Saturday, October 31, 2020

SiKasep, Selangkah Menuju Rumah Idaman

Meski baru mulai dioperasikan mulai awal tahun 2020, peminat Aplikasi SiKasep dan SiKumbang terus meningkat. Sangat mudah menemukan rumah idaman melalui aplikasi tersebut.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Hari gini, siapa yang tidak punya smartphone. Hampir semua orang telah mengakses berbagai hal melalui ponsel pintarnya. Terutama berselancar di dunia maya, termasuk untuk berbelanja, semuanya sudah dilakukan melalui smartphone tersebut.

Bahkan dalam kondisi pandemi saat ini, penggunaan internet, termasuk melalui smartphone meningkat tajam. Berdasarkan riset OpenSignal, koneksi jaringan WiFi di smartphone meningkat tajam, dimana di Indonesia, puncaknya terjadi pada 11-17 Mei lalu.

Baca Juga: Diperluas, Aplikasi SiKasep Kini untuk Seluruh Kalangan

Penerapan teknologi yang memudahkan aktivitas manusia memang sudah harus dilakukan. Apalagi di tengah krisis akibat wabah Covid-19 seperti saat ini. Keberadaan teknologi tentu sangat dibutuhkan, termasuk dalam bidang properti, khususnya perumahan.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun sejatinya sejak lama telah mempersiapkan infrastruktur teknologinya. Pada akhir 2019 lalu, Kementerian PUPR melalui Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP), Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan telah meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (Aplikasi SiKasep). Aplikasi perumahan bagi masyarakat ini resmi mulai dioperasikan pada awal tahun 2020 ini.

Sistem ini disusun untuk mempermudah masyarakat terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), termasuk generasi milenial dalam mencari dan menentukan rumah subsidi sesuai yang diharapkannya.

Baca Juga: Diminati Pengembang, Ini Keunggulan Aplikasi SiKumbang

Aplikasi SiKasep, sebagaimana diungkapkan Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, diharapkan membuat MBR tidak lagi menjadi objek, namun menjadi subjek penyediaan perumahan. Melalui SiKasep, pengguna secara online terhubung dengan pemerintah, bank pelaksana, dan pengembang dengan menggunakan sistem host to host.

Sedangkan untuk proses verifikasi pengguna, SiKasep terhubung langsung ke Kementerian Dalam Negeri yang sekaligus telah terkoneksi dengan data Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dikelola oleh BLU PPDPP sehingga subsidi dapat tepat sasaran.

“Pemanfaatan Aplikasi SiKasep ini berbasis pada koordinat, sehingga pengguna dapat mengajukan permohonan KPR subsidi seperti KPR Sejahtera FLPP atau lainnya kepada Bank yang diinginkan. Selain itu, pengguna juga dapat langsung memeriksa status proses pengajuan KPR subsidinya,” ujar Arief di sela peluncuran Aplikasi SiKasep.

Untuk Bank Pelaksana, menurut Arief, SiKasep memudahkan dalam melakukan identifikasi calon debitur, dimana calon debitur yang mengajukan telah memenuhi kriteria sebagai penerima subsidi dengan unit rumah yang telah dipilihnya sehingga proses pengajuan KPR lebih efisien.

Baca Juga: BRI Gelar Akad Kredit Massal, Serentak di 6 Kota

Sementara bagi pengembang perumahan yang telah teregistrasi dapat berkontribusi dalam sistem dengan mengumpulkan data perumahan secara lengkap, baik yang sudah tersedia, sedang dibangun, maupun rencana pembangunan ke depannya.

SiKumbang

Tidak hanya SiKasep, aplikasi khusus untuk para pengembang juga dihadirkan PPDPP yang kemudian disebut Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang).

Dalam sistem Aplikasi SiKumbang, PPDPP secara real time mampu menyajikan data hunian kepada masyarakat berupa peta hunian yang tersedia, sedang dibangun, dan sudah terjual yang disajikan dalam berbagai warna.

Warna kuning memperlihatkan perumahan yang masih tersedia, warna hitam untuk perumahan komersil dan warna merah untuk kavling perumahan yang telah terjual. Dengan begitu, masyarakat yang mengakses aplikasi tersebut dipastikan tidak akan kesulitan dalam memilih rumah idamannya.

Arief mengatakan, inovasi yang dikembangkan tersebut merupakan salah satu percepatan kesediaan hunian dalam mempertemukan supply dan demand.

Baca Juga: Rahasia Sukses Ciputra Residence Raup Ratusan Miliar dari Penjualan Properti Online

“Kita fokus pada berapa besarnya supply hunian. Dan hingga saat ini potensi dan dukungan aktif para asosiasi pengembang sangat luar biasa dalam memberikan data. Saya apresiasi pengembang yang mendaftarkan terus perumahannya ke Aplikasi SiKumbang. Sehari rata-rata lebih dari seribu hunian didaftarkan di aplikasi ini,” terang Arief dikutip dari situs resmi PPDPP.

Terobosan ini merupakan salah satu cara pemerintah melalui Kementerian PUPR untuk mempertemukan MBR sebagai sisi permintaan perumahan dengan bank pelaksana penyalur FLPP dan pengembang perumahan sebagai penyedia hunian secara sistematis melalui Aplikasi SiKasep.

Secara sistematika, rangkaian sistem yang dibangun oleh PPDPP tersebut memiliki empat pintu dalam pelaksanaannya. Pintu pertama, yang bisa diakses langsung oleh MBR melalui Aplikasi SiKasep. Pintu kedua adalah pengembang yang menginput data huniannya melalui SiKumbang. Aplikasi ini bertugas untuk menyiapkan semua data perumahan yang akan dipilih oleh MBR.

Baca Juga: Kementerian PUPR Harap Pengembang Segera Bangkit

Sementara pintu ketiga diperuntukkan bagi perbankan yang melakukan verfikasi dengan sistem host to host. Dan pintu keempat adalah PPDPP yang memproses pengajuan data MBR, menyalurkan dana FLPP, dan memonitoring pelaksanaannya.

Jangkauan Diperluas

Dalam perjalanannya, BLU PPDPP melakukan evaluasi guna mengoptimalkan pelayannya bagi seluruh masyarakat. Sejak Kamis (25/6/2020), PPDPP memperluas jangkauan layanan SiKasep bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin mengakses Aplikasi SiKasep agar ikut terdaftar dan terdata ke dalam database management control PPDPP sebagai daftar masyarakat yang membutuhkan hunian.

Upaya tersebut dilakukan dengan cara melakukan pemindahan menu isian NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) yang semula ditempatkan pada tahap awal halaman pengisian Aplikasi SiKasep bergeser ke dalam tahap Pengajuan Verifikasi. Sehingga bagi masyarakat yang belum memiliki NPWP dapat terdata di awal.

Arief mengatakan, perubahan format tersebut dapat membantu pemerintah untuk dapat mengetahui dan menjaring kebutuhan hunian di seluruh lapisan masyarakat dan dapat sebagai acuan backlog hunian

“Rencana kami besar, tidak hanya batas kelembagaan kami saja, namun nasional,” tegasnya.

Baca Juga: Balai Perumahan Dibentuk PUPR Guna Dorong Program Sejuta Rumah

Ketersediaan hunian yang disajikan secara real time dalam Aplikasi SiKasep tersebut didukung oleh para pengembang yang tergabung dalam asosiasi pengembang. Para pengembang secara terkini dan berkesinambungan terus memasok informasi hunian yang disediakannya melalui Aplikasi SiKumbang dan terintegrasi langsung pada SiKasep.

Semakin Diminati

Kedua aplikasi, baik SiKasep maupun SiKumbang menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Masyarakat maupun pengembang sangat antusias menggunakan aplikasi tersebut.

Tercatat dalam database PPDPP per 26 Juni 2020 pukul 19.00 WIB, jumlah lokasi yang terdaftar pada Aplikasi SiKumbang telah mencapai 10.408 lokasi, dengan lokasi yang lolos pengecekan sebanyak 3.374 lokasi, 9.694 data terintegrasi dengan SiKasep dan dapat lakukan akad, dan 29.135 rumah tersedia.

Data tersebut merupakan data nasional yang dihimpun dari 19 asosiasi pengembang di Indonesia yang di dalamnya mencapai 6.001 pengembang.

Selain itu, saat ini PPDPP juga telah mengembangkan integrasi data tersebut ke dalam sistem pemetaan kavling hunian dan kualitas bangunan. Sehingga akan jelas terpantau secara langsung perihal hunian yang ready stock, terjual, atau sedang dibangun.

Baca Juga: Kuasai 40% Market Share KPR, Berikut Berbagai Kemudahan KPR di BTN

Arief menjelaskan bahwa rangkaian sistem yang dibangun oleh PPDPP tersebut sangat potensial menjadi Big Data Hunian yang dapat disinergikan oleh lembaga apa saja yang bertujuan untuk bantuan pembiayaan perumahan ke masyarakat.

“Ke depannya SiKasep tidak hanya FLPP, seluruh bantuan pembiayaan perumahan akan terintegrasi ke dalam SiKasep” ujar Arief optimis.

Melalui Aplikasi SiKasep, pemerintah mempertemukan seluruh unsur yang terlibat dalam proses bisnis program subsidi bantuan perumahan, yaitu masyarakat, bank pelaksana dan pengembang.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh PPDPP per 26 Juni 2020 pukul 19.00 WIB pengguna SiKasep telah mencapai 175.510 calon debitur, dimana 143.438 calon debitur dinyatakan lolos subsidi checking, dan 70.335 pengguna telah menerima dana FLPP.

Melihat berbagai kemudahan tersebut, dipastikan bahwa aplikasi perumahan melalui terobosan PPDPP, Kementerian PUPR tersebut sangat dianjurkan bagi konsumen yang hendak mencari atau membeli hunian idaman.

Baca Juga: CCB Indonesia Tawarkan Bunga Bersaing di Tengah Pandemi

Karena hanya dalam satu genggaman melalui smartphone, rumah idaman sudah bisa ditemukan dengan mudah, tanpa harus keluar rumah.

BERITA TERKAIT

Enam Ruas Tol Baru di...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama badan usaha jalan tol mempercepat penyelesaian pembangunan ruas tol baru di kawasan Metropolitan...

Penataan Kawasan Pulau Rinca, PUPR:...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Belakangan Taman Nasional Komodo jadi sorotan berbagai pihak. Hal ini dipicu oleh beredarnya sebuah foto yang memperlihatkan seekor komodo seolah sedang...

Program Sejuta Rumah Terus Meningkat,...

PropertiTerkini.com, (MALANG) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memperkuat proses pendataan Program Sejuta Rumah di daerah melalui monitoring lapangan di daerah. Adanya...

Punya Masalah dengan Perumahan? Adukan...

PropertiTerkini.com, (BOGOR) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka layanan pengaduan masyarakat masyarakat yang ingin mengajukan permohonan informasi tentang program perumahan. Hal tersebut...

Dukung PON XX 2021, Kementerian...

PropertiTerkini.com, (JAYAPURA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan membangun sebanyak 15 menara rumah susun (rusun), guna mendukung pelaksanaan...

Taman Anggrek Kebun Raya Bogor...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan tahap akhir penataan Kawasan Taman Anggrek Kebun Raya Bogor di Kota Bogor,...

PROPERTI TV

00:01:40

Begini Cara Menggunakan Philips UV-C...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Signify memperkenalkan lampu meja desinfeksi UV-C (Philips UV-C Disinfection Desk Lamp) bagi konsumen Indonesia. Lampu tersebut sangat berguna untuk mendesinfeksi rumah...
00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...

BERITA TERBARU

Sharp Greenerator Sabet Prestasi di...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Sharp Electronics Indonesia kembali meraih penghargaan melalui salah satu program CSR-nya, yakni Sharp Greenerator Fest 2019. Penghargaan Indonesia’s Best Corporate...

Enam Ruas Tol Baru di...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama badan usaha jalan tol mempercepat penyelesaian pembangunan ruas tol baru di kawasan Metropolitan...

Penataan Kawasan Pulau Rinca, PUPR:...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Belakangan Taman Nasional Komodo jadi sorotan berbagai pihak. Hal ini dipicu oleh beredarnya sebuah foto yang memperlihatkan seekor komodo seolah sedang...

Program Sejuta Rumah Terus Meningkat,...

PropertiTerkini.com, (MALANG) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memperkuat proses pendataan Program Sejuta Rumah di daerah melalui monitoring lapangan di daerah. Adanya...

Dukung Aktivitas di Rumah, Samsung...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Samsung Electronics Indonesia meluncurkan rangkaian Home Appliances terbaru untuk mendukung konsumen Indonesia yang kini melakukan sebagian besar kegiatannya di rumah. Ketiga produk...

Omnibus Law Untungkan Pengembang Properti...

PropertiTerkini.com, (BATAM) — Omnibus Law Cipta Kerja yang baru disahkan beberapa waktu lalu ternyata menjadi angin segar bagi pengembang properti di Batam, Kepulauan Riau....