Beroperasi Akhir Tahun, Begini Progres Tol Cengkareng-Kunciran dan Kunciran-Serpong

0
Tol Cengkareng-Kunciran-Serpong
Gerbang Tol Kunciran 1 yang merupakan bagian dari JORR 2. Untuk Ruas Kunciran-Serpong akan beroperasi di akhir 2019./ Foto: Jasa Marga

Progres konstruksi Jalan Tol JORR 2 ruas tol Cengkareng-Kunciran dan Kunciran-Serpong mengalami kemajuan signifikan. Bahkan ruas Kunciran-Serpong akan selesai pada akhir September 2019 sehingga sudah bisa dilalui triwulan IV tahun 2019. Sementara ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran mencapai 57,82 persen.

PropertiTerkini.com – Penyelesaian pembangunan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2 atau Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) terus dikebut oleh Jasa Marga. Khususnya ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran juga ruas Kunciran-Serpong telah mencapai hasil signifikan, bahkan beroperasi di akhir 2019.

Baca Juga: Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Bisa Dilalui Saat Natal

Untuk ruas Tol Cengkareng-Kunciran yang dibangun oleh PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) hingga awal September 2019 telah mencapai 57,82 persen untuk konstruksinya. Sementara progres pembebasan lahan jalan bebas hambatan sepanjang 14,19 kilometer ini telah mencapai 80,79 persen.

Sedangkan ruas Kunciran-Serpong, hingga awal September progres konstruksinya telah mencapai 97,02 persen. Jalan tol sepanjang 11,135 kilometer ini dikelola oleh salah satu anak usaha Jasa Marga, yakni PT Marga Trans Nusantara (PT MTN).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit optimis konstruksi Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong ini akan selesai pada akhir September 2019 sehingga dapat dioperasikan pada triwulan IV tahun 2019.

Baca Juga: Jalan Tol Cisumdawu Rampung 2020, Semakin Mudah Ke Bandara Kertajati

“Untuk konstruksi dapat selesai di akhir bulan dan dapat beroperasi di akhir triwulan IV tahun 2019. Untuk kelancaran penyelesaian konstruksi dan pengoperasian Ruas Kunciran-Serpong tetap perlu berkoordinasi dengan Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran serta Ruas Serpong-Cinere sebagai bagian dari Ruas JORR II,” ujar Danang dikutip dari keterangan resmi Jasa Marga.

Presiden Direktur PT MTN Truly Nawangsasi menambahkan, PT MTN tetap fokus pada 3 persen sisa pekerjaan berupa penyelesaian pekerjaan Jembatan Bhayangkara Lama dan Jembatan Duta Bintaro yang juga ditargetkan selesai akhir bulan ini.

“Setelah itu maka kami akan melanjutkan ke tahap uji laik fungsi & uji laik operasi, dimana PT MTN tetap akan mengutamakan keamanan (safety), kerapihan dan kebersihan lapangan saat tahap uji laik berlangsung,” katanya.

Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran
Jalan Tol JORR II Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran./ Foto: Jasa Marga

Baca Juga: Kereta Bandara Adi Soemarmo Solo Beroperasi Oktober

Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong dibagi menjadi 2 Paket pekerjaan, yaitu Paket 1 ruas Kunciran-Parigi sepanjang 6,711 kilometer dan Paket 2 ruas Parigi-Serpong sepanjang 4,424 kilometer.

Pekerjaan Paket 1 ruas Kunciran-Parigi masih dalam tahap konstruksi yang sudah mencapai 95,39%, sedangkan untuk pekerjaan Paket 2 sudah mencapai 100%, sehingga total progres pekerjaan hingga awal September 2019 telah mencapai 97,02%.

Diharapkan setelah beroperasinya Jalan Tol Ruas Kunciran-Serpong maka potensi kepadatan yang ada, terutama di Jalan Tol JORR eksisting, akan lebih terdistribusi sehingga diharapkan akan jauh lebih lancar.

Baca Juga: Cukup Rp85 Ribu per Hari, Milenial Bisa Beli Apartemen di Serpong

Hal ini tentunya akan memperlancar arus distribusi barang dan jasa, dan akan meningkatkan roda perekonomian di Jakarta dan sekitarnya.