Monday, June 14, 2021

Dua Bulan Anjlok, Penjualan Produk SHARP Kembali Tumbuh

Sharp Indonesia mencatat sejarah dengan keberhasilannya memproduksi lemari es ke 20 Juta unit pada April lalu. Sharp tetap jeli jeli melihat peluang pasar dengan melempar produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen setianya. Bahkan dalam masa ini pula, Sharp juga telah dua kali meluncurkan produk baru ke pasaran.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah virus Corona atau COVID-19 berdampak besar pada anjloknya bisnis elektronik Indonesia. Penjualan produk PT SHARP Electronics Indonesia (SEID) juga mencatat anjlok 20 persen pada April dan Mei 2020 lalu. Namun, sejak Juni, penjualan kembali on-track.

“Juni mulai recovery dan mencapai penjualan produk Sharp luar biasa, dan mulai Juli bisa on the track. Kekurangan April dan Mei mulai ditutupi. Sehingga mudah-mudahan bisa mencapai target kami tahun ini, dengan catatan COVID-19 tidak berkepanjangan,” ujar Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager SEID, kepada media, Rabu (8/7/2020). Adapun SEID menargetkan penjualan produknya pada tahun ini mencapai Rp11 triliun.

Baca Juga: Performa Positif, Sharp Borong Beragam Penghargaan

Andry melanjutkan, wilayah Indonesia yang paling terdampak dari penjualan produk Sharpo, yakni Indonesia bagian barat, terutama di Pulau Jawa juga beberapa kota besar di wilayah lainnya.

Namun demikian, Sharp mencatat adanya rekor baru dalam penjualan di beberapa kota, seperti Samarinda, Banjarmasin, Medan dan Surabaya.

“Penjualan mereka terbaik dibandingkan sebelum-sebelumnya. Tapi memang ada juga yang penjualannya hanya mencapai 50 persen,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Andry mengatakan, meski sempat terjadi penurunan penjualan pada April dan Mei lalu, namun pihaknya tidak sampai memangkas jumlah karyawan yang bekerja di pabrik Sharp.

Beberapa strategi diterapkan Sharp selama masa pandemi, seperti mengoptimalkan penggunaan internet dan digital, dimana telah terjadi kenaikan penjualan online hingga dua kali lipat yang berkisar antara Rp20-30 miliar per bulan.

Baca Juga: Samsung Microwave MW5000T, Siapapun Bisa Jadi Koki

Strategi berikutnya adalah menghitung presisi terhadap potensi permintaan pasar serta menghadirkan produk baru yang sesuai dengan perubahan gaya hidup di masa pandemi.

Beberapa jenis produk tertentu, dikatakan mengalami lonjakan permintaan selama masa pandemi, seperti air purifier, lemari es, vacuum blender, microwave oven, AC, termasuk juga TV dan chest freezer.

“Dalam kurun waktu 3 bulan, SEID berhasil melalui rintangan dengan kembali menunjukan peningkatan produksi hingga 40%, seiring dengan meningkatnya permintaan pasar yang berujung pada kenaikkan penjualan,” terang Andry.

Presiden Direktur PT SHARP Electronics Indonesia, Shinji Teraoka menambahkan, tantangan berat yang dihadapi Sharp sejak awal Maret hingga pertengahan April lalu mulai bisa diatasi degan beradaptasi pada keadaan baru.

“Beruntungnya, produk-produk unggulan kami seperti Air Purifier mendulang performa positif pada akhir April 2020. Kami dapat bertahan hingga kami mampu menghindari pemangkasan jumlah karyawan, Kami akan berusaha semampu kami untuk menjadikan hal tersebut menjadi pilihan paling akhir. Kesejahteraan karyawan menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Baca Juga: Beda Properti, Penjualan Produk Elektronik Malah Naik Tajam

Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari kinerja efisien dari sektor operasional dan penjualan perusahaan, kendati pegawai yang datang ke pabrik Sharp berkurang dengan diterapkannya Work From Home (WFH).

“Memang kami akui semua butuh penyesuaian, namun karakter orang-orang Indonesia yang cepat beradaptasi dan pekerja keras benar-benar teruji dalam situasi seperti ini,” sebut Shigeo Noma, Vice President PT SHARP Electronics Indonesia.

“Dengan adanya kebijakan PSBB ini, kreatifitas dan kerjasama tim menjadi kunci kesuksesan. Justru di tengah pandemi Corona, pada bulan April lalu PT Sharp Electronics Indonesia kembali mencatatkan sejarah dengan keberhasilannya dalam memproduksi lemari es ke 20 juta unit. Ini adalah prestasi yang luar biasa,” katanya.

Di tengah pandemi, Sharp tetap jeli melihat peluang pasar dengan melempar produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen setianya. Bahkan dalam masa ini pula, Sharp juga telah dua kali meluncurkan produk baru ke pasaran.

Baca Juga: Smartphone Teringan Dunia, Baru dari Sharp!

“Pertama pada awal Juni lalu, Sharp meluncurkan Smartphone sebagai lini bisnis barunya dan kedua bertepatan dengan pelaksanaan Web Conference ini, Sharp meluncurkan lini lemari es satu pintu terbaru, yakni Kirei III, guna melengkapi lini produk yang ada dan memenuhi kebutuhan pasar akan keragaman model dan desain lemari es satu pintu,” tutup Andry.

1 COMMENT

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU