Tower Montsera di Tree Park City Tutup Atap, Serah Terima 2020

1
tree park city
Prosesi tutup atap digelar di lantai 35 Tower Montsera, Tree Park City, Tangerang, Sabtu (23/2/2019). Para perwakilan kontraktor, pengembang, juga konsumen hadir dalam acara tersebut. Diantaranya, Harry Budi Hartanto, Direktur Utama Pohon Group (kedelapan dari kiri); dan Norman Eka Saputra, Direktur Marketing Pohon Group (kesembilan dari kiri)./ Foto: Padre - Propertiterkini.com

Montsera merupakan menara kedua dari lima menara yang akan dibangun Pohon Group dalam kawasan Tree Park City di Tangerang. Proyek senilai Rp750 miliar ini diperkirakan rampung seluruhnya sekitar tahun 2045.

Propertiterkini.com – PT Intan Anugrah Persada, anak perusahaan Pohon Group kembali merampungkan konstruksi dan struktur Tower Montsera dalam kawasan Tree Park City.

Baca Juga: Pohon Group Mulai Bangun TreeParkCity di Tangerang

Seremoni tutup digelar di lantai 35 gedung jangkung tersebut dan dihadiri oleh perwakilan dari kontraktor, yaitu PT Pola Baja Panton Graha, Para Konsultan yakni PT. Arkitekton Limatama, PT. Metakom Inti Perkasa, PT. Cipta Sukses, PT. MultiMera Harapan, jajaran direksi dan pemegang saham, serta perwakilan pembeli.

Tower Montsera merupakan menara kedua dari lima menara yang direncanakan dalam kawasan Tree Park City. Sebelumnya pengembang telah menjual lebih dari 80 persen dari 450 unit di Tower Alpine. Adapun tersisa hanyalah unit small office home office atau SOHO yang dijual mulai Rp1,5 miliar.

Tree Park City yang dikembangkan dengan total investasi mencapai Rp750 miliar ini berada di Jalan MH. Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang.

Peluncuran Tower Montsera dimulai pada awal Juni 2018. Dari total sebanyak 460-an unit, sudah terserap sekitar 200 unit. Pembelinya sekitar 50 persen adalah investor dan separuhnya adalah end user.

Norman Eka Saputra, Direktur Marketing Tree Park City mengungkapkan, pada semester II 2018 lalu, ada sebanyak 14.000 unit rumah yang dikeluarkan oleh pengembang. Sebanyak 70 persen lebih telah terserap ke pasar dengan kisaran harga Rp600 juta hingga Rp2 miliar.

“Di sini kami coba memberikan solusi pilihan untuk rumah layak huni sama dengan dua orang di hunian vertikal. Seperti tipe Studio dengan harga Rp400 juga hingga Rp500 jutaan untuk Studio Plus,” ujar Norman usai prosesi topping off di Tangerang, Sabtu (23/2/2019).

Norman menambahkan, hunian tipe Studio mendominasi komposisi unit dibandingkan tipe 2 Bedroom di Tower Montsera.

“Walaupun tidak memiliki pekarangan, tapi unggulnya adalah di lokasi strategis. Berada di depan jalan protokol, dekat dengan transportasi massal dan berbagai fasilitas dan sarana lainnya,” sambungnya.

Baca Juga: Temukan Kebahagiaan Hidup dan Investasi di Alter Ego, Skandinavia

Salah satu potensi yang cukup menjanjikan adalah dari pasar sewa. Bahkan, Norman bilang, saat ini ada beberapa pemilik unit yang sudah bersiap menyewakan unitnya, baik untuk harian, bulanan hingga tahunan. “Rate antara Rp250.000-450.000 per hari. Dan okupansinya juga cukup baik, sekitar sini berkisar 70 persen,” kata dia.

Soal harga, Norman mengakui bahwa pihaknya tidak begitu agresif dalam menaikannya. Alasannya, kondisi pasar saat ini tidak sebaik pada 7-8 tahun lalu. Selain itu, pihaknya juga lebih memprioritaskan end user ketimbang investor.

“Awal kami pasarkan mulai Rp420 jutaan, saat ini dijual mulai Rp460 jutaan. Jadi naiknya sekitar 10 persen dalam periode 1 tahun lebih,” tegas Norman.

tree park city

Norman Eka Saputra, Direktur Marketing Tree Park City (kiri) dan Yoga Lim, Marketing, Manager Montsera by Tree Park City./ Foto: Padre – Propertiterkini.com.

Kebanyakan yang beli dengan cara angsuran langsung ke pengembang sebanyak 60 kali. “Itulah tipikal market end user karena mereka melihat mampu untuk mencicil langsung ke sini,” sambungnya.

Untuk 10 bulan tersisa dalam tahun ini, Norman menargetkan dapat menjual sekitar 100 unit apartemen di Tower Montsera dengan nilai sekitar Rp52 miliar.

Setelah merampungkan struktur Tower Montsera, pengembang menargetkan akan mulai melakukan serah terima unit di September 2020.

Sementara untuk menara selanjutnya, direncanakan akan dimulai di tahun 2021. Namun unit yang ditawarkan memiliki standar yang lebih tinggi, baik dari sisi ukuran unit maupun interior yang ada di dalamnya.

“Mungkin saat itu kami akan menawarkan dengan harga sekitar Rp700-900 jutaan, dengan luasan kira-kira 30 persen lebih besar dari hari ini,” imbuhnya.

Norman memperkirakan proyek seluruh proyek Tree Park City ini akan rampung di tahun 2045 mendatang. “Dengan catatan, kalau pasarnya masih tetap seperti hari ini,” tegasnya.

Montsera by Tree Park City dirancang untuk masyarakat modern dan milenial yang menyukai gaya tropis di tengah kota. Dengan lokasinya yang strategis, para penghuni akan mendapatkan hidup yang berkualitas, dan nyaman, dengan mengusung konsep ‘Green Serenity in Cosmopolitan Way‘, dimana penghuni dapat merasakan hunian dengan alam terbuka yang luas dan taman sebesar 2.500 meter persegi serta fasilitas yang lengkap di tengah Kota Tangerang.

Baca Juga: Sukses di Tangerang, Keppel Land dan Metland Bangun Perumahan di Jakarta Timur

“Semua kebutuhan hidup dapat dicapai dengan sangat mudah, mulai dari Pintu Tol Jakarta – Merak yang hanya berjarak 500 meter. Kemudian Bandara Internasional Soekarno Hatta, pusat perbelanjaan, rumah sakit, pusat pendidikan, hingga pusat niaga dan perbankan juga dekat dari lokasi kami ini,” Jelas Yoga Lim, Marketing, Manager Montsera by Tree Park City.

1 COMMENT