Jaringan IoT 0G Sigfox Indonesia Resmi Meluncur

Banyak kemudahan dengan menggunakan jaringan Sigfox Indonesia, baik untuk personal maupun kebutuhan bisnis. Pengembangan teknologi kota pintar (smart city) pun bisa didukung oleh berbagai produk sensor dari Sigfox.

1
sigfox indonesia
(Kiri-kanan): Kurnijanto Sanggono Chief Marketing Officer Sigfox Indonesia dan Johnny Swandi Sjam CEO Sigfox Indonesia, memperlihatkan beberapa perangkat sensor yang menggunakan jaringan IoT 0G di Indonesia. Sigfox resmi beroperasi di wilayah Jakarta, sekitarnya dan Bandung mulai 20 Februari 2020./ Foto: Padre

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Perusahaan penyedia jaringan asal Prancis, Sigfox resmi beroperasi di Indonesia. Sigfox Indonesia meluncur dengan jaringan 0G untuk Internet of Things (IoT).

Johnny Swandi Sjam, CEO Sigfox Indonesia mengatakan, beroperasinya jaringan Sigfox Indonesia juga telah didukung oleh lisensi perusahaan yang sudah dikeluarkan sejak Januari 2020. Juga Sertifikat Laik Operasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo).

Baca: Masa Depan Pengembangan Properti: Pengembang Tiongkok Beralih Menjadi Penyedia Robot

“Saat ini jaringan IoT 0G Sigfox sudah kita pasang di Jakarta dan sekitarnya. Jadi seluruh area Jakarta, kemudian di Bekasi, Depok, Tangerang dan juga ada di Bandung. Untuk tahap pertama di daerah-daerah tersebut yang rencananya akan kami launching di 20 Februari mendatang,” ujar Johnny kepada media di Rarampa Restoran, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2020).

Menurutnya, peluncuran tersebut sebagai bentuk dukungan Sigfox Indonesia untuk meningkatkan penggunaan IoT di Indonesia menuju revolusi industri 4.0. Johnny berharap, nantinya banyak pengembang atau sistem integrator yang mau mengembangkan IoT-nya dengan menggunakan jaringan Sigfox.

“Jadi Sigfox Indonesia ini juga urusannya dengan jaringan. Sama seperti GSM yang punya jaringan melalui tower base transceiver station (BTS). Kami juga sama punya BTS di tower-tower kami, juga ada yang kami sewa. Bedanya, kalau GSM untuk percakapan dari manusia ke manusia (handphone), kalau Sigfox untuk mesin ke mesin,” terangnya.

Misalnya, lanjut dia, “Kita pasang sensor di Kali Ciliwung di Bogor. Kita mau tahu permukaan air sudah berapa. Jadi dengan cepat kita bisa tahu banjirnya sudah di ketinggian berapa dan sudah sampai di mana. Jadi sensor akan memonitor, sehingga kita dapat data yang lebih cepat dan akurat.”




Baca Juga: Tiang Pintar BrightSites Bikin Kota Semakin Smart dan Cantik

IoT merupakan teknologi yang dapat merevolusi dan menjawab permasalahan di setiap aspek kehidupan. Menurut Johnny, peluncuran tersebut merupakan tahap awal Sigfox Indonesia untuk mewujudkan IoT dengan fokus memberikan teknologi terbaik bagi customer dan para mitra.

Jaringan Sigfox lanjutnya, akan memudahkan customer dan mitra dalam melakukan proses bisnis yang lebih efektif dan efisien. Dengan demikian mereka (customer/mitra-red) pun dapat dengan cepat mengambil keputusan untuk penanganan yang lebih cepat.

“Misalnya untuk perusahaan logistik, pengiriman barang. Kalau kita kasih sensor di pallet-nya, maka kita bisa track mulai dari pabrik sampai ke negara tujuan yang tentunya sudah punya jaringan Sigfox. Jadi akan terditek langsung. Inilah, manfaat-manfaat IoT untuk kepentingan bisnis,” katanya.

Perusahaan multinasional ini dapat dengan mudah melacak proses pengiriman melalui jaringan Sigfox yang telah tersedia di lebih dari 70 negara dengan sekitar 1.500 global customer. “Pengiriman melalui jaringan IoT 0G Sigfox, lebih aman, dayanya lebih rendah, dan tentunya biaya juga lebih sedikit karena tidak ada biaya roaming,” ungkap Johnny.

“Dengan telah tersedianya jaringan Sigfox di Indonesia, Anda tidak perlu khawatir. Silahkan gunakan dan manfaatkan teknologi IoT untuk kemudahan di dalam menjalankan usaha dan kehidupan pribadi,” lanjutnya.

Baca Juga: Produsen Pompa Grundfos Rilis Aplikasi SmArt Serv

Pada tahap awal, Sigfox Indonesia menawarkan dua perangkat sensor, yakni Personal Tracker dan Wallet Tracker. Produk sensor pertama dapat dimanfaatkan untuk melacak kendaraan, baik pribadi maupun kendaraan industri. Sementara Wallet Tracker dapat difungsikan sebagai tanda pengenal karyawan yang dapat dipantau melalui aplikasi.

“Produk kami juga bisa diaplikasikan untuk pengembangan sektor properti, pertanian, perikanan, dan sektor lainnya,” lanjut Johnny.

1 COMMENT