Sedangkan produk campuran antara barang dan jasa menggunakan konsep 7P (4P+3P). Produk campuran ini misalnya: mobil, rumah, hotel, rumah sakit, dan salon.

Selain barang yang bagus, harga kompetitif, distribusi merata, dan melakukan promosi, masih diperlukan bangunan gedung yang memadai, karyawan ahli, dan proses yang jelas dan cepat.

Contoh Penerapan 7P untuk Properti Khususnya Perumahan

Berikut ini adalah contoh penerapan Bauran Pemasaran 7P pada proyek perumahan. Selain menjual rumah, ada elemen layanan yang menyertainya, sehingga rumah menjadi produk mix barang dan jasa.

#1. Product

Produk untuk perumahan berarti tipe rumah yang bervariasi baik luas tanah dan luas bangunan, satu lantai atau dua lantai. Juga ketersediaan kebutuhan penghuni meliputi ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, dapur dan garasi.

Kualitas bangunan harus unggul dalam hal ini spesifikasi bangunan, kusen, keramik, atap, dan sebagainya. Mengenai desain rumah gunakan yang diminati pembeli baik tampak depan maupun denah ruangan (lay out).

#2. Price

Harga harus sesuai dengan kualitas rumah yang dijual. Pembayaran yang fleksibel dengan cara angsuran atau KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Pengembang sebaiknya bekerja sama dengan beberapa bank, minimal 3 bank supaya konsumen tersedia banyak pilihan. Berikan potongan harga dan hadiah yang menarik untuk konsumen.

#3. Place/Distribution

Lokasi perumahan yang strategis sebisa mungkin dilalui oleh angkutan umum. Fasilitas di dalam perumahan yang memadai misalnya PLN, PAM (Perusahaan Air Minum), sekolah, tempat ibadah, sarana bermain, sarana olahraga, tempat perbelanjaan, taman, jalan lingkungan, saluran air, dan sebagainya.

Kemudian fasilitas pendukung di sekitar perumahan misalnya rumah sakit, terminal, pasar, hotel, universitas, dan lain-lain. Serta layanan purna jual dan keamanan yang memadai.

#4. Promotion

Promosi menggunakan iklan baik media cetak (majalah, koran, news letter), media elektronik (televisi, radio, e-mail), atau secara online (internet, website, blog), maupun melalui media sosial (Instagram, Twitter, Facebook).

Media luar ruang misalnya billboard, umbul-umbul, spanduk, dan signage. Mengadakan event launching, lomba, bazar, undian berhadiah dan sebagainya. Membuat pameran rumah dengan melibatkan SPG (Sales Promotion Girls). Dan program-program promosi yang menarik untuk konsumen.

#5. Participant/People

Perusahaan harus mempunyai SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki kemampuan dan kepribadian yang baik. Karyawan garis depan (frontliner) misalnya Sales Executive, Customer Service, dan Security benar-benar telah mendapatkan pelatihan mengenai pengetahuan produk dan cara melayani konsumen.

Pelayanan yang prima mulai konsumen datang ke kantor pemasaran sampai serah terima bangunan, sedapat mungkin konsumen puas atas pelayanan yang diberikan.

#6. Physical Evidence

Physical evidence atau bukti fisik, dapat berarti kantor pemasaran yang representatif. Banyak pengembang membangun Marketing Gallery yang megah seperti lobi hotel yang dilengkapi dengan cafe.

Konsumen dilayani dengan baik oleh tenaga penjualan dan diberikan hidangan minum dan snack. Kemudian yang tidak kalah penting adalah adanya rumah contoh (show unit) untuk meyakinkan konsumen, selain itu konsumen akan mendapatkan gambaran rumah yang akan dibeli.

#7. Process

Proses adalah urutan pelaksanaan saling terkait yang mengubah masukan menjadi keluaran. Dengan kata lain konsumen harus mendapatkan informasi yang jelas dari tenaga penjualan mengenai urutan pembelian, proses kredit, serah terima bangunan dan hak untuk melakukan komplain. Pembayaran sudah termasuk apa saja, juga status sertifikat apakah HGB (Hak Guna Bangunan) atau SHM (Sertifikat Hak Milik).

Demikian contoh penerapan bauran pemasaran 7P pada proyek perumahan. Apabila konsep 7P benar-benar diterapkan maka pengembang tidak akan kesulitan dalam memasarkan rumah, dan keuntungan akan mudah diraih.

Sedangkan bagi konsumen akan mendapatkan rumah dengan segala fasilitas pendukungnya. Konsumen merasa puas dan dapat menikmati kebahagiaan bersama keluarga. Hubungan antara pengembang dan penghuni menjadi harmonis. [Artikel ini telah tayang di Kompasiana.com – Rujukan: Wikipedia.org]

 

Kris Banarto, MM, CPM (Asia), CPHRM

Praktisi Bisnis Properti dan Blogger.

BERITA TERKAIT

Refleksi Hari Bangunan Indonesia: 5...

Oleh: Kris Banarto, MM, CPM (Asia), CPHRM Tanggal 11-11 diperingati sebagai Hari Bangunan Indonesia (HBI), yang dicanangkan oleh pemerintah pertama kali pada tahun 2014. HBI bertujuan untuk...

Mudahnya Punya Rumah Sendiri di...

Pernahkah Anda membayangkan bakal punya rumah sendiri, bahkan di usia muda, di sebuah tempat ‘asing’ yang bahkan tak pernah Anda bayangkan sebelumnya? Mungkin bagi...

Strategi Pemasaran Properti ditengah Pandemi...

Oleh: WIDODO PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pada medio Desember 2019 di Wuhan, China digegerkan adanya wabah virus Corona atau Covid 19 adalah jenis penyakit flu yang...

Polemik Penerapan GPS/GNSS Untuk Pembayaran...

Oleh: Patrick Juang, Pemerhati Transportasi   Wacana Kementerian PUPR untuk menerapkan sistem pembayaran tol melalui Global Navigation Satellite System (GNSS)/teknologi sejenis Global Positioning System (GPS) menuai...

Mencari “Ideologi Perumahan RI” (Bagian...

Pada kolom sebelumnya, kita telah membahas beberapa hal perihal "ideologi perumahan RI". Antara lain, bahwa sekilas, ideologi tersebut bersifat dualistik, merupakan campuran antara mekanisme...

Terbitkan IMB Reklamasi Teluk Jakarta,...

Dalam menerbitkan IMB reklamasi Teluk Jakarta, Anies Baswedan memakai Pergub DKI Nomor 206 Tahun 2016 yang ditandatangani oleh Ahok. Gubernur DKI Jakarta Anies...
Pasang Iklan disini ...

PROPERTI TV

00:01:40

Begini Cara Menggunakan Philips UV-C...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Signify memperkenalkan lampu meja desinfeksi UV-C (Philips UV-C Disinfection Desk Lamp) bagi konsumen Indonesia. Lampu tersebut sangat berguna untuk mendesinfeksi rumah...
00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...

BERITA TERBARU

Sharp Dorong Usaha Pelaku UMKM...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Setelah diluncurkan beberapa waktu lalu, Rabu (25/11/2020), tim manajemen Sharp Indonesia berkesempatan mengunjungi dan bertemu secara langsung penerima manfaat program Corporate Social...

Metland Raih Penghargaan Forbes Asia...

PropertiTerkini.com, (BEKASI) — PT. Metropolitan Land Tbk (Metland) kembali meraih “2020 Asia’s 200 Best Companies Under USD 1  Billion”, yaitu 200 perusahaan publik berkinerja terbaik...

Jelang Tutup Tahun 2020, Paramount...

PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — Paramount Land terus bergerak meski pasar properti masih melandai dampak dari pagebluk virus corona. Setelah proyek komersial terbarunya, Pisa Grande, ludes...

Cluster Baroni di Summarecon Serpong,...

PropertiTerkini.com, (GADING SERPONG) — Summarecon Serpong, unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk, kembali menawarkan produk hunian baru di Gading Serpong, Tangerang. Cluster Baroni,...

Bedah Rumah di Kalimantan Utara,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Utara terus berupaya dalam melaksanakan program padat karya perumahan...

Intip Rumah Mewah Rp30 Miliar...

PropertiTerkini.com, (BSD CITY) — Pengembang kawasan BSD City, Sinar Mas Land dan Hongkong Land kembali memperkenalkan konsep hunian mewah di Cluster Lyndon NavaPark, BSD...