IBEW 2019 Gabungkan Empat Pameran Besar

1
IBEW 2019
[Kiri-Kanan]: Bonny Agung Cahyono, Service Business Director KONE Indonesia; Yandy Januar, Managing Director KONE Indonesia; Louise Chua, Project Director Reed Exhibitions Singapore; Iwan Prijanto, Ketua Umum Green Building Council Indonesia dan Suraj Rethnam, Regional Sales Manager Tridium./ Foto: dok. Reed Exhibitions

Salah satu dari empat pameran lingkungan terbesar Asia bertajuk IBEW 2019 adalah Smart Cities and Buildings (SCB) Asia. Pameran ini akan menampilkan perkembangan terbaru dalam solusi perkotaan dan kota pintar.

PropertiTerkini.comInternational Built Environment Week atau IBEW 2019 akan digelar pada 4-6 September 2019 di Marina Bay Sands Expo, Singapura. Pameran kali ini akan menggabungkan empat pameran besar di lokasi yang sama.

Baca Juga: Smart City Solusi Laju Urbanisasi Kota

Keempat pameran tersebut, yakni:

Pertama, BEX Asia

Kegiatan ini berfokus di ranah desain dan perencanaan terpadu. BEX Asia 2019 memasuki edisi ke-12 yang bertujuan untuk terus membuka landasan baru di ranah gedung hijau, dan menampilkan solusi berkelanjutan untuk bangunan di semua sektor.

Peserta pameran tahun ini di antaranya adalah USG Boral, Jurong Port, AGC, dan ST Engineering.

Sebagai negara yang sarat inovasi-inovasi kota pintar, Singapura senantiasa menjadi hub yang dinamis untuk formulasi ide, pengujian dan kolaborasi yang bertujuan untuk mengungkap solusi untuk tantangan-tantangan pembangunan di Asia.

Kedua, Innobuild (IB) Asia

Fokus pameran akan lebih kepada Konstruksi 4.0 yang juga bertujuan untuk membawa industri konstruksi ke masa depan. IB Asia 2019 adalah pertama digelar dan akan memamerkan bahan-bahan konstruksi mutakhir terbaru, serta alat dan teknologi yang akan mendorong dan meningkatkan produktivitas dan efisiensi sumber daya selama proses konstruksi bangunan.

Baca Juga: Usung Filosofi Bambu, Begini Keunikan Gedung Menara BNI

Pertama kali bergabung di bawah naungan IBEW, IB Asia tahun ini akan menampilkan pemain seperti CSR Hebel, FINALCAD, George Fischer, Greyform, Haulotte Singapore, iMax Modular and Robert Bosch.

Ketiga, Mostra Convegno Expocomfort (MCE) Asia

Pameran akan menampilkan solusi hemat energi dan energi terbarukan. MCE edisi Asia adalah pertemuan komunitas perdagangan terkemuka di kawasan ini. Dimana para profesional dan pakar yang berpikiran sama dapat bertukar gagasan tentang solusi hemat energi di bidang Mechanical, Engineering and Plumbing (MEP) di sektor lingkungan buatan dan energi terbarukan.

Keempat, Smart Cities and Buildings (SCB) Asia

Pameran yang menampilkan perkembangan terbaru dalam solusi perkotaan dan kota pintar. Pengembangan kota pintar menjadi sorotan di pameran SCB Asia 2019.

Baca Juga: Taman Indoor dan Outdoor: Yuk, Mari Menata Rumah!

Di Indonesia, gerakan kota pintar diadakan secara besar-besaran dalam program pemerintah bertajuk “Gerakan Menuju 100 Smart City“. Setidaknya 75 kota di Indonesia telah menerapkan konsep kota pintar dan diprediksi akan terus bertumbuh di masa depan.

SCB Asia 2019 akan menyoroti konvergensi teknologi dan konstruksi termasuk bagaimana solusi inovatif menciptakan kota yang lebih layak huni.

Peserta pameran termasuk Bridgetek, Commscope Solutions, CSG Group, ebm-papst dan Hanman International.

Untuk diketahui, keempat ajang pameran yang digabungkan dalam event IBEW 2019 ini adalah yang perdana. Kegiatan akan dipusatkan di Marina Bay Sands Expo and Convention Centre di Singapura pada tanggal 3-6 September 2019.

Baca Juga: Pentingnya Konsep Green Roof di Perkotaan

Didaulat sebagai ajang rantai nilai lingkungan binaan yang terintegrasi penuh pertama di Asia, IBEW 2019 merupakan platform ideal bagi para pemimpin industri dan profesional di bidang lingkungan binaan global untuk bertukar ide tentang kebijakan, inovasi, teknologi baru, serta tren terbaru yang membentuk masa depan industri konstruksi dan bangunan.

Bersama-sama, pameran ini akan mengumpulkan lebih dari 550 merek dagang, termasuk perusahaan-perusahaan dari Indonesia, dan lebih dari 50 pemimpin industri yang akan memaparkan inovasi terbaru dan praktik terbaik di bidang mereka masing-masing.

Lebih dari 12.000 delegasi bisnis diperkirakan akan bergabung di IBEW 2019 yang mengusung tema “Transforming the Way We Build”.

Inovasi dan Menghadapi Tantangan

Smart City Solusi Laju Urbanisasi Kota
Ilustrasi Kota Cerdas./ Foto: Thestack.com

Populasi perkotaan yang terus bertambah memacu kebutuhan-kebutuhan seperti perumahan yang terjangkau, serta infrastruktur sosial, transportasi dan utilitas yang kuat.

Dalam lima tahun terakhir, populasi perkotaan di Indonesia telah meningkat sebesar 53,5 persen, lebih dari setengah dari total populasi negara. Bahkan, total populasi gabungan Bandung, Jakarta dan Surabaya mencapai 16 juta pada tahun 2018.

Untuk memenuhi tuntutan akan infrastruktur perkotaan yang terus meningkat, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) bersama dengan instansi lokal lainnya telah memprakarsai program kota untuk mengembangkan bangunan yang lebih pintar dan lebih ramah lingkungan yang memungkinkan penghuninya untuk menjadi lebih produktif.

Baca Juga: Waktu Terbaik Memesan Hotel di Jepang, Hawaii, Taiwan dan Singapura

Para pengembang besar di masa kini diharapkan untuk membangun secara cepat dan efisien, tanpa mengorbankan keberlanjutan jangka panjang. IBEW 2019 dimaksudkan untuk mempercepat transformasi industri dengan memfasilitasi dialog, kreativitas, inovasi dan berbagi pengetahuan.

“Dalam lanskap dinamis yang saling terkait saat ini, kita melihat garis yang kabur di berbagai disiplin ilmu yang menarik di sektor lingkungan binaan. IBEW 2019 menyatukan para pengembang, insinyur, arsitek, surveyor, perencana, manajer fasilitas, dan profesional bangunan lainnya untuk memfasilitasi inovasi, kolaborasi dan penciptaan bersama yang bertujuan untuk memajukan industri bangunan dan konstruksi,” ujar Louise Chua, Project Director, Reed Exhibitions.

Para pengunjung empat pameran khusus kami akan dapat mempelajari bahan-bahan bangunan baru; solusi berkelanjutan dan energi terbarukan; teknologi yang akan meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya; serta sistem cerdas untuk meningkatkan pengalaman pemilik dan penghuni bangunan,” lanjut Louise Chua.

IBEW 2019 bertujuan untuk menampilkan serangkaian produk dan solusi inovatif untuk memenuhi setiap kebutuhan di seluruh rantai nilai lingkungan binaan.

Baca Juga: Rumah Dekat Stasiun MRT, Dilengkapi 4 Taman Tematik

Teknologi tetap menjadi inti dari inovasi untuk sektor bangunan, dengan meningkatnya adopsi kecerdasan buatan, drone, augmented reality, pencetakan 3D dan Building Information Modeling (BIM) yang mendorong peningkatan eksponensial dalam hal produktivitas dan efisiensi.

Industri ini juga terus berupaya untuk meningkatkan profil keberlanjutannya, melalui inovasi seperti bahan bangunan baru dan metode, serta praktik untuk mengurangi pemborosan konstruksi.

“Industri bangunan dan konstruksi saat ini menawarkan banyak peluang, tetapi juga menghadirkan tantangan-tantangan yang kompleks. Saat ini, para pemain di sektor lingkungan binaan harus dapat menawarkan solusi yang hemat biaya, tahan lama dengan dampak minimal terhadap lingkungan,” kata Fred Dart, CEO dan Founder, Bridgetek, penyedia solusi cerdas.

Baca Juga: Forest City Malaysia, Kota Canggih yang Mengguncang Masa Depan

“Kita tidak bisa lagi bekerja dalam silo. Platform seperti IBEW 2019 adalah gerbang penting bagi para pemain di seluruh sektor lingkungan binaan untuk bersama-sama mengeksplorasi potensi kolaborasi dan mengembangkan inovasi yang dapat membawa kemajuan lebih lanjut di industri ini,” sambungnya.

1 COMMENT