Tol Desari Seksi I Beroperasi, Selanjutnya Sawangan – Bojong Gede

3
jalan tol desari
Ruas Jalan Tol Depok - Antasari (Desari)./ dok. Kementerian PUPR

Rencananya Jalan Tol Desari akan terus dilanjutkan pembangunannya sampai Salabenda, Bogor. Kelak jalan ini dapat menjadi rute alternatif Jalan Tol Jagorawi dari Jakarta ke Bogor.

Propertiterkini.com – Presiden RI Joko Widodo baru saja meresmikan pengoperasian Jalan Tol Depok Antasari ( Tol Desari) Seksi I, ruas Antasari – Brigif sepanjang 5,8 kilometer di Gerbang Tol Cilandak Utama, Jakarta Selatan, Kamis (27/9/2018).

Baca Juga: Sawangan, Segitiga Emas Kota Berkembang

Adapun Jalan Tol Depok – Antasari mempunyai total keseluruhan panjang 21,60 kilometer dan terbagi dalam 3 seksi.

Seksi I (Antasari – Brigif) sepanjang 5,80 kilometer yang telah diresmikan. Kemudian Seksi II (Brigif – Sawangan) sepanjang 6,30 kilometer yang masih dalam progres konstruksi sebesar 26,71% dan ditargetkan beroperasi pada Januari 2019.

Dan terakhir Seksi III (Sawangan – Bojong Gede) sepanjang 9,50 kilometer yang baru akan dimulai pengerjaan konstruksinya dan ditargetkan beroperasi pada Januari 2021.

Baca Juga: CITAYAM-CILEBUT: Cerita Rumah Pinggiran yang (lagi) Naik Pamor

“Semoga jalan tol yang diresmikan hari ini dapat mempercepat mobilitas orang dan barang dari Jakarta menuju Depok,” kata Presiden Jokowi.

Pembangunan Jalan Tol Desari merupakan hasil kolaborasi dan kerjasama antara swasta dan BUMN, yakni PT CMNP, BUMN PT Waskita Toll Road dan PT Pembangunan Perumahan.



“Kalau kerjasama seperti ini dilakukan terus saya kira pembangunan tol dapat cepat diselesaikan,” kata Jokowi.

Beroperasinya Jalan Tol Desari yang menjadi penghubung Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) dengan JORR II ini dapat memecahkan masalah kemacetan yang sering terjadi di jalan arteri.

Baca Juga: Tarif Tol JORR Jauh Dekat Jadi Rp15.000

Khusus untuk Seksi I Antasari – Brigif melintasi lima kelurahan di kawasan Jakarta Selatan dan dua kelurahan di Kota Depok.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang juga hadir dalam peresmian tersebut mengatakan, Jalan Tol Desari direncanakan akan terus dilanjutkan pembangunannya sampai Salabenda, Bogor, sehingga kelak jalan ini dapat menjadi rute alternatif Jalan Tol Jagorawi dari Jakarta ke Bogor.

“Jalan tol ini sejajar dengan Tol Jagorawi, sehingga nanti kalau jalan tol ini tersambung sampai di Bogor, maka sekitar 40 persen arus lalu lintas di Jagorawi akan pindah kesini terutama bagi masyarakat di sekitar Kebayoran yang menuju Bogor,” ujar Menteri PUPR.

Jalan baru Pemda Bogor lewat Tajur Halang-Parung

Ruas Jalan Baru Pemda Bogor yang menghubungkan Jalan Tegar Beriman hingga Tajur Halang – Parung, juga kelak akan terkoneksi dengan Jalan Tol Desari./ Padre_Propertiterkini

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, hingga saat ini Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Desari untuk rencana pembangunannya masih sampai Depok. Namun menurutnya saat ini tengah dibahas rencana penambahan ruang lingkup PPJT Tol Desari hingga ke Salabenda, Bogor.

“Jika pembangunannya sampai Bogor, maka diperkirakan ada penambahan investasi dari sekitar Rp4,88 triliun menjadi Rp6,5 triliun,” tambah Herry.

Baca Juga: Akhir Tahun, Jalan Tol Merak-Pasuruan 920 KM Bisa Dilalui

Pengusahaan Jalan Tol Depok – Antasari dilaksanakan oleh PT. Citra Waspphutowa yang merupakan anak perusahaan PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) dengan saham mayoritas dimiliki PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) sebesar 62,50 %, PT Waskita Toll Road sebesar 25 % dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar 12,50 %.

Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol ditandatangani pada tanggal 29 Mei 2006 dan diamandemen pada tanggal 7 Juni 2011. Masa konsesi pengusahaan Jalan Tol Depok – Antasari adalah 40 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Konstruksi (SPMK).

Advertisement

3 COMMENTS

Komentar