Tuesday, May 18, 2021
Pasang Iklan disini ....

11 Tahun Summarecon Bekasi, Kian Nyata Sebagai “Modern Compact City”

Salah satu produk baru yang tengah dipasarkan saat ini adalah Magenta Residence Tahap 2 yang hadir dengan pilihan tipe 5 x 11, 6 x 11, 7x 11 dan hook. Hunian tapak ini dipasarkan mulai dari Rp1 miliaran.

PropertiTerkini.com, (BEKASI) — Sebuah perjuangan dalam catatan perjalanan yang pajang ketika 2010 lalu PT Summarecon Agung Tbk, mulai mengembangkan proyek skala kota di utara Kota Bekasi.

Sejak awal, proyek mixed use Summarecon Bekasi telah dirancang sebagai sebuah kota modern yang smart dan compact. Maka, dalam proses pembangunannya pun, kawasan hunian dan komersial ditata dengan standar kota berskala internasional.

Baca Juga: Summarecon Bekasi Rilis Beragam Promo Spesial

Untuk kawasan komersial, beberapa fasilitas yang sudah dibangun, antara lain, mall, shop houses, office park, juga hotel. Selanjutnya ada, Trade Center, Modern Fresh Market, Automotive Center, Financial Center, dan Building Material Center.

Sedangkan untuk kawasan residensial, terdapat area-area hunian yang dirancang modern dan thematic, mulai dari perumahan, apartemen, townhouse hingga kondominium.

Albert Luhur, Executive Director PT Summarecon Agung, Tbk mengatakan, antara kawasan komersial dan hunian dirancang berwawasan lingkungan, yang bersanding penuh harmoni dalam tatanan kota modern.

“Perkembangan Kota Summarecon Bekasi sangat membanggakan, bahkan menjadi daya tarik baru bagi property seeker, baik end user maupun investor. Kota Summarecon Bekasi juga kini tumbuh menjadi ikon dan pusat destinasi, terutama untuk area komersial, termasuk untuk berolahraga, kuliner dan lifestyle,” kata Albert, Senin (5/4/2021).

Sebagai kota berwawasan lingkungan, Summarecon Bekasi dirancang mampu menyeimbangkan kehidupan modern dengan sarana dan daya dukung lingkungan yang harmonis.

Baca Juga: Summarecon Agung Targetkan Dana Rp1,5 Triliun dari Rights Issue

Seperti dengan 3 danau, sistem tata air mandiri dengan drainase yang tidak menimbulkan dampak sekitarnya, yaitu dengan perimeter ditch, juga didukung ketersediaan listrik dan pengolahan air Water Treatment Plant (WTP) dan juga Wastewater Treatment Plant (WWTP).

Kemudian dengan adanya sebanyak 8.885 pohon yang telah ditanam akan dapat memenuhi oksigen (O2) bagi lebih dari 16.000 jiwa. Untuk saat ini, sudah sebanyak 10.012 warga yang tinggal di Kota Summarecon Bekasi.

Semangat ecogreen yang diusung oleh Summarecon Bekasi juga melatarbelakangi beautifikasi Jalan Bulevar Ahmad Yani Summarecon Bekasi yang ditanami oleh 25 Pohon Tabebuya, serta pembuatan Hutan Kota seluas 9176 m² berlokasi di sebelah Decathlon.

Saat ini telah dimulai proses penanaman Pohon Tanjung sebanyak 25 pohon, serta Eucalyptus Rainbow 91 pohon yang ditargetkan selesai pada April 2021.

Intinya, pengelolaan kawasan kota ini dilakukan secara profesional melalui pengawasan Town Management yang andal dan berpengalaman.

Baca Juga: Unggul Akses, Grand Wisata Bekasi Pasarkan Hunian Mulai Rp900 Jutaan

Bahkan, untuk menunjang keamanan dan kenyamanan kawasan, Town Management Summarecon Bekasi juga telah menambahkan CCTV di 15 titik baru pada 2021 ini, sehingga saat kini terdapat 58 CCTV yang terpasang di berbagai sudut kawasan. Juga, terdapat penambahan jumlah pipa yang kini berjumlah 3 pipa dari semula 1 pipa, yang disalurkan langsung menuju Kali Bekasi.

Hingga 11 tahun ini, Kota Summarecon Bekasi terus tumbuh berkelanjutan tiada henti membangun beragam bentuk hunian modern, lifestyle center, komersial, kuliner, pusat bisnis, juga pusat pendidikan. Kota Summarecon Bekasi juga telah menjadi destinasi wisata, rekreasi, olah raga, hobi, kuliner, maupun musik dan budaya.

Bahkan, fly over KH Noer Ali yang dibangun pengembang telah pula menjadi ikon baru di Kota Bekasi, termasuk skybridge, sebuah fasilitas penyeberangan orang berdesain arsitektur modern.

“Sampai saat ini, pengembangan seluruh kawasan Kota Summarecon Bekasi mencapai 70 persen, jadi masih tersisa sekitar 30 persen yang belum terbangun,” lanjut Albert.

Baca Juga: Cluster La Seine Precast Jakarta Garden City, Hadir dengan Promo Berlapis

Yang paling berkesan dalam proses pengembangan proyek kota terpadu ini, kata Albert, adalah proses awal pengembangannya pada 2010 lalu. Saat itu, Summarecon Agung masuk ke wilayah Bekasi dengan mengusung sebuah konsep yang berbeda, serta pada kelas yang lebih tinggi.

“Berikutnya adalah ketika kami meluncurkan Apartemen The The SpringLake, karena saat itu belum ada apartemen berskala besar di sekitarnya. Bahkan di awal penjualannya, kami mendapatkan respons yang sangat baik,” terangnya.

Fasilitas Terbaru

Beberapa fasilitas baru yang dibangun dalam kawasan kota terpadu seluas 270 hektar ini, antara lain La Spezia, Waterfront Culinary.

La Spezia, menjadi magnet baru bagi mereka yang membutuhkan oase of calm di area Bekasi. Saat ini telah bergabung 2 tenant food ternama, yaitu Asian Village dan Shukaku (Chantel Food Space), sedangkan tenant de’Leuit, Peleton Bicycle Shop & Café, dan Simetri Cofee Roasters yang menyusul buka di tahun 2021 ini.

La Spezia berada di tepi danau berkonsep area waterfront culinary, yang juga dalam kawasan BCBD (Bekasi Central Business District) Summarecon Bekasi.

La Spezia juga dilengkapi jalur ramp yang terkoneksi langsung sampai dengan area promenade tepi danau, sehingga ramah bagi difabel.

Dengan total luas 1968 meter persegi, La Spezia nantinya dibagi menjadi 9 area, yaitu Center Building, East Building, West Building, Lawn, Event & Exhibition Area, Promenade, Wooden Deck, Jetty dan Parking Lot.

Baca Juga: Aplikasikan Teknologi RISHA, Kementerian PUPR Siap Bangun Rumah Warga Terdampak Banjir Bandang di Lembata

“Jadi salah satu fokus pengembangan kami dalam waktu dekat ke depan ini adalah di BCBD tersebut. Termasuk pengembangan La Spezia tahap dua dan selanjutnya,” tegas Albert.

Fasilitas terbaru berikutnya adalah Financial Center Summarecon Bekasi, yang merupakan area komersial bagi industri perbankan.

Salah satu bank yang telah bergabung, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang membangun Gedung Menara Mandiri. Kantor wilayah Bank Mandiri (Kanwil Jawa IV) ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi dan memiliki 17 lantai serta 4 lantai basement sebagai lokasi parkir.

Pengembang masih membuka peluang bagi pelaku bisnis perbankan yang ingin membuka usahanya di jantung Kota Bekasi tersebut. Masih dipasarkan sebanyak 4 kaveling siap bangun dengan luas mulai 1939 – 3232 meter persegi.

Fasilitas baru ketiga adalah Rumah Sakit Permata Keluarga, yang membeli 4 kaveling sekaligus dengan view menghadap ke danau. Hadirnya rumah sakit tersebut menambah fasilitas lainnya yang sudah ada, seperti Sekolah Islam Al-Azhar, Sekolah BPK Penabur, Universitas BINUS.

Promo Terbaru

La Spezia di Summarecon Bekasi
La Spezia di Summarecon Bekasi. (dok. SB)

Summarecon Bekasi juga meluncurkan tiga program promo terbaru untuk menarik minat beli calon konsumen.

Promo pertama adalah melalui Program Take The Easy Way, DP 0% dan Insentif PPN Hingga 100%.

Melalui program Take The Easy Way, para pembeli produk hunian Summarecon Bekasi khususnya unit The SpringLake Apartment, The SpringLake View Apartment dan The Primrose Condovilla, bisa menikmati promo DP 0% dan siap dihuni.

Baca Juga: Presiden Jokowi Pastikan Pemerintah Bangun Rumah Relokasi Bencana Longsor Adonara

Tidak hanya itu, lewat program Take The Easy Way ini, konsumen juga dapat menikmati FREE BPHTB, Subsidi biaya KPA, FREE AC dan TV LED. Bagi pembelian tunai keras, juga berhak mendapatkan diskon sampai dengan 20%, cicilan tunai keras hingga 60X, Tanpa DP dan Tanpa Bunga.

Program promo kedua adalah Program Insentif PPN dari Pemerintah Hingga 100%.

Melalui promo ini, pengembang menawarkan stok unit di The SpringLake, TheSpringLakeView Apartment dan The Primrose Condovilla.

Adapun promo ketiga, yakni Program “1 Tahun Bebas Worry“.

Melalui program ini, Summarecon Bekasi memberikan sebuah jaminan yang diberikan bagi pembeli rumah dan komersial di Summarecon selama satu tahun yang meliputi: kebocoran, kerusakan utilitas, kerusakan saniter, keretakan dinding dan lantai, serta kepudaran genteng, aluminium.

“Jadi konsumen akan benar-benar merasakan kenyamanan tinggal di Kota Summarecon Bekasi,” tambah Albert.

Salah satu produk baru yang tengah dipasarkan saat ini adalah Magenta Residence Tahap 2 yang hadir dengan pilihan tipe 5 x 11, 6 x 11, 7x 11 dan hook. Hunian tapak ini dipasarkan mulai dari Rp1 miliaran.

Pencapaian

Hingga tahun 2021 ini pun, Summarecon Bekasi masih terus mengedepankan pelayanannya berbasis digital. Antara lain dengan menghadirkan Virtual Show Unit yang dapat dilihat di sosial media dan atau kanal video 360° di laman resmi www.summareconbekasi.com. Sebuah pelayanan berupa House Tour secara virtual bagi calon konsumen yang ingin memilih untuk melihat-lihat unit properti dari rumah saja.

Dan atas berbagai inovasi serta terobosan yang dilakukan tersebut, pengembang pun diganjar dengan beberapa penghargaan bergengsi.

Mengawali tahun 2021, PT Summarecon Agung Tbk kembali mendapatkan penghargaan properti bergengsi yaitu Gold Champion untuk kategori Residential Property Developer dari ajang penghargaan bergengsi WOW Brand Festive Day 2021.

Sebuah apresiasi tertinggi juga diperoleh oleh Summarecon Bekasi yang berhasil dinobatkan sebagai The Best Premium Housing in Bekasi dari ajang penghargaan Urban City Awards 2021.

Baca Juga: 700 Rumah di Cendana Icon Lippo Village Terjual 85% dalam Sehari

Kawasan Summarecon Bekasi
Kawasan Summarecon Bekasi. (dok. SB)

Investasi Menjanjikan

Tidak heran, jika Summarecon Bekasi terus menjadi incaran para pembeli, baik end user maupun investor properti.

Potensi investasi, misalnya, tahun 2010 lalu dipasarkan Cluster Palm dengan harga Rp500 juta. Saat ini, rumah seken di klaster tersebut dibanderol sekitar Rp1,7 miliar.

Bahkan, Summarecon Bekasi juga membuktikan bahwa harga properti dalam kawasan itu tidak pernah terkoreksi, sekalipun dalam kondisi pandemi.

“Salah satu produk yang kami serahterimakan di saat pandemi 2020 lalu adalah Cluster Burgundy. Beberapa konsumen yang membeli sudah menjual kembali dengan keuntungan. Artinya selama pandemi, rumah di Summarecon Bekasi tidak mengalami koreksi, justru meningkat,” terang Albert.

Baca Juga: Dirikan Raja Renov di Awal Pandemi, Fendy Hidayat Malah Kebanjiran Pesanan

Untuk diketahui, Cluster Burgundy pada awalnya dijual mulai Rp1,3 miliaran di 2018 lalu. Tahun lalu sudah meningkat menjadi Rp1,5-1,6 miliaran.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU