Homestay dan Tourist Guide Diluncurkan di Danau Toba

1
Launching Homestay dan Tourist Guide
Launching Homestay dan Tourist Guide di Kabupaten Humbang Hasundutan./ dok. Kementerian PUPR

Homestay dan tourist guide merupakan kewirausahaan yang dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini juga sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat menjadi lebih baik.

Propertiterkini.com – Salah satu upaya untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan di Indonesia adalah keberadaan homestay. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata terus berupaya menciptakan ribuan homestay, termasuk dengan melibatkan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, homestay adalah rumah biasa alias rumah warga yang disewakan kamar-kamarnya kepada turis selama beberapa waktu dan mereka tinggal satu rumah dengan pemiliknya.

Baca Juga: Cara Mudah Ubah Rumah Anda Menjadi Homestay

Salah satunya, seperti di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Pilot Project Pengembangan Kewirausahaan Sektor Pariwisata berupa Homestay dan Tourist Guide, secara resmi telah diluncurkan pada Kamis (20/9/2018) lalu.

“Kegiatan ini tentunya untuk menumbuhkan kewirausahaan homestay dan tourist guide di Kabupaten Humbang Hasundutan dan wilayah lain sekitar Dana Toba,” ujar Menteri Pariwisata (Menpar), ‎Arief Yahya sebagaimana dikutip dari situs resmi kementerian PUPR.

Menurutnya, homestay dan tourist guide merupakan kewirausahaan yang dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini juga sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat menjadi lebih baik.



“Apalagi saat ini Danau Toba juga dalam proses mendapatkan sertifikasi Unesco dalam bidang geologi, biologi, dan kebudayaan,” katanya.

Baca Juga: KUR Pariwisata Diteken, Silahkan yang Mau Buka Usaha Pariwisata

Di sela-sela acara, Kepala BPIW Kementerian PUPR, Hadi Sucahyono mengatakan kabupaten tersebut merupakan satu dari delapan kabupaten yang masuk program Integrated Tourism Masterplan (ITMP).

“Program ITMP tersebut terdapat pengembangan pariwisata secara terintegrasi yang dananya loan dari Bank Dunia,” terangnya.

Kementerian PUPR dalam pengembangan KSPN Danau Toba memberikan dukungan infrastruktur pengembangan konektivitas, pengembangan infrastruktur permukiman, pengelolaan sumber daya air serta penyediaan perumahan.

Pada tahun 2018, lanjut Hadi, program untuk konektivitas ada program seperti pembangunan jembatan gantung di Simonis-monis Aek Sibatu-batu.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan 134 Jembatan Gantung Akan Dibangun Tahun Ini

Direktorat Penyediaan Perumahan ada program rumah swadaya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pembangunan rumah susun mahasiswa Akademi Kebidanan Kesehatan Baru Dolok Sanggul dan lainnya. Untuk pengelolaan sumber daya air ada pengendalian banjir Sungai Aek Sibundong.

Advertisement

1 COMMENT

Komentar