Thursday, October 1, 2020

Corona Baru Sebulan, Sudah 25 Hotel Jakarta Tutup, Bagaimana Nasib Ritel?

Pada kuartal pertama 2020, sudah sebanyak 25 hotel berbintang di Jakarta yang ditutup. Padahal wabah Corona baru sebulan. Sementara sektor ritel pun banyak yang tutup. Bagaimana dengan nasib 11 mal baru di Jabodetabek yang akan dibuka tahun ini?

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah Corona telah memukul sektor apartemen dan perkantoran. Meski belum begitu terasa, lantaran Corona baru terdeteksi di awal Maret, namun diperkirakan akan terus terpuruk dalam beberapa waktu ke depan. Ini berbeda dengan perhotelan dan ritel, bahkan sudah 25 hotel Jakarta yang ditutup.

Senior Associate Director and Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan, jika dirunut, lima sektor properti (apartemen, perkantoran, ritel, hotel, dan kawasan industri), maka yang paling terdampak adanya pandemi Covid-19 adalah hotel dan ritel. Kata dia, saat ini sudah banyak mal yang tutup, termasuk hotel yang kemudian ada beberapa hotel yang juga beralih fungsi.

Baca Juga: Colliers: Periode Menantang Bagi Sektor Perkantoran

“Sektor perhotelan adalah yang paling terdampak dengan adanya wabah Corona ini. Beberapa hotel sudah mulai ditutup dan merumahkan karyawannya,” ujar Ferry beberapa waktu lalu.

Catatan Colliers, pada kuartal awal tahun ini sudah sebanyak 25 hotel Jakarta yang ditutup, sementara 9 hotel lainnya dialihfungsikan untuk menampung pekerja medis yang menangani pasien Covid-19.

Adapun rata-rata hotel Jakarta yang ditutup adalah hotel bintang 4 dan 3, dan hanya satu hotel bintang 5. Demikian halnya hotel yang dialihfungsikan, hampir semua adalah hotel bintang 3 dan 4, hanya 1 hotel bintang 5.

Ferry menjelaskan, pada Februari lalu, industri hotel di Jakarta belum terdampak Covid-19. Beberapa perusahaan khususnya yang melibatkan pihak asing mulai sedikit menurun, tapi dampaknya belum terlalu signifikan karena masih ada kegiatan dari tamu domestik

Baca Juga: Sektor Apartemen: Pengembang Fokus Pasarkan Stok Tersisa

“Penurunan kinerja mulai sangat terasa di Maret saat pemerintah mengumumkan kasus Covid-19 di Indonesia, sehingga banyak pembatalan kegiatan,” ujarnya.

Sedangkan di Bali, industri hotel mengalami penurunan semenjak pemerintah resmi menutup penerbangan dari dan ke China, dimana turis Tiongkok adalah top 3 market di Bali. Bahkan turis asal Australia juga sudah tidak berkunjung lagi ke Bali.

“Bulan Maret semakin menurun karena tamu domestikpun lebih memilih untuk tidak bepergian,” lanjut Ferry.

Data Colliers memerlihatkan, tingkat hunian hotel di Bali hingga Februari lalu telah turun drastis dari 70-an persen menjadi nyaris 40 persen. Ini sejalan dengan data kunjungan wisatawan asing ke Bali selama Januari hingga Februari yang turun dari 500 ribu lebih menjadi hanya 300 ribu lebih wisatawan. Tren penurunan ini tentu akan lebih tajam lagi di Maret hingga kuartal 2 2020 ini.

Baca Juga: Supaya Tidak Kolaps, Pengembang Properti Harus Perhatikan Ini!

“Penurunan itu juga diikuti dengan turunnya tarif rata-rata harian. Sehingga saat ini banyak paket-paket wisata juga yang ikut banting harga. Jadi pilihannya hanya dua, tetap beroperasi atau tutup sementara. Tentunya setiap hotel punya pertimbangan. Ada untungnya juga mereka tetap buka, walaupun dengan operasional yang minimal, tapi ini lebih baik daripada tutup sama sekali,” ungkap Ferry.

Banyak Mal Tutup

Setali tiga uang, sektor ritel juga mengalami hal yang sama. Penutupan sementara adalah jalan satu-satunya saat ini.

“Penutupan mal memang tidak bisa dihindari lagi. Orang sudah dibatasi berkunjung, sehingga jika tetap beroperasi makan operasional cost dengan income-nya tidak seimbang. Sehingga pilihannya adalah menutup mal-mal tersebut,” ujar Ferry.

Baca Juga: Ciputra Group Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Ferry mengatakan, dalam rencana, pada tahun ini akan ada 11 proyek mal baru yang akan beroperasi, 7 diantaranya berada diluar Jakarta (Bodetabek). Namun melihat kondisi saat ini, jadwal opening-nya bisa saja undur. “Mal yang ada saja tutup, bagaimana dia bisa buka yang baru,” imbuhnya.

Data Colliers juga menunjukkan bahwa rata-rata okupansi mal baik di Jakarta maupun sudah mulai turun sejak kuartal 1 2019 lalu. Meski di tiga bulan awal 2020 ini terlihat datar, namun diperkirakan di kuartal akhir 2020 akan turun signifikan hingga di bawah 75%, terutama di luar Bodetabek.

“Kalau kondisi seperti saat ini, maka mal-mal baru ini akan kesulitan mendapatkan tenant-tenant baru. Karena riteler ini menahan untuk melakukan ekspansi,” katanya.

Baca Juga: Menyulap Kamar Tidur Serasa Hotel

Sementara tarif sewa ruang mal di Jakarta pada kuartal 1 2020 juga sudah terlihat adanya koreksi, yakni dari Rp600 ribu/m2/bulan menjadi nyaris Rp500 ribu/m2/bulan.

BERITA TERKAIT

Dukung UMKM, Sharp Luncurkan Program...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Sharp Electronics Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ‘Sharp Berdikari’, memberikan uluran tangan dan membantu para pelaku usaha mikro,...

Kementerian PUPR: Pengembang Wajib Perhatikan...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2020 disusun sebagai salah satu upaya pemenuhan aksesibilitas bagi semua warga kota, khususnya penyandang disabilitas. Hal...

Ada Proyek Ditunda, Begini Strategi...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Performa kerja perusahaan properti mengalami tekanan besar akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020 ini. Salah satunya adalah PT Metropolitan Land Tbk...

Pendaftar SiKasep Terus Meningkat, Mayoritas...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Pandemi Covid-19 nampaknya tidak begitu berpengaruh terhadap minat masyarakat yang hendak memiliki hunian layak bersubsidi pemerintah. Bahkan data pendaftar SiKasep alias...

Teraskita Hotel Jakarta Beri Paket...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Meski Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid II, namun Teraskita Hotel Jakarta - managed by...

Jurus JustCo Atasi Tantangan di...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Pandemi Covid-19 telah mengganggu dan mengubah cara orang bekerja dan di seluruh dunia. Ketika perusahaan menjalani transisi antara kerja jarak jauh...

PROPERTI TV

00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...
00:04:41

Genap Berusia 10 Tahun, CentrePark...

Genap sudah CentrePark berusia 10 tahun pada 15 November lalu. Perusahaan manajemen parkir nasional nomor 1 di Indonesia tersebut, kini telah mencapai lebih dari...

BERITA TERBARU

Dukung UMKM, Sharp Luncurkan Program...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Sharp Electronics Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ‘Sharp Berdikari’, memberikan uluran tangan dan membantu para pelaku usaha mikro,...

Presiden Jokowi Resmikan Dua Ruas...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) sepanjang 131 Kilometer. Kegiatan dilakukan secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor,...

Kementerian PUPR: Pengembang Wajib Perhatikan...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2020 disusun sebagai salah satu upaya pemenuhan aksesibilitas bagi semua warga kota, khususnya penyandang disabilitas. Hal...

10 Keunggulan Summarecon Bogor, Kota...

PropertiTerkini.com, (BOGOR) — PT Summarecon Agung Tbk resmi memperkenalkan proyek kota mandiri terbaru di selatan Jakarta, tepatnya berada di wilayah Bogor, yakni Summarecon Bogor....

Ada Proyek Ditunda, Begini Strategi...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Performa kerja perusahaan properti mengalami tekanan besar akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020 ini. Salah satunya adalah PT Metropolitan Land Tbk...

Kementerian PUPR Bedah Rumah MBR...

PropertiTerkini.com, (LANGSA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Perumahan menyalurkan bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau...