Far East Hospitality Buka Hotel Pertama di Jepang

0
Far East Hospitality
Ilustrasi Artistik dari Hotel Reve - hotel butik yang terinspirasi dari Indochina, kelak dikelola Far East Hospitality berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel dengan Five Elements Development di Vietnam./ dok. Far East

Operator perhotelan asal Singapura, Far East Hospitality juga mengelola dua hotel di Ho Chi Minh, Vietnam dengan nama Hotel Reve dan Suzu Hotel. Perusahaan juga akan meluncurkan merek baru, The Clan Hotel pada Triwulan II-2020.

PropertiTerkini.com – Far East Hospitality, operator perhotelan dan hunian berfasilitas lengkap (serviced residence) asal Singapura, membuka hotel pertamanya di Jepang.

Baca Juga: Waktu Terbaik Memesan Hotel di Jepang, Hawaii, Taiwan dan Singapura

Rencananya, hotel dengan brand Village pertama di luar Singapura tersebut akan dibuka pada Triwulan-II 2020. Village Hotel Ariake Tokyo akan menjadi hotel pertama dengan merek Village sekaligus memperluas jangkauannya di luar Singapura.

Village Hotel Ariake Tokyo merupakan usaha patungan dengan kepemilikan 50%-50%, antara Far East Hospitality dan Far East Organization. Hotel ini memiliki 306 kamar penginapan yang terletak di distrik Ariake, Kota Koto, sebelah timur Tokyo, Jepang.

“Industri perhotelan Jepang mengalami pertumbuhan permintaan yang stabil, khususnya dari segmen menengah di negara-negara tetangga. Menjelang Olimpiade Tokyo 2020, kami menilai ekspansi regional ini sebagai peluang untuk meningkatkan profil merek di kota internasional yang penting tersebut,” kata Arthur Kiong, Chief Executive Officer, Far East Hospitality dalam keterangannya dikutip dari PR Newswire.

Advertisement

“Jepang juga dikenal sebagai salah satu tujuan yang ramah keluarga di Asia, dan hal ini sangat selaras dengan DNA merek Village,” sambungnya.

Baca Juga: Restoran Wee Nam Kee Hadirkan Cita Rasa Otentik Khas Singapura

Terletak di dekat area laut Ariake, Village Hotel Ariake Tokyo menyasar komunitas bisnis dan pasar wisatawan lokal. Di dekat hotel terdapat lokasi bersejarah di Tokyo, Pasar Toyosu, pasar grosir makanan laut dan bahan pangan yang terbesar di dunia.

Village Hotel Ariake Tokyo
Ilustrasi Artistik dari Village Hotel Ariake Tokyo – properti perhotelan bermerek Village milik Far East Hospitality yang perdana di luar Singapura./ dok. Far East

Para tamu juga dapat berjalan ke Tokyo Big Sight, salah satu arena pertunjukan dan pusat pertemuan yang utama di Jepang, serta menjelajahi Ariake Arena, salah satu lokasi Olimpiade Tokyo 2020.

Gelanggang olahraga ini secara diagonal terletak di seberang Village Hotel Ariake Tokyo, serta kelak menghelat sejumlah ajang olahraga dan konser setelah Olimpiade Tokyo. Tokyo Disneyland Resort juga bisa ditempuh dengan mobil dalam waktu singkat.

Dua Hotel Baru di Vietnam

Far East Hospitality juga meneken perjanjian pengelolaan hotel dengan Five Elements Development untuk menjalankan dua hotel butik di Ho Chi Minh, Vietnam pada April 2019. Menurut perjanjian tersebut, kedua hotel akan memakai nama Hotel Reve dan Suzu Hotel.

Baca Juga: Ruang Kerja Kafnu Hadir Perdana di Vietnam

Hotel Reve, properti dengan 56 kamar penginapan, mengambil inspirasi dari jalan Le Cong Kieu—kawasan seni dan barang antik tertua di Vietnam yang mencerminkan era Indochina.

Suzu Hotel
Ilustrasi Artistik dari Suzu Hotel, hotel butik kedua yang segera dikelola Far East Hospitality berdasarkan Perjanjian Pengelolaan Hotel di Vietnam./ dok. Far East

Suzu Hotel terletak di Kota Jepang di Vietnam. Nama hotel ini berasal dari lonceng Suzu khas Jepang, secara tradisional diyakini dapat menarik keberuntungan. Dengan 30 kamar penginapan, Suzu Hotel akan memiliki onsen, restoran omakase, dan kamar tatami.

Kedua hotel butik tersebut segera dibuka pada Semester I-2020, dan akan menyasar kalangan wisatawan kelas atas dan gemar bertualang dari pasar-pasar utama di Tiongkok, Australia, serta Amerika Serikat.

Berkembang di Singapura

Selain merambah ke negara-negara lain, Far East Hospitality juga terus memperluas jangkauannya di Singapura. Perusahaan hotel ini terus berkomitmen terhadap pertumbuhan di negara asalnya untuk memenuhi permintaan pasar pada segmen menengah yang kian bertambah.

Baca Juga: COLLECTION Rouse Hill Jadi ‘Rebutan’ Investasi Properti di Sydney

Pada April 2019, perusahaan meluncurkan Village Hotel Sentosa dan The Outpost Hotel Sentosa sebagai bagian dari ekspansi usaha di wilayah setempat.

The Village Hotel Sentosa menyasar kelas menengah, termasuk para wisatawan dari pasar regional dan internasional. Hotel ini juga memiliki lokasi ideal bagi sejumlah pertemuan bisnis, acara menjalin relasi bisnis, serta rekreasi perusahaan.

Di sisi lain, The Outpost Hotel Sentosa secara khusus membidik kaum dewasa dan pasangan. Desain hotel ini terinspirasi dari kamar penginapan bergaya kolonial yang berwarna hitam-putih, memakai aksen kayu dan perpaduan natural. The Outpost Hotel Sentosa secara resmi membuka kolam renang eksklusif di atas bangunan pada Triwulan IV-2019.

Sejak diluncurkan, tingkat okupansi bagi Village Hotel Sentosa dan The Outpost Hotel Sentosa terus-menerus meningkat. Warga Singapura mengambil porsi 20% dari jumlah pemesanan kamar penginapan, sementara, 80% lagi berasal dari pasar internasional; Tiongkok dan Australia memiliki pangsa signifikan.

The Barracks Hotel Sentosa
Properti perhotelan terbaru dari Far East Hospitality -The Barracks Hotel Sentosa – segera dibuka pada akhir 2019./ dok. Far East

Far East Hospitality memperkirakan, jumlah pemesanan kamar dari pasar-pasar internasional tersebut terus bertumbuh pesat dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Juga: Novus Jiva Villa Resort, Landmark Anyer yang Segera Dibuka

Hotel ketiga di kawasan Sentosa, The Barracks Hotel Sentosa, segera dibuka pada akhir 2019. Menempati pos militer terdepan dari tahun 1904, hotel ini memiliki 40 kamar penginapan bergaya kolonial, serta menawarkan kolam renang dan jacuzzi bagi para tamu.

Ke depan, perusahaan akan meluncurkan sebuah merek baru—The Clan Hotel. Segera dibuka pada Triwulan II-2020, hotel dengan 324 kamar penginapan ini akan menyasar wisatawan bisnis kelas atas dan fasih memakai teknologi, berada di akhir usia 20-an tahun hingga pertengahan usia 40-an tahun, yang meminati hotel dengan kisah-kisah menarik.

Komentar