Creative Nest Indonesia Lengkapi Kawasan Digital Hub BSD City

4
Creative Nest Indonesia
Michael Widjaja, Group CEO Sinar Mas Land (kiri) dan Patrick Effendy, Founder & CEO Creative Nest Indonesia (kanan), saat acar peresmian Creative Nest Indonesia di kawasan The Breeze BSD City, Selasa (19/2/2019)./ Foto: SML.

Creative Nest Indonesia menyediakan tempat belajar dengan fasilitas memadai serta ditunjang oleh pengajar profesional yang telah berpengalaman di bidangnya dan dengan biaya yang terjangkau.

Propertiterkini.com – Ekonomi kreatif baik secara online maupun offline semakin banyak bermunculan. Salah satunya adalah Creative Nest Indonesia yang baru saja diresmikan kehadirannya di BSD City oleh Sinar Mas Land.

Baca Juga: Cinemation International Conference 2018 dan Komitmen BSD City Perkuat Digital Hub

Creative Nest Indonesia tersebut berlokasi di The Breeze BSD City yang nantinya hadir untuk membantu menyediakan pelatihan dan memberikan peluang kerja untuk berbagai jenis industri kreatif. Seperti aplikasi dan pengembangan, coding, film animasi dan video, desain komunikasi visual, serta desain produk di Indonesia.

Peresmian Creative Nest Indonesia berlangsung pada Selasa (19/2/2019). Hadir antaralain, Hari Santoso Sungkar, Deputi Bidang Infrastruktur Badan Kreatif Ekonomi Indonesia; Iswan Sudaryo, COO Sangnila Arts Academy Pte Ltd; Patrick Effendi, Founder & CEO Creative Nest Indonesia; Michael Widjaja, Group CEO Sinar Mas Land; Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land; serta insan-insan kreatif Indonesia.

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Patrick mengungkapkan bahwa di Indonesia terutama kota Jakarta dan sekitarnya tidak banyak memiliki tempat belajar yang berhubungan dengan industri kreatif. Khususnya dalam pelatihan skill yang mendalam untuk memproduksi karya kreatif.

“Creative Nest Indonesia menyediakan tempat belajar dengan fasilitas memadai serta ditunjang oleh pengajar profesional yang telah berpengalaman di bidangnya dan dengan biaya yang terjangkau,” ujarnya.

Baca Juga: Cukup Rp85 Ribu per Hari, Milenial Bisa Beli Apartemen di Serpong

Michael Widjaja menyambut antusias bertambahnya anggota komunitas pencetak industri digital kreatif di kawasan Digital Hub BSD.

“Kami akan menggandeng lebih banyak lagi komunitas serupa yang bisa masuk kawasan ‘Silicon Valley’-nya Indonesia ini. Kami tidak membatasi target, bisa sebanyak-banyaknya,” kata Michael.

Meski demikian, lanjutnya, Sinar Mas Land juga tidak sembarang menerima komunitas kreatif yang akan masuk ke BSD City.

“Mereka harus memiliki passion atau semangat yang sama untuk membangun komunitas industri kreatif digital di sini,’’ tegasnya.

Lebih dalam lagi, Michael menambahkan, Indonesia memiliki peluang kemajuan bisnis kreatif digital dan startup dengan melesat. Terlebih pada era industri 4.0, sangat penting menyediakan tempat untuk mendukung SDM profesional penunjangnya.

“Jadi, sebelum terjun sebagai seorang profesional, menimba ilmu sebanyak-banyaknya di komunitas ini. Sekalipun dia sudah pernah belajar, bisa mengulangnya di sini. Tinggal pilih sesuai minat dan bakat, mulai dari tempat belajar khusus animasi, startup, video konten musik sampai film,” terangnya.

Makanya tidak heran, para pebisnis ulung dibidang kreatif digital kumpul semua di Silicon Valley-nya Indonesia itu. Sebut saja Alamanda, mantan CEO Go-Jek yang kini mendirikan Binar Academy. Kemudian terbaru, mantan sutradara Patrick Effendy yang kini mendirikan Creative Nest Indonesia.

Baca Juga: Meisterstadt Batam Akan Gunakan Lift dan Elevator dengan Teknologi Pintar dari KONE

Apple Academy sebuah brand terkemuka asal Amerika Serikat juga hadir di BSD City, Purwadhika Coding School, serta Techpolitan juga ada.

“Terpenting adalah, menyediakan tempat komunitasnya untuk saling bertemu, berdiskusi dan memiliki passion yang sama di bidang kreatifitas digital,” tutup Michael.

4 COMMENTS

Komentar