Jokowi: Oktober-Desember 13 Tol Beroperasi, Begini Kata Netizen

0
oktober-desember 13 tol beroperasi
Mulai Oktober hingga Desember 2018, sebanyak 13 ruas tol baru akan beroperasi di seluruh Indonesia./ dok. Kementerian PUPR

Sebanyak 13 tol beroperasi mulai Oktober hingga Desember tahun ini. Bagaimana tanggapan warganet terkait pencapaian pemerintah tersebut?

Propertiterkini.com – Infrastruktur adalah pondasi ekonomi bangsa. Demi konektivitas, logistik, dan menghidupkan ekonomi lokal, maka sektor ini pula menjadi prioritas pembangunan Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla. Bahkan jelang tutup tahun ini, persisnya sejak Oktober – Desember 2018, 13 tol beroperasi dengan total panjang 468 km di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Tol Desari Seksi I Beroperasi, Selanjutnya Sawangan – Bojong Gede

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, pada Oktober 2018 ini direncanakan terdapat empat ruas tol baru sepanjang 109 km yang siap dioperasikan. Seperti ruas Tol Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4 (37,3 km) dan ruas Tol Pemalang – Batang segmen Sewaka – Simpang Susun (SS) Pemalang (5,4 km). Kemudian ruas Tol Solo – Ngawi segmen SS Sragen – Ngawi (50,9 km) dan ruas Tol Ciawi – Sukabumi Seksi 1 Ciawi – Cigombong (15,4 km).

Selanjutnya di November 2018 ditargetkan 2 ruas tol baru siap untuk dioperasikan, yakni ruas Tol Pemalang – Batang seksi I dan II (SS Pemalang – Batang) sepanjang 33,8 km dan ruas Tol Semarang – Solo seksi 4 dan 5 Salatiga – Kartasura sepanjang 32,5 km.

Pada tutup tahun (Desember 2018), sebanyak 7 ruas tol dengan total panjang 292,8 km siap untuk dioperasikan. Ketujuh ruas tol tersebut merupakan bagian dari ruas Tol Trans Jawa dan Sumatera. Yakni ruas Tol Batang – Semarang seksi 1-5 (75 km), ruas Tol Ngawi – Kertosono segmen Wilangan – Kertosono yang dibiayai APBN (39,1 km).

Selanjutnya ruas Tol Kertosono – Mojokerto seksi 4 (0,9 km), Relokasi ruas Tol Porong – Gempol (Porong – Kejapanan) sepanjang 6,3 km, ruas Tol Gempol – Pasuruan seksi 3 Pasuruan – Grati (12,2 km), ruas Tol Pasuruan – Probolinggo seksi 1-3 Grati – Probolinggo Timur (32,4 km), dan ruas Tol Bakauheni – Terbanggi Besar Paket 1-4 sepanjang 126,9 km.

Baca Juga: Jokowi: Jalan Tol Bocimi Seharusnya Sudah Selesai Dari Dulu, Kenapa Belum Maju Satu Meter pun?

Sebagai informasi, dalam tiga tahun terakhir (2015-2017), panjang ruas-ruas tol baru di Indonesia bertambah 332 km. Sementara sejak Januari hingga September 2018, panjang jalan tol yang telah beroperasi adalah 136,1 km.

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo sempat membagi kabar soal 13 tol beroperasi sejak Oktober hingga Desember tahun ini, melalui akun Twitter miliknya, @jokowi.

Seperti biasa, kabar ini juga langsung mendapatkan komentar beragam dari warganet, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi hingga yang mencibir salah satu program andalan pemerintah itu.

Hingga saat ini sudah lebih dari 5.200 retweet dan 16.100 like. Berikut beberapa komentar netizen tersebut:




Imam Septiansyah (@Presidenwayang):
Ekonomi lokal atau ekonomi konglo @jokowi. Fokus perbaiki nilai tukar dolar aja dulu bro.
Negara lebih membutuhkan jalan daerah yang belum bagus, fasilitas pendidikan yg baik, BPJS yg sanggup buat mendanai yg sakit. Kita tidak terlalu membutuhkan jalan Tol

Kemudian dibalas oleh akun Rama12 (@Rama1281146220):
Anda bs berkilah skrg atas kinerja pak jokowi tapiii liat ntar bbrp tahun kemudian anda bakal liat bagaimana bermanfaat ny hasil yg skrg.

Panrita KITTA (@PanritaKITTA):
Ngutang lagi, bangun jalan buat yg punya mobil…keberpihakann terhadap rakyat kecil gak ada. Slogan wong cilik hanya tipu daya untuk melanggengkan kekuasaan. #2019PrabowoSandi

Diblas oleh Adhitya P Perdana (@BigAdhitya):
(jalan buat yang punya mobil) nyebar logistik pake becak ?

Rudy Satrio Wibowo (@kurus1003):
Semakin kedepannya teknologi tambah maju, pemerintah sudah bekerja memberi yg terbaik. Setidaknya bersyukur lah.

02 Del’v (@Delv44142652):
Kami Rakyat kecil,tdk bs pake jln tol yg jg hrs membayarnya,krn tdk punya mobil,kami butuh susu murah,untuk anak” agar cerdas,dan bs menjadi generasi milenia yg cerdas membangun Bangsa ini kedepannya.

Kemudian dibalas oleh Sir_bogiden (@bogiden):
Jalan tol diperlukan untuk kelancaran distribusi barang dan jasa,yg nantinya efeknya harga kebutuhan jg murah mas.

Hamdi 🇮🇩 (@3hamdih):
Alhamdulillah berkat bpk ! kota antar kota se Nusantara saling silahtuhahmi melalui Tol !Sehat sll ya presiden kami bpk @jokowi ! Aamiin yra

Baca Juga: Tol JORR 2 Mulai Beroperasi Tahun Depan

Sun Go Kong (@King_GoKong):
Tapi, jangan lupa bahwa semua ini berkat kerja sama antara Pemerintahan Presiden Jokowi dengan rakyatnya. Bangga bener punya presiden yang bisa menyatukan keanekaragaman bangsa ini.

falak! (@muhnfalakh):
Gunting pita lagi, warisan Pak SBY lagi #terimakasihPakSBY

Dibalas oleh lep (@koleppp_):
Pembangunan emang gak ada yg instan, kalo pembangunan presiden lama ga dilanjutin dikira kerja ga becus. Dilanjutkan malah dijelek-jelekin. Yg ngaku itu buatan asli jokowi ya akun2 buzzernya

Dan oleh Solehuddin (@solehuddin87):
Nanti kalau ada yang berpikiran terbalik gak usah dianggap ya pak, pasti itu kampret yang selalu berpikir kebalik. Sehat terus pak…