Tuesday, January 19, 2021

Kementerian PUPR Kembangkan Kereta MCK

Untuk membuat 1 unit Kereta MCK, dibutuhkan biaya sebesar Rp445 juta. Namun Kementerian PUPR berencana akan memroduksi secara massal sehingga biaya dapat menjadi lebih terjangkau.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan teknologi Kereta Mandi, Cuci, Kakus, dan Wastafel (Kereta MCK). Salah satu inovasi ini diharapkan dapat diterapkan pada daerah-daerah yang belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dukungan inovasi dan teknologi diperlukan dalam upaya membangun infrastruktur yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah. Pemanfaatan teknologi yang tepat guna, efektif, dan ramah lingkungan juga didorong guna menciptakan nilai tambah dan pembangunan berkelanjutan sehingga manfaat infrastruktur dapat dirasakan generasi mendatang.

Baca Juga: Ternyata Kloset Duduk Lebih Ampuh Mencegah Covid-19

“Apalagi, pasca pandemi COVID-19, akan banyak hal berubah dalam tatanan dan perilaku masyarakat, terutama terkait budaya sehat dan bersih,” ujar Basuki dalam keterangannya.

Inovasi Kereta MCK merupakan pengembangan dari purwarupa teknologi toilet mobile yang dibuat Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perumahan dan Permukiman Kementerian PUPR.

Pada tahun 2019 Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi melakukan replikasi perdana perekayasaan fasilitas mandi, cuci, kakus, dan wastafel menjadi satu kesatuan kompak dalam bentuk Kereta, yang kemudian diberi nama Kereta MCK.

Desain Kereta MCK dibuat dengan sistem mobile agar mudah untuk berpindah melayani dari satu tempat ke tempat lainnya. Dengan kapasitas tangki air sebesar 7.000 liter, diproyeksikan mampu melayani hingga sekitar 350 orang per hari dengan konsumsi 20 liter/orang/hari.

Baca Juga: Teknologi ABSAH, Solusi Air Baku di Daerah Kering

Dalam penerapannya Kereta MCK memiliki beberapa keunggulan yakni modul yang kompak dan kokoh, ramah bagi lansia dan anak-anak, dan kapasitas tampungan air bersih besar serta dilengkapi fasilitas penerangan untuk penggunaan malam hari.

3 Fungsi

Kereta MCK memiliki tiga fungsi sekaligus yakni untuk mandi dengan kapasitas empat bilik (dua bilik pria dan dua bilik wanita). Kemudian untuk mencuci dengan tersedianya sink cuci kustom dan keran otomatis henti yang difungsikan sebagai tempat mencuci tangan, mencuci baju, dan keperluan lainnya. Serta fungsi kakus yang tersedia empat kloset jongkok dilengkapi dengan jet-washer dan flushing.

Bilik toilet MCK yang tersedia dalam setiap unitnya memiliki dimensi panjang 1,5 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 2 meter. Selain tangki air bersih, Kereta MCK tersebut juga dilengkapi dengan dua boks reservoir air limbah untuk grey water berkapasitas masing-masing 100 liter berbahan stainless steel ukuran kombinasi 3-4 mm, serta dua boks reservoir air limbah untuk black water berkapasitas masing-masing 300 liter dengan bahan yang sama.

Baca Juga: Tren Masa Depan, Teknologi Konstruksi Modular Dorong Sektor Properti

Inovasi Kereta MCK yang telah dikembangkan tersebut sangat tepat guna untuk mendukung gaya hidup bersih masyarakat terutama terkait anjuran untuk selalu mencuci tangan pasca pandemi COVID-19.

Saat ini Kereta MCK yang telah dibuat membutuhkan biaya Rp445 juta per unit dan diharapkan dapat dilanjutkan diproduksi secara massal sehingga biaya dapat menjadi lebih terjangkau.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU