Masa Depan Pengembangan Properti: Pengembang Tiongkok Beralih Menjadi Penyedia Robot

2
masa depan pengembangan properti
Lokasi konstruksi prafabrikasi Country Garden di Shenzhen./ dok. Country Garden

Masa depan pengembangan properti pun penuh dengan gejolak penerapan teknologi. Bagi para pemilik properti, pemanfaatan teknologi baru ini berarti menghadirkan sejumlah robot dengan AI yang sanggup membersihkan lantai bangunan, menyapu, memotong rumput, serta melakukan patroli, dan lain-lain.

PropertiTerkini.com – Apakah industri properti dapat digantikan oleh sistem robotik? Di masa mendatang, berbagai lini kehidupan bisa saja ‘disusupi’ oleh robot-robot yang berkeliaran di berbagai perusahaan.

Baca Juga: Bohlam Pintar TP-Link yang Kenal Suara Pemiliknya

Masa depan pengembangan properti pun demikian adanya. Ini pula menjadi pencapaian terbesar pengembang properti asal Tiongkok Country Garden, perusahaan yang sahamnya terdaftar di bursa efek Hong Kong dan termasuk di dalam jajaran Fortune 500.

Pengembang mengumumkan rencana untuk menempatkan pihaknya sebagai perusahaan teknologi yang terdiversifikasi dan menciptakan berbagai produk gaya hidup di pasar dunia.

Pengumuman ini dibuat setelah penerbitan Laporan Keberlanjutan Usaha (Sustainability Report) ke-10 yang mengungkapkan visi, strategi, dan praktik pembangunan berkelanjutan di masa mendatang.

Advertisement

Perusahaan merintis penggunaan robot dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam manajemen properti – bisnis yang berkembang pesat, namun padat karya dan sejauh ini lamban dalam pemakaian teknologi baru – sehingga Country Garden menjadi pemimpin industri dalam hal mutu konstruksi dan pengelolaan komunitas.

Baca Juga: SCG Pamerkan Produk Canggih di Architect Expo, Ada Robot untuk Lansia

“Penggunaan robot akan menjadikan Country Garden sebagai pemimpin industri. Kami merasa sekarang ialah saat yang tepat untuk mengusung industri ke babak selanjutnya. Hal ini ditempuh dengan memakai sejumlah teknologi terkini yang tengah mengemuka agar pembangunan berkelanjutan bisa terwujud demi masa depan,” ujar Yeung Kwok Keung, Chairman of the Board, Country Garden, dalam keterangan resmi perusahaan.

“Sektor konstruksi termasuk salah satu dari sedikit industri yang berusia seribu tahun. Rencana tentang keberlanjutan usaha di masa mendatang akan mendorong kami untuk memakai berbagai teknologi terbaru di seluruh aspek sehingga industri ini bisa tetap mengikuti tren,” lanjutnya.

Tergerak oleh misi untuk “menciptakan masyarakat yang lebih baik lewat kehadiran perusahaan,” Country Garden telah menyelesaikan rencana pemanfaatan AI dalam manajemen properti, baik dalam layanan pelanggan dan analisis back-office. Perusahaan kelak memakai sejumlah teknologi yang tengah mengemuka, seperti IoT(Internet of Things), Cloud Computing, dan Edge Computing untuk pertama kalinya di seluruh aspek usaha.

Strategi untuk Pengembangan Properti

Pada 2018, perusahaan memperkenalkan robot-robot canggih dalam rekrutmen pegawai di kampus, memanfaatkan sistem berbasiskan AI saat melakukan wawancara di media daring (online).

Baca Juga: Atap Tenaga Surya Lebih Hemat 30 Persen

Tim SDM berhasil menghemat waktu dan tenaga dengan memakai pewawancara yang dilengkapi AI untuk menilai apakah seorang kandidat bisa memenuhi persyaratan kerja. Berdasarkan respons lisan, ekspresi wajah atau gerak tubuh kandidat, sistem AI dapat membuat keputusan dalam hitungan menit.

Dalam tahun yang sama, Country Garden meningkatkan jumlah Open Days, agar para pemilik rumah bisa menyaksikan proses pembangunan properti dari jarak jauh.

Keberhasilan langkah-langkah di sektor pembangunan digital tersebut, telah menghasilkan beberapa kesimpulan, seperti yang tercantum pada “2018 Sustainability Report“, serta keputusan yang diambil perusahaan untuk mewujudkan strategi digital secara holistis bagi proyek pengembangan properti yang kelak berpengaruh terhadap setiap aspek bisnis.

Baca Juga: Signify Perkenalkan Teknologi Lampu Interlaced Optics

Bagi para pemilik properti, pemanfaatan teknologi baru ini berarti menghadirkan sejumlah robot dengan AI yang sanggup membersihkan lantai bangunan, menyapu, memotong rumput, serta melakukan patroli, dan lain-lain.

Dengan 200.000 pegawai, termasuk 1.300 orang dengan gelar PhD, perusahaan membuat investasi besar dalam teknologi. Pada 2018, perusahaan menanamkan dana RMB 1.224 miliar dalam Litbang (R&D).

“Sejumlah teknologi baru dianggap penting dalam produktivitas, dan peluang di sektor manufaktur canggih sangatlah besar,” tulis Country Garden dalam “2018 Sustainability Report“, mengemukakan salah satu alasan mengapa perusahaan menjalankan reposisi sebagai perusahaan teknologi yang terdiversifikasi.

Baca Juga: Material Lantai Terbaru, Lebih Kokoh dari Keramik

Dengan demikian dapat dipastikan bahwa masa depan pengembangan properti akan penuh dengan penerapan teknologi canggih, salah satunya adalah penerapan robot sebagai pengganti atau pembantu manusia.

2 COMMENTS

Komentar