Monday, August 3, 2020

Kemasan Produk Signify Bebas Plastik di 2021

Sebagian besar plastik akan diganti dengan material berbasis kertas daur ulang. Peralihan ke kemasan bebas plastik menghapus penggunaan 2.500 ton plastik per tahun.

PropertiTerkini.com, (EINDHOVEN) – Signify, produsen pencahayaan global secara aktif berupaya untuk mengurangi dampak lingkungan dari produk-produknya. Ditargetkan pada 2021, semua kemasan produk Signify sudah bebas dari plastik.

Hal ini dilatari oleh keprihatinan Signify atas terus meningkatnya limbah plastik di berbagai belahan dunia. Bahkan setiap tahun ada sebanyak delapan juta ton plastik yang berakhir di lautan. Sampah plastik tersebut telah membunuh satu juta burung laut dan mengancam punah kehidupan ratusan spesies laut.

Baca Juga: Penerangan Jalan Pintar Signify, Peringkat Pertama Global

“Polusi plastik telah menjadi salah satu masalah lingkungan yang paling mendesak dan konsumen semakin kritis terhadap kemasan produk yang mereka beli,” ujar Eric Rondolat, CEO Signify dalam keterangannya.

“Sebagai bagian dari kebijakan pengemasan, Signify telah menggunakan 80% kertas daur ulang untuk kemasannya dan sekarang akan mulai menghapus semua plastik dari kemasan untuk produk-produk konsumen dengan tujuan bebas plastik pada tahun 2021,” katanya.

Menurut Rondolat, dengan menghapus plastik yang digunakan pada kemasan produk konsumen, Signify akan menghilangkan penggunaan lebih dari 2.500 ton plastik per tahun. Ini sama dengan 125 juta botol PET (Polyethylene Therepthalate), yang jika disusun berjejer, akan membentang lebih dari 8.000 kilometer (5.000 mil), kira-kira jarak dari Jakarta ke Madinah, Arab Saudi.

Baca Juga: Perusahaan Plastik Yasunli Rambah Produk Lighting

Selain itu, kemasan baru yang lebih kecil, juga mengurangi emisi karbon dari transportasi dan material yang kami gunakan sebesar 6.000 ton per tahun atau setara dengan jumlah Karbondioksida (CO2) yang dapat diserap 270.000 pohon dewasa dalam setahun.

“Limbah plastik memiliki dampak yang sangat negatif bagi bumi kita dan keanekaragaman hayatinya. Kami memutuskan harus mengambil peranan utama dan mulai menggunakan alternatif bahan bebas plastik,” terang Rondolat.

Hal ini, sambung dia, sudah selayaknya dilakukan, sekaligus memenuhi ekspektasi pelanggan Signify yang semakin meningkat.

“Saya menantikan saat di mana kami dapat mengumumkan bahwa kami tidak lagi menggunakan plastik dalam kemasan kami,” imbuhnya.

Baca Juga: Menyiasati Apartemen Ramah Anak Selama Pandemi

Rata-rata, kebijakan pengemasan Signify sudah mewajibkan semua kemasan menggunakan lebih dari 80% kertas daur ulang dan bahan-bahan murni harus dari sumber terbarukan yang bersertifikasi. Dalam kasus dimana bahan dasar kertas tidak dapat digunakan, Signify mencari alternatif non-plastik lainnya.

Signify telah memulai penghapusan plastik dengan menghilangkan sisipan plastik yang biasa digunakan pada kemasan bohlam Philips Hue. Perusahaan juga telah memilih busa kertas untuk mengemas Philips Hue Play HDMI Sync Box yang baru diluncurkan.

Penggantian paket blister dengan kemasan kotak berbahan dasar kertas akan diterapkan berurutan di seluruh portofolio produk kami dan wilayah yang berbeda, dimulai dengan bohlam LED di Eropa pada kuartal ketiga tahun 2020, dan diikuti seluruh dunia mulai awal tahun 2021.

Baca Juga: Peluang Usaha: Daur Ulang Kemasan “Polyboard” untuk Berbagai Produk Ramah Lingkungan

Signify sudah mulai mengganti kemasan blister plastik untuk lampu-lampu LED-nya dengan material berbahan dasar kertas di wilayah Pasifik, dimana peralihan ini disambut dengan sangat positif sehingga meningkatkan penjualan.

“Ketika kami mengganti kemasan kami di wilayah Pasifik, pelanggan mengatakan bahwa kemasan kami menjadi lebih menarik dan ramah lingkungan,” tambah Rondolat.

Penghapusan plastik secara bertahap merupakan cara lebih lanjut mendorong keberlanjutan dalam bisnis Signify, sekaligus menjadi satu lagi tonggak penting yang berdampingan dengan program keberlanjutan kehidupan yang lebih cerah, dunia yang lebih baik.

Baca Juga: Bisnis Properti Masuk The New Normal, Ini 6 Perubahan yang Akan Terjadi

“Kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai netralitas karbon secara global tahun ini dan telah mencapai netralitas karbon di 15 dari 19 pasar kami. Pencapaian kami diakui pada tahun 2019 dengan dinobatkan sebagai Pemimpin Industri dalam Dow Jones Sustainability Index selama tiga tahun berturut-turut,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Apresiasi Perjuangan Tenaga Kesehatan, Sharp...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Meski Indonesia telah memasuki era kenormalan baru (new normal), namun kasus baru Covid-19 masih terus bertambah. Untuk inilah, PT Sharp Electronics...

Signify Desak Industri untuk Adopsi...

PropertiTerkini.com, (EINDHOVEN) – Untuk memenuhi permintaan yang meningkat atas aplikasi desinfeksi berbasis UV-C baru dan menjawab persyaratan keselamatan terkait, Signify telah berkontribusi untuk, dan...

Ini Dia, Dispenser yang Paling...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Perangkat elektronik untuk air minum ini menjadi ‘wajib’ ada di rumah maupun kantor. Bahkan hampir semua rumah sudah memilikinya. Lantas, seperti...

Lemari Es Kirei Sakura, Lengkapi...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) kembali meluncurkan produk baru, yakni lemari es Kirei III. Ini adalah produk baru kedua yang diluncurkan...

Dua Bulan Anjlok, Penjualan Produk...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah virus Corona atau COVID-19 berdampak besar pada anjloknya bisnis elektronik Indonesia. Penjualan produk PT SHARP Electronics Indonesia (SEID) juga mencatat...

Polytron Raih Dua Penghargaan di...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Polytron Indonesia membuktikan kesuksesannya dalam merangkul konsumen Tanah Air, khususnya dalam bidang digital. Ini dibuktikan dengan raihan penghargaan Indonesia Digital Popular...

PROPERTI TV

00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...
00:04:41

Genap Berusia 10 Tahun, CentrePark...

Genap sudah CentrePark berusia 10 tahun pada 15 November lalu. Perusahaan manajemen parkir nasional nomor 1 di Indonesia tersebut, kini telah mencapai lebih dari...

BERITA TERBARU

Wee Nam Kee Buka Cabang...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wee Nam Kee, salah satu franchise restoran Hainanese Chicken Rice dari Singapura, kembali membuka cabang yang ke-8 di Jakarta, tepatnya di...

Kota Podomoro Tenjo, Rumah Harga...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Agung Podomoro Land meluncurkan proyek terbaru di barat Jakarta, Kota Podomoro Tenjo. Proyek masterpiece Agung Podomoro Group seluas 650 hektar ini...

Begini Penampakan Rest Area Terbaru...

PropertiTerkini.com, (BOGOR) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan infrastruktur baru guna mendukung pemulihan sektor pariwisata. Salah satu yang dilakukan adalah membangun...

Pantai G-Land, Pesona Menawan yang...

PropertiTerkini.com, (BANYUWANGI) – Ketika G-Land justru masih terdengar asing bagi sebagian besar wisatawan Nusantara, berbeda halnya dengan wisatawan mancanegara. Pesona Pantai G-Land justru telah...

Rusun Mahasiswa ITP Ditargetkan Rampung...

PropertiTerkini.com, (PADANG) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pembangunan rumah susun (Rusun) untuk mahasiswa di Indonesia termasuk di Institut Teknologi...

Tingginya Antusias Mienial Beli Rumah...

PropertiTerkini.com, (GADING SERPONG) – PT Summarecon Agung, Tbk (Summarecon) baru saja sukses memasarkan 101 unit ruko secara online dalam kawasan Gading Serpong, Tangerang, beberapa...