Thursday, January 28, 2021

Habitat Indonesia Dukung Upaya Pemkot Surabaya Memutus Penyebaran Covid-19

Program ini awalnya hanya menargetkan sebanyak 600 tenaga medis, dan khusus di Jakarta. Namun sejak Mei, pelayanan Habitat diperluas ke beberapa kota dengan target 1.200 tenaga kesehatan.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA)Habitat for Humanity Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19. Salah satunya adalah melalui dukungan kepada Pemerintah Kota / Pemkot Surabaya.

Untuk diketahui, saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kota Surabaya sebanyak 8.980 orang. Sementara yang sembuh sebanyak 5.597 pasien, meninggal 787 orang. Adapun sebanyak 2.596 masih dirawat di rumah sakit, termasuk yang diisolasi di sebuah hotel.

Baca Juga: Perluas Kegiatan Sosial, Habitat for Humanity Sasar 1.200 Tempat Singgah Pejuang Medis

Sejak 13 April 2020 Habitat for Humanity Indonesia melaksanakan Program #TempatSingahPejuangMedis di Jakarta dan sejak Mei memperluas cakupan wilayah bantuannya sampai ke Surabaya.

Habitat telah membantu lebih dari 1.500 pejuang medis, 650 diantaranya tenaga kesehatan di Surabaya.

Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Susanto, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung upaya pemutusan rantai penyebaran virus Covid-19 di Surabaya.

“Kami percaya dengan dengan adanya tempat singgah, tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dapat kuat dan bertahan untuk memerangi Covid-19 dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga, merawat dan menyembuhkan pasien sampai pandemi ini usai,” ujar Susanto.

Dia mengatakan, saat ini masih banyak tenaga kesehatan yang membutuhkan tempat singgah. Untuk itu, Habitat mengajak masyarakat untuk tetap mendukung dan berdonasi agar misi mulia tersebut dapat terus dilanjutkan.

Baca Juga: Graha Natura Surabaya Rilis Klaster Hunian Baru

Bahkan, lanjutnya ada sebanyak 295 tenaga kesehatan di Jawa Timur yang terinfeksi Corona, tertinggi di Indonesia. Di sisi lain, masih banyak berita negatif yang mengabarkan adanya perawat atau tenaga medis yang diusir dari kos atau tidak diizinkan kembali ke rumahnya.

“Untuk inilah kita perlu mendukung mereka agar bisa beristirahat dengan baik. Karena apa yang mereka lakukan juga untuk Indonesia dan khususnya untuk kita,” tegas Susanto.

Susanto bilang, awalnya program ini menargetkan sebanyak 600 tenaga medis, dan khusus di Jakarta. Namun sejak Mei, pelayanan Habitat diperluas ke beberapa kota dengan target 1.200 tenaga kesehatan.

“Sampai saat ini kami terus berupaya untuk meningkatkan target ini. Kami ingin membantu lebih banyak lagi pejuang medis,” ungkapnya.

Output dari pelayanan Habitat Indonesia, lanjut Susanto, adalah berupa kamar penginapan, makanan, juga transportasi.

“Kegiatan dalam upaya mendukung Pemkot Surabaya ini juga dibantu dan disupport oleh berbagai pihak, termasuk OPPO Indonesia,” katanya.

Program “Tempat Singgah Pejuang Medis” di Surabaya masih terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin turut mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan di masa pandemi ini.

Masyarakat dapat melakukan tindakan nyata, mengurangi penyebaran COVID-19 dengan berdonasi langsung melalui laman kitabisa.com/habitatpejuangmedis, benihbaik.com/campaign/tempat-singgah-untuk-pejuang-medis, maupun menu donasi di aplikasi DANA.

Baca Juga: Apresiasi Perjuangan Tenaga Kesehatan, Sharp Beri Donasi Rp980 Juta

Habitat merupakan organisasi internasional yang hadir di Indonesia sejak 23 tahun lalu (1 Mei 1997). Fokus awal yayasan ini adalah membangun keluarga Indonesia, yakni dengan membangun rumah layak huni, sanitasi, dan lainnya.

Namun ketika ada kondisi darurat seperti bencana, maka yayasan Habitat Indonesia juga aktif membantu dengan menyalurkan donasi ke lokasi bencana, seperti membangun 8.000 rumah di Aceh, Padang, Yogyakarta, hingga Palu.

BERITA TERKAIT

Pasang Iklan disini ...

PROPERTI TV

BERITA TERBARU