Lebih Terjangkau, Coworking Space Jadi Ruang Kerja Masa Kini

4
coworking space
EvHive di The Breeze: Ilustrasi desain EvHive coworking space di The Breeze Sinar Mas Land (dok. sml)

EV Hive, salah satu perusahaan penyedia ruang kolaborasi di Indonesia telah membuka sebanyak 17 coworking space di berbagai lokasi. Saat ini harga sewa berkisar mulai dari Rp50 ribu per hari hingga jutaan per bulan.

Minat para startup akan ruang terbuka yang fleksibel dan dinamis sebagai ruang kerja kian tinggi. Hal ini juga tidak lepas dari kemajuan teknologi kekinian yang melahirkan banyak entrepreneur baru.

Belum lama ini, EV Hive, penyedia ruang kolaborasi terbesar di Indonesia, berkolaborasi dengan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dan PT Bahanasemesta Citranusantara (pengembang gedung BTPN) meresmikan Jenius x EV Hive Coworking Space. Jenius merupakan solusi life finance bagi digital savvy yang nantinya akan langsung mengelola coworking space Menara BTPN di lantai 47, Mega Kuningan, Jakarta Selatan tersebut.

Baca Juga:

Jenius x EV Hive Coworking Space @ Menara BTPN merupakan coworking space ke-17 yang dikelola EV Hive di ruang seluas 1.800 m2, dengan beragam fasilitas seperti area coworking, ruang meeting, dan 40 ruang kantor khusus.

Advertisement

Ruang kolaborasi ini diharapkan dapat menjembatani tumbuh dan terjalinnya kerja sama yang baik guna pengembangan industri teknologi finansial (tekfin) di masa yang akan datang. Jenius x EV Hive Coworking Space juga menjadi tempat berbagai bisnis rintisan (startup) yang diharapkan dapat melahirkan dan mengembangkan ide-ide baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin menyediakan wadah bagi komunitas teknologi khususnya tekfin untuk ber-kokreasi. Aspirasi ini disambut oleh BTPN yang kemudian menggandeng aplikasi life finance Jenius. Itulah alasan kami menamakan event space di coworking space ke-17 kami ini Jenius CoCreate,” ujar CEO dan Co-Founder EV Hive, Carlson Lau.

Lebih Terjangkau

coworking space
Salah satu konsep ruang coworking space yang dikembangkan oleh Ev Hive (dok. Ev Hive)

 



Coworking space kini menjadi trend ruang kerja yang sangat diminati para startup. Ruang kerja ini dipandang lebih efisien, fleksibel dan murah. Coworking space yang juga diartikan sebagai ruang bersama merupakan sebuah tempat dimana para individu-individu yang memiliki latar belakang pekerjaan ataupun bisnis bekerja dalam sebuah tempat.

Sejatinya ruangan ini bukan hanya untuk startup saja, melainkan juga sangat cocok bagi mereka yang memiliki bisnis digital secara individu hingga para freelancer profesional yang membutuhkan tempat untuk bekerja di luar rumah namun tidak seperti di kantor.

Coworking Space sudah pasti sebuah ruangan kerja yang lebih dinamis, karena akan menjadi area berinteraksi oleh para penggunanya. Olehkarenanya, desain Coworking Space biasanya akan mengusung konsep open space atau transparency. Dengan begitu, ruangan kerja ini juga akan semakin mendukung semangat dan produktifitas kerja para startup.

Para startup yang notabene baru memulai sebuah usaha tentu lebih menginginkan ruang kerja yang lebih dinamis, tanpa mengeluarkan banyak uang untuk menyewa sebuah ruang kantor, apalagi dengan rutinitas masuk pagi, pulang malam. Penyewa pun bisa bayar bulanan atau bahkan harian dengan harga bervariasi, mulai dari Rp50 ribu per hari (12 jam) hingga jutaan rupiah per bulan.

Sebagaiman salah satu contoh coworking space juga sudah dikembangkan oleh EV Hive sejak 2016 lalu adalah EV Hive The Breeze di BSD City. Bersama Sinar Mas Land, coworking space ini dibangun seluas 432 m2 dengan 32 tempat duduk dalam sebuah ruangan bersama, dan 2 ruang konferensi yang kedap suara untuk dipergunakan sebagai tempat conference calls.

Coworking space ini dapat menampung hingga delapan orang di setiap private roomnya dan enam orang per ruang konferensi. Bangunannya secara keseluruhan dapat menampung hingga 100 orang. EV Hive The Breeze tersebut terbuka untuk umum, mulai dari usaha kecil dan menengah di industri kreatif hingga freelancer dan startups.

Saat ini harga per orang berkisar mulai dari Rp4.167 per jam atau sekitar Rp50.000 per hari (12 jam), atau jika sewa selama sebulan sebesar Rp1 juta. Tentu, setiap ruang dengan kapasitas dan pelayanan berbeda dikenakan tarif yang beda pula.

Di lantai 25 APL Tower Central Park, milik Agung Podomoro Land juga telah diadakan EV Hive Satellite @Central Park. Ini juga salah satu coworking space minimalis yang sangat cocok bagi founder startup, juga para mahasiswa, lantaran letaknya yang sangat dekat dengan beberapa universitas besar. Harga sewa ruang tersebut pun hampir sama, berkisar Rp1 juta per bulan.

Di luar itu, beberapa pengembang lain juga tengah mengembangkan coworking space sebagai salah satu strategi menarik minat konsumen. Seperti PT Jaya Bumi Cakrawala, anak perusahaan dari JHL Group di proyeknya Carstensz Residence. Apartemen yang berlokasi di Gading Serpong ini juga menyediakan fasilitas coworking space di lantai 3-5 yang diperuntukan bagi startup business atau wirausaha.

Sedangkan Metropolitan Karyadeka Ascendas (MKA) melalui One Parc Puri di Tangerang, menawarkan co-working space yang tergabung dalam konsep bangunan work office home office (woho) di Menara Olea. Ukurannya berkisar 5×5 m2 yang dapat menampung 4-5 orang.

4 COMMENTS

Komentar