Tuesday, May 26, 2020

Janji Anies Memang Manis, Rumah DP 0 Rupiah Hanya Euforia Groundbreaking

“Saat ini kami lunasi janji, kami menyebutnya bukan program tapi janji. Janji harus dilunansi, kalau program tidak dilaksanakan bisa pakai kata ‘mohon maaf programnya terkendala karena A, B, C’,” suara lantang Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ketika memberi sambutan groundbreaking pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami), Rumah DP 0 Rupiah di lokasi pembangunan, kawasan Klapa Village, Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (18/1/2018) lalu.

Suara lantang Gubernur Anies Baswedan ini memang terdengar manis. Bahkan disambut gemuruh tepuk tangan peserta yang hadir kala itu. Masyarakat pun tak surut dalam antusias tinggi, berharap cemas mendapatkan ‘jatah’ tiket satu unit rumah, apalagi tanpa DP alias tanpa uang muka. Bahkan rela antre di show unit “Groundbreaking Klapa Village Hunian DP 0 Rupiah”, yang berada di lokasi yang sama.

Baca Juga:

Seremoni groundbreaking proyek Rumah DP 0 Rupiah memang telah dilakukan sejak pertengahan Januari 2018 lalu di daerah yang juga berada di samping Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa tersebut.

Meskipun gambar dan aturan belum ada, namun groundbreaking Rumah DP 0 Rupiah tetap dilakukan saat itu. Mungkin ini merupakan gaya keseriusan ala Pemprov DKI yang harus dipublikasikan kepada masyarakat DKI Jakarta, terutama mereka yang sudah terbuai janji tersebut.

Janji memang ditepati, meski hanya sebatas peresmian pembangunannya. Senyum lega Anies memang jelas terlihat ketika itu, lantaran Program Rumah DP 0 Rupiah itu telah mulai dilaksanakan.

“Kami bersyukur sekali perjalanan ini di 2018 salah satu janji diingat warga yang mulai kita saksikan hari ini. Kami komit, kami tidak ingin empat tahun lagi muncul kontrak politik yang tidak dilaksanakan,” katanya ketika itu.

Namun faktanya kini? Jika memang benar-benar komit sesuai kata-kata manis yang terucap itu, harusnya program yang sudah dimulai sejak 6 bulan lalu sudah terlihat bentuk fisik bangunannya. Nyatanya, hanyalah tanah kosong tak terawat, yang menyisahkan tanya tak tuntas.

Benar saja keraguan yang pernah diungkapkan oleh Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch (IPW). Bahkan Ali menilai groundbreaking yang telah dilakukan terlalu terburu-buru karena aturan dan mekanismenya belum ada.

Sebelumnya, Anies sendiri pernah berucap bahwa penyaluran hunian tersebut nantinya bisa dilakukan setelah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terbentuk pada April ini. Skema pembiayaannya, lanjut dia, diadopsi dari program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang digunakan pemerintah pusat.

Namun belakangan, Pemprov DKI menarik pernyataan dan mengatakan bahwa pembentukan BLUD tidak jadi dilakukan dan diubah menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT). Namun sampai saat ini di bulan Juli 2018 belum ada tanda-tanda UPT akan dibentuk.

Tidak Ada Kegiatan

rumah dp 0 rupiah

Hingga pertengahan Juli 2018, belum ada tanda-tanda aktivitas pembangunan di lokasi proyek Rumah DP 0 Rupiah. Padahal peletakkan batu pertama sudah dilakukan sejak 6 bulan lalu./ Foto: dok. IPW

Kekhawatiran itu juga terlihat dari hasil investigasi Indonesia Property Watch (IPW) ke lokasi proyek DP 0 Rupiah tersebut.

Dikutip dari keterangan resminya, dari hasil investigasi tersebut tidak ditemukan adanya kegiatan yang berarti di lapangan per Juli 2018 ini. Bahkan dalam jepretan beberapa gambar terlihat lebih mirip lahan sengketa yang sedang diperebutkan.

Di lokasi memang ada sang penjaga, security yang dibayar tentunya. Dengan tegas dia melarang setiap orang yang mendekat. Tim Indonesia Property Watch pun tidak diperbolehkan melihat-lihat ke lokasi proyek tersebut.

“Kondisi proyek tidak bedanya dengan kondisi sebelumnya dan terkesan terhenti tidak ada kegiatan,” demikian Ali, melalui keterangannya itu.

“Pak Anies harus lebih serius menyusun program rumah untuk rakyat Jakarta, karena banyak masyarakat Jakarta yang menantikan program ini bila benar dapat direalisasikan. Masa sudah groundbreaking terus tidak ada kelanjutannya, apalagi ini program pemerintah daerah,” lanjut Ali.

Dengan program ini pastinya Pemprov DKI Jakarta juga harus siap menyediakan dana Rp2,7 trilliun atau sebesar 4% dari APBD DKI saat ini untuk target awal 50.000 kepala keluarga. Namun rasanya bukan masalah dana yang menjadi kendala program ini, melainkan ketersediaan lahan.

“Harusnya Pemprov tidak terlalu banyak berkutat dengan skema DP 0-nya. Karena sebagus apapun skemanya yang penting tanahnya ada gak. Bila masalah lahannya sudah ada, maka skema apapun bisa dibuat. Saya rasa pemprov ada kendala dengan penyediaan lahan,” tegas Ali.

Menindaklanjuti hal tersebut, Indonesia Property Watch mengharapkan Pemprov DKI Jakarta dapat menggandeng BUMN/BUMD untuk bersama-sama merealisasikan program tersebut atau melakukan revitalisasi lahan-lahan Pemprov. Tanpa adanya keseriusan, program ini hanya menjadi mimpi di siang bolong.

Semoga, masyarakat juga semakin dewasa dalam menelaah dan menyaring janji politik yang sering diumbar mereka yang berkepentingan untuk berkuasa. Karena janji politik adalah janji yang tidak perlu dipercayai, demikian kompas.com.

Persis sebagaimana ungkapan William Shakespeare melalui tulisannya dalam “As You Like It”, 1599/1600 : “Dia menulis ungkapan berani, bicara dengan kata-kata berani, bersumpah dengan sumpah berani, dan melanggarnya dengan berani.”

1 COMMENT

BERITA TERKAIT

Strategi Pemasaran Properti ditengah Pandemi...

Oleh: WIDODO PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pada medio Desember 2019 di Wuhan, China digegerkan adanya wabah virus Corona atau Covid 19 adalah jenis penyakit flu yang...

Polemik Penerapan GPS/GNSS Untuk Pembayaran...

Oleh: Patrick Juang, Pemerhati Transportasi   Wacana Kementerian PUPR untuk menerapkan sistem pembayaran tol melalui Global Navigation Satellite System (GNSS)/teknologi sejenis Global Positioning System (GPS) menuai...

Mencari “Ideologi Perumahan RI” (Bagian...

Pada kolom sebelumnya, kita telah membahas beberapa hal perihal "ideologi perumahan RI". Antara lain, bahwa sekilas, ideologi tersebut bersifat dualistik, merupakan campuran antara mekanisme...

Terbitkan IMB Reklamasi Teluk Jakarta,...

Dalam menerbitkan IMB reklamasi Teluk Jakarta, Anies Baswedan memakai Pergub DKI Nomor 206 Tahun 2016 yang ditandatangani oleh Ahok. Gubernur DKI Jakarta Anies...

Jakarta Banjir, Warga Jangan Panik,...

Warga Jakarta jangan panik, bila Jakarta banjir lagi, baik karena volume hujan yang tinggi atau disebabkan oleh banjir bandang kiriman dari Kota...

PBB Bayar Lagi? Anies Baswedan...

PBB bayar lagi? Pertanyaan tersebut terus saja mengemuka sejak awal pekan ini. Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 259 Tahun...

PROPERTI TV

00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...
00:04:41

Genap Berusia 10 Tahun, CentrePark...

Genap sudah CentrePark berusia 10 tahun pada 15 November lalu. Perusahaan manajemen parkir nasional nomor 1 di Indonesia tersebut, kini telah mencapai lebih dari...

BERITA TERBARU

Kuasai 40% Market Share KPR,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus berkomitmen sebagai bank yang fokus di industri properti, khususnya perumahan. Direktur Utama Bank BTN...
00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...

WFPR Beri Bantuan Sembako Ke...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – PT Waskita FIM Perkasa Realti (WFPR), anak perusahaan dari PT Waskita Karya Realty (Waskita Realty) memberikan bantuan kepada warga prasejahtera di...

Menjalani ‘The New Normal’, Begini...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, salah satu perbankan yang konsen membiayai perumahan rakyat kembali mengajak pengembang untuk membangun rumah bagi...

Pemerintah Siap Bedah 4.500 Rumah...

PropertiTerkini.com, (GORONTALO) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap melaksanakan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebanyak 4.500 unit...

IKEA Online Sale Tawarkan Diskon...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – IKEA, toko perlengkapan rumah asal Swedia, menggelar IKEA Online Sale untuk beragam produknya. Promo IKEA di masa pandemi Covid-19 ini dimulai...
%d bloggers like this: