Bidik Pasar Milenial, Grand Sagara Serah Terima 2023

1
Grand Sagara Surabaya
Grand Sagara di lahan seluas 5,7 hektar direncanakan terdiri dari 13 menara hunian, perkantoran dan hotel./ dok. PP Properti

Grand Sagara merupakan satu-satunya kawasan hunian di Surabaya yang terletak tepat di tepi laut Surabaya dan berhadapan langsung dengan Jembatan Suramadu.

PropertiTerkini.com (Surabaya) – Ceruk pasar potensial di segmen menengah tetap menjadi bidikan utama PT PP Properti Tbk melalui proyeknya di Surabaya, Jawa Timur.

Adi Prasetyo, Marketing Manager Grand Sagara optimis, segmen menengah, terutama milenial dan professional muda, sangat meminati pengembangan proyek dengan konsep unik, namun harganya tetap terjangkau.

“Grand Sagara merupakan satu-satunya kawasan hunian di Surabaya yang terletak tepat di tepi laut Surabaya dan berhadapan langsung dengan Jembatan Suramadu. Ini adalah hunian hi-rise villa berkonsep resort,” ujar Adi di Surabaya, belum lama ini.

Grand Sagara yang berada di utara Surabaya memang dekat dengan beberapa kampus perguruan tinggi, salah satunya adalah Universitas Airlangga (UNAIR). Potensi ini tentunya menjadi bidikan pengembang. Apalagi harga apartemen masih cukup terjangkau.

“Bagi end user yang tinggal tentu sangat menarik karena dekat ke mana-mana. Untuk investor, pastinya sangat menjanjikan sebagai peluang investasi,” terang Adi.

Advertisement
apartemen di surabaya
Grand Sagara, satu-satunya hunian di Surabaya yang terletak tepat di tepi laut dan berhadapan langsung dengan Jembatan Suramadu./ dok. PP Properti


Grand Sagara fase pertama akan dibangun Adriatic Tower. Tiga tipe dipasarkan, yakni studio, 1 bedroom dan 2 bedroom dengan total sebanyak 1.040 unit. Menara hunian ini mulai dipasarkan sejak Desember 2018.  Hingga saat ini sudah terjual mencapai 40 persen.

Harga jual apartemen kini berkisar mulai Rp400 jutaan, naik dari harga perdana Rp370 jutaan.

”Saat ini kami pasarkan yang middle dengan harga sekitar Rp17 jutaan/m2 dengan DP 10 persen atau cicilan Rp2 jutaan/bulan. Jadi benar-benar terjangkau bagi kalangan milenial,” ungkapnya.

Grand Sagara yang bermakna lautan (Sagara – red) dikembangkan di lahan seluas 5,7 hektar. Lahan proyek berada di dua lokasi namun saling berhadapan. Di lahan tersebut direncanakan akan dibangun sebanyak 13 tower, diantaranya 11 menara hunian, menara perkantoran juga hotel.

Beberapa fasilitas tambahan lainnya juga akan dibangun. Seperti Sagara Bay Mall, Convention Hall, serta berbagai sarana & fasilitas hiburan keluarga lainnya.

Lokasi apartemen juga dekat dengan JLLT (Jalur Lingkar Timur) dan Pelabuhan Tanjung Perak. Hal ini juga menjadi daya pikat bagi konsumen yang tidak hanya dari Surabaya, namun juga berbagai wilayah lain, termasuk Indonesia Timur.

Tahap awal pembangunan oleh PP Properti Suramadu tengah dimulai dengan pengerjaan lantai bassement. Selanjutnya rencana pembangunan struktur dimulai tahun depan dan serah terima ditargetkan mulai 2023.

1 COMMENT

Komentar