Jalan Tol Trans-Jawa Rampung, Jakarta-Surabaya Hanya 12 Jam

4
jalan tol trans-jawa
Ilustrasi - Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi./ dok. Jasa Marga

Progres pengerjaan Jalan Tol Trans-Jawa sudah mencapai 95 persen. Saat ini tinggal menyisakan lima ruas tol sepanjang 230 kilometer.

Propertiterkini.com – Jelang akhir tahun, pemerintah giat menggenjot penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur. Salah satunya adalah Jalan Tol Trans-Jawa yang ditargetkan terhubung seluruhnya pada akhir 2018 ini.

Baca Juga: Sembilan Ruas Tol Trans Jawa Akan Beroperasi Mulai Juli Hingga Desember 2018

Jalan Tol Trans-Jawa menghubungkan wilayah barat Pulau Jawa (Jakarta) hingga wilayah timur, tepatnya Surabaya. Kelak terhubung, jalan tol ini memiliki total panjang 870 kilometer. Saat ini yang sudah beroperasi sepanjang 640 kilometer.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani mengungkapkan progres pengerjaan Jalan Tol Trans-Jawa sudah mencapai 95 persen. Dengan beroperasinya jalan tol ini, sebutnya, maka akan dapat memangkas waktu yang sangat signifikan dari Jakarta ke Surabaya.

“Jarak Jakarta-Surabaya sekitar 800 kilometer. Kalau dipacu dengan kecepatan 100 kilometer per jam mungkin hanya sekitar 8 jam,” ujar Desi melalui keterangan tertulis kepada media, Senin (12/11/2018).

Sementara jika menggunakan jalan nasional seperti saat ini, maka waktu tempuh perjalanan bisa mencapai 20 jam.

Namun demikian, Desi mengimbau agar pengguna jalan tetap harus memperhitungkan kemampuan saat mengemudi. Jika lelah harus beristirahat, tidak boleh dipaksakan.




“Sehingga waktu tempuh yang paling pas antara 10-12 jam. Idealnya seperti itu,” ucapnya.

Lima Ruas Belum Beroperasi

Adapun pengerjaan ruas Jalan Tol Trans-Jawa tinggal menyisakan lima ruas tol sepanjang 230 kilometer. Kelima ruas tol tersebut ditargetkan akan dibuka penuh sebelum minggu kedua Desember 2018.

Baca Juga: Akhir Tahun, Jalan Tol Merak-Pasuruan 920 KM Bisa Dilalui

Kelima ini yakni Tol Sragen-Ngawi sepanjang 51 kilometer, Tol Pemalang-Batang sepanjang 33 kilometer, Tol Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer, Tol Salatiga-Solo sepanjang 32 kilometer, dan Tol Wilangan-Kertosono sepanjang 39 kilometer.

Kendala di Jakarta-Cikampek

Meski kelak seluruh Jalan Tol Trans-Jawa sudah tersambung, namun masih mungkin waktu tempuh lebih lama, bahkan bisa mencapai 14 jam. Hal ini disebabkan oleh pembangunan jalan layang Tol Jakarta-Cikampek II (elevated).

“Saat ini Jakarta-Cikampek masih crowded. Sehingga mungkin sekitar 14 jam, belum bisa 12 jam. Jadi tergantung Jakarta-Cikampek saja,” ucap Desi.

Namun demikian, Desi mengakui jika pengerjaan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek punya dampak positif. Kelak ruas tol ini akan memecahkan persoalan kemacetan yang terjadi selama ini.