Infrastruktur Pacu SouthCity Jadi Sunrise Property Pondok Cabe

1
sunrise property Pondok Cabe
Kawasan superblok SouthCity akan menjadi sunrise property Pondok Cabe./ dok. SouthCity

Semakin lengkap beragam infrastruktur kian memacu kawasan SouthCity sebagai Sunrise Property Pondok Cabe. Value kawasan terdongkrak naik, demikian harga properti pun melambung. Sementara The Parc Apartment semakin diminati, baik sebagai tempat tinggal pun investasi.

PropertiTerkini.com (Tangerang Selatan) – Wilayah Selatan Jakarta seperti Pondok Cabe dan sekitarnya kini semakin berkembang. Ada beberapa hunian yang tumbuh, baik hunian vertikal maupun horisontal.

Baca Juga: Terjual 75 Persen, Apartemen The Parc Mulai Dibangun

Semua itu tidak terlepas dari ketersediaan infrastruktur. Baik untuk angkutan massal maupun jalan tol.

Di Lebak Bulus sudah terdapat stasiun dan depo Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus dan sejumlah rute Transjakarta.

Beberapa ruas tol baru juga sudah beroperasi, yakni Tol Depok-Antasari, Jagorawi dan Serpong. Terakhir, dibukanya Tol Cijago seksi II yang menghubungkan Cinere dan Kukusan.

Advertisement

Hal ini berdampak pada perkembangan hunian di sekitar wilayah Pondok Cabe. Selain harga yang kian menarik, akses ke daerah tersebut menjadikan Pondok Cabe incaran bagi investor properti maupun pengembang. Tak heran jika Pondok Cabe digadang-gadang sebagai sunrise property baru di Jabodetabek.

Baca Juga: Matahari Land: Menyambut Sunrise Property Bandung

Direktur Research and Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus, beberapa waktu yang lalu seperti dikutip sejumlah media mengatakan, dengan maraknya pembangunan infrastruktur di suatu kawasan bisa menjadi magnet bagi para konsumen untuk memilih properti.

“Masyarakat saat ini cenderung selalu menghubungkan rencana pembelian rumah dengan akses untuk transportasi. Daerah dengan kemudahan akses transportasi yang baik akan sangat diminati,” ujar Anton.

Menurut dia, produk properti yang dibeli harus memiliki kriteria yang bisa menjamin keuntungan bagi investor, yaitu lokasi strategis, fasilitas lengkap dan sesuai jaman, serta akses transportasi yang mudah. Pasalnya hal-hal tersebut dapat menjamin imbal hasil yang didapat oleh para investor ke depan.

The Parc di Segitiga Emas

Apartemen The Parc yang dibangun di Kawasan Pondok Cabe, bisa menjadi pilihan bagi para investor maupun end user yang tengah berburu hunian. Selain lokasi yang strategis, konsep hunian co living pertama di Jabodetabek ini juga menjadi nilai jual apartemen besutan pengembang PT Setiawan Dwi Tunggal.

Baca Juga: Grand Alexandria, Investasi Pasti di Sunrise Property Surabaya

Berada di kawasan Segitiga Emas antara 3 wilayah yaitu Jakarta (DKI Jakarta), Tangerang (Banten) dan Depok (Jawa Barat), The Parc memiliki keunggulan tersendiri sebagai kawasan hunian.



Keberadaan Bandara Pondok Cabe yang rencananya akan menjadi bandara komersial dan pembangunan akses jalan tol yang baru-baru ini beroperasi Tol Cijago Seksi II, Tol Andara dan Brigif 2, Tol Cinere, serta Tol R.E. Martadinata juga menjadi salah satu magnet bagi para investor untuk berburu hunian.

Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini juga menjadikan kawasan Pondok Cabe sebagai sunrise property baru sebagai kota penyangga Ibu kota. Selain itu, The Parc juga ditunjang dengan infrastruktur yang sangat mendukung seperti ruas Tol Martadinata dan Cijago, yang tentu juga akan membuat kawasan ini semakin menarik. Sementara akses transportasi juga sangat memudahkan, seperti Trans Jakarta melalui SouthCity dan jalur MRT Lebak Bulus.

Baca Juga: Synthesis Homes Tahap 2 Mulai Dipasarkan

Semakin strategisnya SouthCity, tentu akan pula membuat value kawasan ini menjadi semakin meningkat. Direktur SouthCity, Peony Tang mengatakan, keberadaan Apartemen The PARC yang sudah ground breaking 19 September 2019 lalu akan menjadi pilihan menarik, baik untuk investasi maupun tinggal.

“Properti memang asset yang tak pernah turun, apalagi jika fasilitas dan lokasinya bagus. Nilai dan harga pastinya akan terus naik dan kian tak terjangkau di kantong,” kata Peony.

The Parc, lanjut Peony, terinspirasi untuk mengembangkan lima aspek yang menjadi keunggulan apartemen tersebut. Yakni, Excellent Superblock, Excellent Facilities, Excellent Transportation, Excellent Location dan Excellent Technology.

Baca Juga: South Quarter Residence Mulai Dibangun

“Untuk Excellent Technology, The Parc memiliki sistem keamanan yang terjamin bagi penghuninya dengan menggunakan private access card dan free WiFi dengan akses internet cepat di area club house dan coworking space,” ujar Peony.

Cicilan Mulai Rp50.000

Associate Director SouthCity, Stevie Faverius Jaya menambahkan, pihaknya juga menyediakan inovasi serta kemudahan pembiayaan bagi para investor dan end user. Bahkan cicilannya bisa dimulai hanya dengan Rp50.000 per hari atau Rp1,5 juta per bulan.

“Kemudahan cicilan seperti ini hanya berlaku untuk unit terbatas saja,” ungkapnya.

The Parc merupakan kawasan superblok yang dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektar dengan 75% merupakan area hijau dengan berbagai fasilitas. Seperti coworking space, 50 meter olympic size kolam renang, kolam renang anak, taman bermain anak, lounge, lapangan badminton, gym, jogging track,serta free shuttle bus menuju TB Simatupang, UI Depok.

Sejak mulai dipasarkan Juni 2018 lalu, The Parc sudah terjual sekitar 75 persen dari total 391 unit di tower pertama.

Baca Juga: Pesona Jakarta Selatan yang Kian Melambung

“Kami targetkan penjualan hingga 100 persen di tahun ini dan selanjutnya kami akan memasarkan tower kedua,” pungkas Stevie.

Apartemen The Parc dibangun dengan dana investasi sebesar Rp800 miliar. Tower pertama merangkum sebanyak 391 unit dari total 1.701 unit. Tower pertama ini direncanakan akan mulai dibangun pada akhir tahun 2019 dan diperkirakan selesai pada Q2 2022. Sedangkan harga per unit The Parc Apartment dimulai dari Rp357 juta (tipe studio) hingga Rp731 juta (tipe 2 bedroom).

1 COMMENT

Komentar