Akhir Tahun, Jalan Tol Merak-Pasuruan 920 KM Bisa Dilalui

1
51
jalan tol merak-pasuruan
Ilustrasi Tol Surakarta-Sragen./ Foto: dok. Kementerian PUPR

Selain Jalan Tol Merak-Pasuruan, wilayah Pantai Selatan juga akan dibangun beberapa ruas tol baru, antara lain ruas Tol Cileunyi–Garut-Tasikmalaya (Cigatas) dan Yogya-Solo.

Propertiterkini.comJalan Tol Trans Jawa dari Merak hingga Pasuruan sepanjang 920 kilometer dipastikan akan dapat digunakan pada musim Liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Baca Juga:

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono dalam Rapat Kerja Evaluasi Pelaksanaan Mudik Lebaran 2018 dengan Komisi V DPR RI di Gedung DPR Jakarta, Selasa (24/7/2018) lalu.

“Tersambungnya Tol Trans Jawa (Jalan Tol Merak-Pasuruan) akan diikuti dengan penambahan rest area sementara, guna meningkatkan kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2019 yang lebih baik dari tahun 2018,” kata Menteri PUPR, seperti diberitakan dalam laman resmi Sekretariat Kabinet RI.

Selain rest area permanen, Kementerian PUPR juga akan menambah rest area sementara (TIS) di Jalan Tol Merak-Pasuruan yang hanya akan dibuka saat Mudik Lebaran, Natal, Tahun Baru atau libur panjang.




Selain itu, integrasi sistem transaksi juga akan terus diperluas pada ruas-ruas tol antar kota, sehingga mengurangi antrian di gerbang tol.

Sementara untuk mengimbangi wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa, di wilayah Pantai Selatan juga akan dibangun beberapa ruas tol baru, antara lain ruas Cileunyi–Garut-Tasikmalaya (Cigatas) dan Yogya-Solo.

Tol Semarang-Demak

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengemukakan, ruas tol Semarang-Demak juga akan segera dimulai tendernya untuk lebih menyempurnakan sistem jaringan jalan tol di Pantura Jawa, dan ditargetkan bisa dimulai pembangunannya tahun ini.

“Upaya lain untuk memantapkan sistem jaringan jalan nasional adalah dengan mengurangi beberapa perlintasan sebidang kereta api, melalui pembangunan Jalan Lingkar Tonjong pada ruas Prupuk-Bumiayu-Purwokerto, dan Underpass Karang Sawah akan diselesaikan pada tahun 2018,” sambung Basuki.

Ia menyebutkan, pembangunan flyover untuk mengurai kemacetan di perlintasan kereta juga diprioritaskan dibangun tahun 2019, seperti flyover Kroya yang ada di antara ruas Purwokerto ke Cilacap.

Terkait target penyelesaian pembangunan ini, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan, tantangan yang perlu diantisipasi antara lain ekspektasi masyarakat yang lebih tinggi akan layanan infrastruktur yang semakin cepat, aman dan nyaman serta euforia masyarakat yang ingin menggunakan jalan tol pada mudik Lebaran 2018.

1 COMMENT

Leave a Reply