Monday, January 25, 2021

Belum Tiga Bulan, Lebih Dari 1.500 Rumah Laku di Kota Podomoro Tenjo

Mungkin saat ini jarak Kota Podomoro Tenjo masih cukup jauh dari Jakarta. Namun pandemi mengajarkan bahwa meski di rumah pun, kita bisa tetap produktif dan bahagia dengan keluarga.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kota Podomoro Tenjo (650 hektar) – proyek pengembangan Agung Podomoro Group (APG) – kembali mendulang prestasi di tengah pandemi, dengan mencatat peminat mencapai lebih dari 1.500 unit.

Tingginya peminat hunian di kota baru tersebut tidak terlepas dari berbagai keunggulan yang dihadirkan. Salah satunya adalah harga hunian yang terjangkau, yakni mulai Rp200 jutaan.

Baca Juga: Intip Rumah Mewah Rp30 Miliar di Cluster Lyndon, BSD City

Assistant Vice President Kota Podomoro, Zaldy Wihardja mengatakan, terjangkaunya harga rumah tersebut membuka peluang yang besar bagi masyarakat luas, termasuk kalangan milenial dan keluarga muda.

Kota Podomoro Tenjo adalah jawaban buat para milenial yang ingin punya rumah sendiri. Didukung dengan lokasi yang strategis, akan memiliki value yang terus naik dalam waktu yang cepat,” ujar Zaldy dalam webinar dengan tema “Kota Podomoro Tenjo Pas Buat Kantong Milenial” di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Kota mandiri dan satelit baru ini, kata dia, juga didukung oleh infrastruktur Grand Transit Oriented Development (Grand TOD) yang akan memudahkan mobilitas masyarakat.

Kehadiran Grand TOD di kota mandiri tersebut akan mendorong masyarakat lebih disiplin menggunakan transportasi umum untuk aktivitas sehari-hari. Hal ini akan memangkas biaya dan waktu mobilitasnya.

“Ketika pandemi berakhir harga properti akan cenderung naik. Keputusan investasi hari ini akan menjadi keuntungan yang luar biasa dimasa depan,” kata Zaldy lagi.

Baca Juga: Maybank Lamudi Online Property Fair: Pengunjung Meningkat di Hari Sabtu

Banyak cara untuk mendapatkan hunian impian di Kota Podomoro Tenjo. Salah satunya melalui fasilitas KPR yang banyak ditawarkan oleh perbankan. Apalagi dalam situasi pandemi saat ini banyak bank yang menawarkan biaya uang muka yang rendah dan jangka waktu kredit lebih panjang. Sehingga besaran cicilan tidak terlalu memberatkan.

Berbagai keunggulan dari Kota Podomoro Tenjo tersebut, lanjut Zaldy, semakin menumbuhkan kepercayaan konsumen untuk segera memilikinya.

“Buktinya, dalam dua setengah bulan sejak diluncurkan, total minat yang masuk lebih dari 1500 unit,” imbuhnya.

Lebih Praktis

President Director ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa menambahkan, berbagai kemudahan yang ditawarkan saat ini adalah kesempatan yang paling baik bagi milenial untuk memiliki hunian dan berinvestasi.

Menurutnya, tren properti 2020 menunjukkan bahwa masyarakat milenial yang berusia muda pada umumnya menginginkan hunian yang praktis dengan harga yang terjangkau seperti di Kota Podomoro Tenjo.

“Kaum milenial pada umumnya adalah first home buyer yang ingin memiliki rumah yang kecil. Biasanya milenial juga tidak lagi menyasar properti di pusat kota, tetapi di pinggiran kota asalkan lokasinya dekat dengan sarana transportasi dan mendukung gaya hidup,” jelasnya.

Baca Juga: Bedah Rumah di Kalimantan Utara, Kementerian PUPR Alokasikan Rp52,5 Miliar

Pembelian properti saat ini, lanjutnya, juga didukung oleh bunga KPR yang tidak begitu tinggi yakni 7-9 persen per tahun. Besaran bunga KPR ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu yakni 11 persen dan lima tahun sebelumnya yakni 13 persen per tahun.

“Krisis sering kali melahirkan kesempatan untuk meraih hasil investasi yang lebih besar dibandingkan saat normal. Dan pandemi ini bisa jadi momentum yang pas buat milenial untuk investasi di Podomoro Tenjo yang murah banget harganya. Apalagi ini kualitas Agung Podomoro,” ujarnya.

Felicia Putri Tjiasaka seorang investor milenial mengaku bahwa properti adalah salah satu pilihan investasi untuk jangka panjang. Selain harganya cenderung akan terus naik, memiliki properti sesungguhnya juga telah memenuhi separuh kebutuhan sebuah keluarga.

“Mayoritas milenial pasti punya keinginan untuk memiliki keluarga. Dengan memiliki rumah, berarti separuh risiko berumah tangga seperti sudah terkelola dengan baik,” katanya.

Baca Juga: Cluster Baroni di Summarecon Serpong, Cocok untuk Milenial

Felicia juga mengingatkan kaum milenial untuk tetap waspada dalam berinvestasi. Jangan hanya fokus pada hasil, tapi abai terhadap produk dan risiko investasinya. Karena itu, bagi para milenial yang mayoritas pemula, membeli properti di pinggiran dengan harga yang sangat terjangkau seperti di Kota Podomoro Tenjo adalah pilihan logis saat ini.

“Jujur, jika melihat reputasi Agung Podomoro Group, rasanya mustahil masih ada rumah seharga Rp200 jutaan. Mungkin saat ini jaraknya cukup jauh dari Jakarta. Namun pandemi ini mengajarkan bahwa di rumah kita bisa tetap produktif dan bahagia dengan keluarga,” tutupnya.

1 COMMENT

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU