Festival Danau Kelimutu Dorong Peningkatan Wisatawan

4
festival danau kelimutu
Kelimutu ditetapkan menjadi Kawasan Konservasi Alam Nasional sejak 26 Februari 1992./ dok. Kemenpar

Festival Danau Kelimutu tahun ke-9 itu menjadi magnet wisata serta pengembangan kehidupan masyarakat adat. Jumlah wisatawan meningkat signifikan mencapai 93 ribu pada tahun 2018.

PropertiTerkini.com – Festival Danau Kelimutu 2019 di Kawasan Taman Nasional Kelimutu, Ende, resmi ditutup Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat, Rabu (14/8/2019).

Baca Juga: Festival Panggil Ikan Dugong Pertama Digelar di Alor

Dalam kesempatan tersebut, Viktor mengatakan bahwa keberadaan festival yang masuk tahun ke-9 itu bisa menjadi magnet wisata serta pengembangan kehidupan masyarakat adat hingga pengakuan negara akan eksistensi adat budaya setempat.

Pariwisata tidak bisa dipisahkan baik dari alam dan budaya. Untuk itu, butuh pembenahan disetiap destinasi, ini masih kotor puntung rokok dan sampah plastik dimana-mana. Pariwisata itu, kalau bersih, indah, pasti menarik wisatawan,” kata Viktor Laiskodat, dikutip dari keterangan pers Kementerian Pariwisata.

Gubernur juga mengatakan, sektor pariwisata di Provinsi NTT menjadi kekuatan. Meskipun ada beberapa kendala seperti harga tiket pesawat ke NTT khususnya Ende masih tinggi.

Baca Juga: Menjamah Eksotisme Pasir Putih Mingar

“Tahun 2022 setelah Bandara Komodo rampung, pesawat dari Singapura akan masuk sehingga akan mempermudah wisatawan yang akan ke Ende menikmati Kelimutu,” katanya.

Selain Gubernur NTT hadir pula Wakil Bupati Ende Djafar Achmad, Wakil Ketua DPRD Ende Erikos E Reda, Kasubbib Area II A Regional III Pemasaran I Kemenpar Sudaryana, pengelola TNK, dan para mosalaki (tokoh adat).

Wakil Bupati Ende Djafar Achmad mengatakan, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Ende di Pulau Flores, dalam lima tahun terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Tahun 2013 sebanyak 13 ribu kunjungan dan naik menjadi 93 ribu wisatawan pada 2018,” katanya.

Menurut dia, kegiatan pariwisata yang menonjolkan wisata sejarah, alam, dan budaya ini sudah terbukti menarik minat kunjungan karena selalu diramaikan kalangan wisatawan domestik hingga mancanegara.

Baca Juga: Regulasi Homestay Dibenahi, Berikut Skema Pembiayaan

Salah satu keunggulan objek wisata yang dimiliki daerah setempat yakni Taman Nasional Kelimutu (TNK) yang sudah mendunia.

Festival Danau Kelimutu di Ende
Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat hadir dalam kegiatan Festival Danau Kelimutu di Ende./ dok. Kemenpar

Branding wisata alam dan juga wisata sejarah, budaya, ini terus kami tonjolkan untuk menarik kunjungan wisatawan, di sisi lain kami juga benahi objek-objek wisata penyanggah di sekitarnya,” katanya.

Sementara itu, Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh Ricky Fauziani menambahkan, seperti halnya destinasi wisata alam lainnya, Danau Kelimutu merupakan anugerah luar biasa yang diberikan Tuhan untuk Indonesia. Karena ini pula, NTT khususnya Kabupaten Ende dikenal banyak orang.

Baca Juga: Jalan Lintas Utara Flores Geliatkan Kawasan Labuan Bajo

“Kelimutu sudah ditetapkan menjadi Kawasan Konservasi Alam Nasional sejak 26 Februari 1992. Namun lebih lengkap lagi bila Kelimutu mendapat pengakuan dari Unesco Global Geopark, agar lebih mudah dipromosikan ke dunia,” ungkapnya.

4 COMMENTS

Komentar