Empat Tahun Memimpin, Berikut Prestasi Jokowi di Bidang Infrastruktur

3
Prestasi Jokowi di Bidang Infrastruktur
Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla menghadiri sidang gabungan DPR-RI dan DPD-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8/2018)./ Foto: Oji-Humas Setkab

Tidak bisa disangkal, prestasi Jokowi di bidang infrastruktur sudah terlihat di berbagai daerah. Baik infrastruktur untuk transportasi massal, jalan, bandara, hingga di laut.

Propertiterkini.com – Persoalan ekonomi, tidak semata yang hanya terjadi atau dirasakan saat ini. Namun yang terpenting, ekonomi tersebut haruslah menjadi kekuatan di masa yang akan datang. Untuk ini, infrastruktur menjadi salah satu kunci utama untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga: Tambah LRT di Tiga Kota, Jokowi: Transportasi Massal Harus Jadi Budaya

Hal ini dikatakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pidato Kenegaraannya di hadapan Pairpurna DPR/DPD di Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Selama empat tahun memimpin, infrastruktur memang menjadi program Andalan Jokowi yang dilakukan secara massif di seluruh pelosok tanah air.

Pemerintah, kata Presiden, mempercepat pembangunan nasional, baik pembangunan infrastruktur fisik maupun infrastruktur sosial. Sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru, lanjut Presiden, didorong terus tumbuh sejalan dengan pembangunan infrastruktur.

“Pelabuhan, bandara, rel kereta api, jalan, dan jalan tol dibangun terintegrasi dengan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi daerah sehingga bisa memberi nilai tambah bagi pengembangan wilayah dan juga berdampak pada UMKM,” terang Presiden sebagaimana dikutip dari laman Setkab.go.id.




Baca Juga: Mendarat Perdana, Jokowi: Bandara Kertajati Akan Terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban

Konektivitas yang makin tersambung akibat pembangunan infrastruktur, diyakini Presiden Jokowi, bukan hanya akan membuat ekonomi lebih efisien dan berdaya saing, tapi juga akan mempersatukan sebagai bangsa.

Begitu pula, lanjut Presiden, dengan pembangunan infrastruktur transportasi massal modern di perkotaan, seperti LRT dan MRT, akan membangun budaya baru, peradaban baru dalam bidang transportasi massal.

Presiden menunjuk contoh tol laut yang terus dikuatkan konektivitasnya dengan pembangunan dan pengembangan pelabuhan, yang dari tahun 2015 sampai 2017 sudah mencapai 477 lokasi.

“Antara tahun 2015 sampai 2017, sudah terbangun jalur kereta api yang panjang akumulatif-nya sekitar 369 kilometer spoor rel kereta, sudah terbangun 11 bandara baru, dan 397 kilometer jalan tol yang sudah operasional,” ungkap Presiden Jokowi.

Baca Juga: Sembilan Ruas Tol Trans Jawa Akan Beroperasi Mulai Juli Hingga Desember 2018

Pemerintah juga terus membangun dan mengintegrasikan jalan Trans Sumatera, Trans Jawa, Trans Papua, yang membuka kesempatan-kesempatan baru bagi rakyat.

Sedangkan proyek-proyek kelistrikan dengan sumber energi baru terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di Sidrap di Sulawesi Selatan, akan terus dikerjakan di seluruh pelosok Tanah Air untuk mencukupi kebutuhan listrik masyarakat.

3 COMMENTS