Hitung-hitungan Untung Investasi di “Fika Rooms”, Skandinavia

6
fika rooms di skandinavia
Skandinavia adalah apartemen fully furnished yang sudah rampung dan siap huni. Sebanyak 300 unit akan dikelola oleh Fika Rooms sebagai apart-hotel./ Foto: Padre - Propertiterkini.com

Fika Rooms akan mengelola sebanyak 300 unit dari total 1.065 unit di apartemen Skandinavia dengan profit sharing 75 : 25 persen. Saat ini tersisa 300 unit apartemen yang dijual mulai Rp1 miliar.

Propertiterkini.com – Investasi properti, khususnya apartemen kian menjadi primadona. Tentunya tidak semua lokasi menjanjikan untung besar. Namun apartemen dengan fasilitas lengkap, apalagi dalam satu kawasan, serta lokasi strategis dengan aksesibilitas terbaik, pastinya akan membawa cuan menggiurkan bagi pemiliknya.

Baca Juga: Temukan Kebahagiaan Hidup dan Investasi di Alter Ego, Skandinavia

Apartemen Skandinavia di Tangerang City Superblock adalah salah satu apartemen yang sangat diburu investor karena menjanjikan untung investasi. Lengkap fasilitas dan terbuka aksesibilitas, serta dekat dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta, menjadi pilihan utama bagi para investor.

“Novotel kami di sini punya tingkat okupansi terbaik dengan 99,3 persen. Sementara Amaris sebelum diganti dengan brand baru mencapai 70 persen. Ini menjadi dorongan bagi investor yang beli apartemen Skandinavia,” ujar Hene Putro, General Manager Skandinavia di Tangerang, Sabtu (23/2/2019).

Lantaran tingginya peminat investasi tersebut, pengembang pun mengkonversi sebanyak 300 unit apartemen dari total 1.065 apartemen Skandinavia sebagai apart-hotel untuk disewakan sebagaimana kelas hotel bintang empat. Tentunya, hasil timbal baliknya adalah dengan nilai seperti business hotel.

“Fika Room yang nantinya akan menaungi semua konsumen pemilik unit apartemen yang mau disewakan di Skandinavia. Pengelolaan oleh manajemen profesional bintang empat yang nantinya akan menghasilkan return sekitar 7-8 persen setiap tahunnya,” jelas Hene.

Fika Rooms sebagai brand pengelola apartemen sewa di Skandinavia baru akan diluncurkan untuk tahap beta di September 2019 mendatang. Sedangkan secara resmi akan diluncurkan penuh pada Januari 2020.

Melalui Fika Rooms, pengembang menawarkan kepengelolaan dengan profit sharing atau bagi hasil 75 persen untuk pemilik apartemen dan 25 persen untuk pengelola.

“Sistemnya adalah potong di depan, seperti service cash, listrik atau air. Besarannya sekitar 30-35 persen. Setelah dipotong baru bagi hasil,” ungkap Hene.

Baca Juga: Airy Dorong Okupansi Pemilik Properti Hingga 70 Persen

Simulasi sederhananya begini, sewa kamar sekitar Rp688.000 per malam. Kemudian dipotong pajak hotel sebesar 21 persen, maka akan didapatkan nett sekitar Rp560.000 per malam.

Selanjutnya dikalikan dengan 365 hari atau setahun dengan catatan jika okupansi mencapai 100 persen. Maka didapati angka Rp204,4 juta per tahun. Kemudian dipotong biaya operasional sebesar maksimal 35 persen, maka diperoleh Rp132.860.000.

“Dari nilai yang sudah dipotong 35 persen, baru dibagi 75 persen untuk pemilik apartemen dan 25 persen untuk pengelola,” jelas Hene.

Pemilik Fika Rooms juga berhak tinggal di unit mereka dengan masa 12 hari dalam setahun.

Untuk tahap pertama, Fika Rooms akan mengelola sebanyak 150 kamar. Hingga saat ini, sudah sekitar 120 unit yang bergabung dan sisanya ditargetkan dapat bergabung dalam waktu dekat. Adapun unit Fika Room akan tersebar di beberapa lantai dengan tiga lobby disediakan di lantai 3, 5, dan 6.

“Kami hanya kelola maksimal 300 unit agar okupansi dari unit yang disewakan pun bisa dipastikan sangat baik,” tegasnya.

Banyaknya ekspatriat dan dari crew maskapai penerbangan yang mulai berdatangan di Skandinavia juga menjadi alasan. Bahkan, menurut Hene, beberapa pemilik apartemen yang sudah mulai menyewakan unitnya, baik bulanan maupun tahunan.

“Bahkan sudah sekitar 6 kepala keluarga yang tinggal di sini,” ungkap Hene.

Adapun syarat untuk dapat bergabung dengan Fika Rooms, yakni pemilik harus menyerahkan deposit di awal sebesar Rp50 juta. Deposit ini akan berlaku dalam masa kontrak selama 5 tahun.

Hene yakin, properti sewa melalui Fika Rooms ini akan juga menuai sukses lantaran ceruk pasar sewa Tangerang yang disebut masih gemuk. Diantaranya berasal dari kantor pemerintahan, crew penerbangan serta dari kawasan industri.

Baca Juga: Teknologi OYO Mampu Tingkatkan Okupansi Hotel Hingga 90 Persen

“Di Novotel juga cukup banyak yang long stay, sampai 3 bulan, 6 bulan. Bahkan di Novotel juga sering penuh dan kami lempar ke hotel lain,” katanya.

Sisa 300 Unit

skandinavia - fika rooms

Hene Putro, General Manager Skandinavia (kiri)./ Foto: Padre – Propertiterkini.com.

Saat ini apartemen Skandinavia sudah masuk masa serah terima, dimana sebanyak 100-an unit sudah diserahkan sejak 11 Desember 2018 lalu.

Penjualan pun masih konsisten sekitar 30 hingga 50 unit setiap bulan. Dari total 1.065 unit apartemen Skandinavia, saat ini tersisa sebanyak 300 unit atau dengan nilai sekitar Rp400 miliar.

“Kami upayakan sampai akhir 2019 sudah terjual habis,” kata Hene.

Pengembang menawarkan beberapa cara bayar, termasuk cash bertahap dengan masa angsuran 18-24 kali. Peminat end user juga cukup berminat bali apartemen ini, yang terlihat dari banyaknya pengajuan melalui skema KPA ke bank, seperti melalui Bank BNI dan BNI Syariah, Danamond juga Bank BTN.

“Saat ini ada program menarik, yakni diskon hingga Maret dari 5%+10%. Kami juga berikan cash back sampai dengan Rp50 juta, dimana Rp30 juta untuk ukuran paling kecil dan Rp50 juta untuk yang paling besar,” kata Hene.

Adapun harga unit apartemen Skandinavia kini dipasarkan dengan harga mulai Rp1 miliar untuk tipe 1 Bedroom. Jika mencicil melalui bank, maka besar angsuran berkisar mulai Rp13 juta per bulan selama 10 tahun atau Rp11 jutaan selama 15 tahun dan Rp8 jutaan untuk masa 20 tahun.

Sementara progres pembangunan fisik apartemen sudah selesai. Saat ini finishing terhadap furnitur karena apartemen Skandinavia menawarkan paket fully furnished.

Baca Juga: Sst… Ada Hotel di Dave Apartment, Lho!

“Dari lantai 6A sampai lantai 16 sudah selesai dan sekarang lanjut lantai 17 dan nanti semuanya akan rampung di Juni 2019. Ini benar-benar full operete,” katanya.

Secara fasilitas pun sudah ready, lanjut Hene. Mulai dari balai warga, kolam renang dewasa dan anak juga sudah selesai, gym center pun sudah bisa digunakan.

Advertisement

6 COMMENTS

Komentar