Friday, November 27, 2020
Pasang Iklan disini ....

Sunrise Steel, Produksi Baja Ringan “Zinium”, Tahan Lebih Lama

Selain ke industri/pabrik jadi, Sunrise Steel juga mendistribusikan Zinium untuk mensupport UKM. Namun yang patut diwaspadai adalah serbuan produk baja impor (dumping) yang mungkin akan melemahkan pabrik baja dalam negeri.

Baja ringan, sejatinya adalah produk yang mudah diaplikasikan dan digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari rangka atap bangunan, hingga berbagai perabot dan perlengkapan di dalamnya. Di Indonesia, baja ringan semakin diminati, tidak lagi oleh kalangan ‘berada’ untuk pembangunan proyek besar dan berbagai keperluan mewah, tetapi digunakan juga oleh masyarakat bisa pada rumah tinggal, tempat usaha, dan sebagainya.

Adalah PT Sunrise Steel, salah perusahaan yang yang memeroduksi dan memasarkan baja ringan jenis galvalum dengan merek dagang “Zinium”. Sejak berdiri dua tahun lalu, perusahaan dengan pabrikan yang bermarkas di Mojokerto, Jawa Timur ini telah memasarkan produknya ke industri-industri baja/pabrik jadi di berbagai wilayah di Indonesia, juga luar negeri.

“Untuk lokal kami distribusikan sebanyak 80 persen, sedangkan sisanya untuk pangsa pasar ekspor, seperti ke Australia dan Thailand,” ujar Marketing Manager Sunrise Steel, Rahmat Sulaiman, kepada IndoTrading.com, di bilangan Jakarta Selatan, akhir bulan lalu.

Menurut dia, kebutuhan masyarakat Indonesia akan produk baja ringan terus meningkat. Produk Zinium ini, sambungnya, mudah dibentuk sehingga bisa digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari atap, kuda-kuda baja ringan, bahan kubah masjid, jendela, pagar, dispenser hingga pemanas nasi, alat-alat dapur, bagian belakang kulkas, kompresor AC, karoseri kendaraan, dan sebagainya.

“Jadi hampir semua kebutuhan, baik di rumah, kantor, maupun pabrik atau perusahaan bisa menggunakan Zinium,” tegasnya.

Dengan kapasitas produksi yang mencapai 10 ribu ton per bulan, Sunrise Steel terus berekspansi menjajaki pasar-pasar yang belum terjamah. Untuk luar negeri, kata Rahmat, pihaknya lebih fokus pada pasar ASEAN yang dianggap lebih mudah. Sementara untuk pasar domestik, Indonesia bagian timur dipandang sebagai pasar yang potensial untuk dikembangkan.

“Kami memang lebih fokus dalam negeri. Sebagian besar produk kami didistribusikan di wilayah barat Indonesia, khsusunya Jakarta dan sekitarnya. Namun sekarang, kami juga fokus untuk pengembangan di pasar-pasar wilayah Indonesia Timur,” terangnya.

Menyebut keunggulan Zinium, Rahmat bilang, selain mudah dibentuk menjadi berbagai aplikasi desain, Zinium juga memiliki permukaan yang lebih bersih dan halus. Selain itu, dengan campuran yang optimum antara aluminium, zinc (seng) dan silikon sebagai unsur logam lapisannya, membuat produk ini lebih tahan terhadap korosi.

“Menggunakan produk ini bisa tahan lebih dari sepuluh tahun, sehingga lebih ekonomis. Zinium juga mempunyai kemampuan untuk memantulkan panas, sehingga memungkinkan suhu ruangan lebih terjaga,” urainya.

Zinium Menyasar Segmen UKM

baja-ringan-Zinium

Selain mendistribusikan Zinium ke perusahaan-perusahaan pengolahan baja, lempengan baja tersebut juga disasar untuk kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Sekarang memang sudah mulai berjalan kerja sama kami dengan industri-industri kecil. Jadi dengan Zinium tersebut mereka bisa menciptakan berbagai bentuk produk, termasuk kerajinan,” kata Rahmat.

Disebutkannya, produk-produk yang dihasilkan UKM, antara lain kompor, drum, tempat sadap karet, tempat obat nyamuk, kandang ayam, dan berbagai macam produk lain.

“Zinium memiliki begitu banyak keunggulan, dengan demikian, produk-produk yang dihasilkan para perajin dan UKM tersebut juga memiliki kualitas yang sangat baik,” terangnya.

Untuk mendukung UKM tersebut, Rahmat bilang, produk Zinium bagi UKM memiliki harga tersendiri. “Yang jelas, harganya lebih murah. Ini komitmen kami untuk mendukung perkembangan UKM di Indonesia,” ujarnya.

UKM-UKM mitra Sunrise Steel, tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, seperti di Bandung, Cilegon, dan beberapa daerah lain. “Mereka inilah yang kemudian mendistribusikan produk-produk tersebut ke industri-industri kecil, yang rata-rata adalah industri rumahan,” terangnya.

Produk Impor jadi Batu Sandungan

sunrise steel

Bukan tanpa aral. Persaingan antara industri baja dalam negeri pun terus meningkat seiring peningkatan permintaan. Namun demikian bagi Rahmat, itu bukanlah masalah besar. Persoalan terbesar menurutnya, adalah pada produk-produk impor yang ‘bebas’ masuk ke Indonesia.

“Yang menjadi masalah bagi kami saat ini adalah bukan soal kompetisi antara industri yang sama di dalam negeri, tapi justru produk impor. Karena impor ini terjadi dumping, terutama dari pabrik-pabrik di Vietnam, China, dan Taiwan. Jadi barang-barang sejenis dengan kita masuk ke Indonesia dengan harga yang lebih murah dari produk lokal,” ungkapnya.

Kata dia, masyarakat Indonesia juga perlu diedukasi soal ini, pasalnya, produk-produk impor dan murah tersebut belum tentu memiliki standar yang aman terhadap kesehatan, juga kualitas yang belum tentu baik.

Untuk ini, Rahmat berharap agar pemerintah lebih tegas terhadap perusahaan dan produk baja impor, serta juga memberikan perlindungan terhadap industri baja dalam negeri.

“Dengan mekanisme yang ada, pemerintah harusnya melindungi pabrik-pabrik yang baru seperti Sunrise Steel. Karena perusahaan inilah yang mencukupi kebutuhan dalam negeri. Berapa banyak perusahaan galvanis yang merugi,” tegas Rahmat. [Pio/IndoTrading News]

BERITA TERKAIT

Bandara Internasional Yogyakarta Semakin Menawan...

PropertiTerkini.com, (YOGYAKARTA) — AkzoNobel Indonesia, perusahaan cat dan pelapis, ambil bagian dalam memperindah Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) Kulon Progo. AkzoNobel secara konsisten berinovasi dan menghadirkan produk...

Aquaproof, Solusi Waterproofing yang Efektif...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Masuki musim hujan, apakah Anda sudah memastikan bahwa rumah akan aman dari bocor atau rembes? Dengan intensitas hujan yang cenderung lebih tinggi di...

Peringati World Habitat Day, Aramco...

PropertiTerkini.com, (BATAM) — Aramco Singapore dan Habitat for Humanity berkolaborasi membangun hunian layak bagi warga di Batam, Kepulauan Riau. Melalui kolaborasi dalam rangka memperingati...

Tentang Aquaproof dan Aquaproof PRO,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Butuh rumah dengan kondisi yang aman dan nyaman ketika Anda harus beraktivitas dari rumah, terutama selama pandemi Covid-19 ini. Apalagi memasuki...

Datascrip dan SALTO Systems Hadirkan...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Perkembangan teknologi telah pula menghadirkan sistem keamanan bangunan yang lebih canggih dan modern. Salah satunya adalah "kunci pintar" untuk kamar hotel yang...

Kantor Baru TOTO Indonesia Sabet...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – PT Surya Toto Indonesia (TOTO) baru saja meraih penghargaan BCI Asia Interior Design Award 2020 atas desain kantor pusat terbarunya yang...
Pasang Iklan disini ...

PROPERTI TV

00:01:40

Begini Cara Menggunakan Philips UV-C...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Signify memperkenalkan lampu meja desinfeksi UV-C (Philips UV-C Disinfection Desk Lamp) bagi konsumen Indonesia. Lampu tersebut sangat berguna untuk mendesinfeksi rumah...
00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...

BERITA TERBARU

Sharp Dorong Usaha Pelaku UMKM...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Setelah diluncurkan beberapa waktu lalu, Rabu (25/11/2020), tim manajemen Sharp Indonesia berkesempatan mengunjungi dan bertemu secara langsung penerima manfaat program Corporate Social...

Metland Raih Penghargaan Forbes Asia...

PropertiTerkini.com, (BEKASI) — PT. Metropolitan Land Tbk (Metland) kembali meraih “2020 Asia’s 200 Best Companies Under USD 1  Billion”, yaitu 200 perusahaan publik berkinerja terbaik...

Cluster Baroni di Summarecon Serpong,...

PropertiTerkini.com, (GADING SERPONG) — Summarecon Serpong, unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk, kembali menawarkan produk hunian baru di Gading Serpong, Tangerang. Cluster Baroni,...

Bedah Rumah di Kalimantan Utara,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Utara terus berupaya dalam melaksanakan program padat karya perumahan...

Intip Rumah Mewah Rp30 Miliar...

PropertiTerkini.com, (BSD CITY) — Pengembang kawasan BSD City, Sinar Mas Land dan Hongkong Land kembali memperkenalkan konsep hunian mewah di Cluster Lyndon NavaPark, BSD...

Tol Serbaraja Seksi 1A Beroperasi...

PropertiTerkini.com, (BSD CITY) — Progres pembangunan proyek Jalan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) terus menunjukkan kemajuan. Bahkan, Seksi 1A yang menghubungkan kawasan The Green dengan AEON...