Friday, July 10, 2020

Kementerian PUPR Kembangkan Teknologi Mortar Busa untuk Tanah Lunak

Teknologi mortar busa digunakan sebagai pengganti timbunan tanah, atau sub base yang biasanya dipakai tanpa memerlukan lahan yang lebar. Dapat dibangun tegak dan tidak memerlukan dinding penahan serta tidak perlu alat pemadat.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) mengembangkan Teknologi Mortar Busa. Salah satu teknologi terbaru ini disebut mampu mengatasi kerusakan infrastruktur jalan atau bangunan akibat tanah yang terlampau lunak.

Untuk diketahui, diperkirakan sekitar 20 juta hektar atau sekitar 10 persen dari luas total daratan Indonesia adalah tanah lunak. Penyebaran tanah lunak umumnya dijumpai pada daerah dataran pantai, antara lain di sepanjang pantai utara Pulau Jawa, pantai timur Pulau Sumatera, pantai selatan Pulau Kalimantan, pantai timur Pulau Kalimantan, pantai selatan Pulau Sulawesi, pantai barat Pulau Papua dan pantai selatan Pulau Papua.

Baca Juga: Bambu Laminasi, Material Bangunan yang Lebih Ramah

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mendorong para peneliti untuk menghasilkan karya yang memberikan dampak positif bagi penyediaan infrastruktur bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat dengan tetap memperhatikan kriteria murah, mudah, cepat dan berkelanjutan.

“Hasil-hasil Litbang sangat penting untuk mempercepat pencapaian target pembangunan infrastruktur melalui inovasi-inovasi yang lebih murah, lebih cepat dan lebih baik,” kata Menteri Basuki beberapa saat lalu.

Mortar busa merupakan optimalisasi penggunaan busa (foam) dengan mortar (pasir, semen dan air) berkekuatan tinggi sehingga ideal menjadi dasar atau perkerasan jalan pada tanah lunak yang dikembangkan oleh Pusat Jalan dan Jembatan (Pusjatan).

Mortar busa memiliki berat yang ringan di mana massa jenis maksimum 0,8 ton/m3 untuk lapis base dengan UCS minimum 2.000 kilogram/cm2, serta massa jenis maksimum 0,6 ton/m3 untuk lapis sub-base dengan UCS minimum 800 kilogram/cm2. Seperti mortar beton, mortar busa juga memiliki sifat memadat sendiri.

Baca Juga: Teknologi TCM Atasi Kerusakan Jalan di Musim Penghujan

Keunggulan dari teknologi ini di antaranya adalah dapat menghemat dana hingga 60-70 persen dan dapat menghemat waktu pengerjaan hingga 50 persen jika dibandingkan dengan konstruksi konvensional. Selain itu juga ramah lingkungan karena menggunakan lebih sedikit material konstruksi terutama bahan alam.

Salah satu pemanfaatan teknologi mortar busa ini adalah Jalan Layang Antapani di Bandung, Jawa Barat. Jalan Layang Antapani merupakan pilot project teknologi Corrugated Mortar Busa Pusjatan (CMP) yang baru pertama kali diterapkan di Indonesia. CMP adalah pengembangan teknologi mortar busa yang dikombinasikan dengan struktur baja bergelombang. Pekerjaan lainnya antara lain Flyover Klonengan di Tegal dan Flyover Manahan di Solo.

Teknologi mortar busa ini digunakan sebagai pengganti timbunan tanah, atau sub base yang biasanya dipakai tanpa memerlukan lahan yang lebar karena dapat dibangun tegak dan tidak memerlukan dinding penahan serta tidak perlu alat pemadat karena dapat memadat dengan sendirinya.

Baca Juga: Aspal Karet Untuk Jalan, Ternyata Lebih Unggul

Penggunaan baja bergelombang, selain mempercepat waktu pelaksanaan pembangunan jalan layang juga lebih efisien secara pembiayaan.

3 COMMENTS

BERITA TERKAIT

Progres 70 Persen, Huntap di...

PropertiTerkini.com, (SULAWESI TENGAH) – Kementerian PUPR terus mendorong progres pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk masyarakat korban bencana alam di Provinsi Sulwesi Tengah (Sulteng). Sejak dilaksanakan...

4.500 Rumah di Jambi Terima...

PropertiTerkini.com, (JAMBI) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menyalurkan program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun...

Tol Padang – Sicincin Ditargetkan...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melaksanakan pembangunan Tol Sirip Pekanbaru - Padang pada Padang – Sicincin sepanjang 30,4...

Progres Rumah Susun Pasar Jumat...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan Rumah Susun Pasar Jumat, Jakarta, Senin (6/7/2020). Pembangunan rusun disamping...

Semester I, Penyaluran Dana FLPP...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Penyaluran dana pembiayaan perumahan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) per 30 Juni 2020 tercatat telah mencapai sebesar Rp7,366 triliun untuk 72.760...

Kementerian PUPR Tetapkan 19 Balai...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) telah menetapkan 19 lokasi Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (Balai PPP) Direktorat Jenderal Perumahan. Keberadaan Balai...

PROPERTI TV

00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...
00:04:41

Genap Berusia 10 Tahun, CentrePark...

Genap sudah CentrePark berusia 10 tahun pada 15 November lalu. Perusahaan manajemen parkir nasional nomor 1 di Indonesia tersebut, kini telah mencapai lebih dari...

BERITA TERBARU

Progres 70 Persen, Huntap di...

PropertiTerkini.com, (SULAWESI TENGAH) – Kementerian PUPR terus mendorong progres pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk masyarakat korban bencana alam di Provinsi Sulwesi Tengah (Sulteng). Sejak dilaksanakan...

Lemari Es Kirei Sakura, Lengkapi...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) kembali meluncurkan produk baru, yakni lemari es Kirei III. Ini adalah produk baru kedua yang diluncurkan...

4.500 Rumah di Jambi Terima...

PropertiTerkini.com, (JAMBI) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menyalurkan program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun...

Dua Bulan Anjlok, Penjualan Produk...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah virus Corona atau COVID-19 berdampak besar pada anjloknya bisnis elektronik Indonesia. Penjualan produk PT SHARP Electronics Indonesia (SEID) juga mencatat...

Srimaya Commercial, Cocok Bagi Startup,...

PropertiTerkini.com, (BEKASI) – PT Summarecon Agung Tbk akan meluncurkan produk terbaru sebagai kawasan komersial ekonomis, yakni Srimaya Commercial. Ruang usaha dalam kawasan perumahan Srimaya...

Sudah Siapkan Rumah untuk 3...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Sebagian anak muda atau milenial mungkin akan lebih mengutamakan kesenangannya, seperti traveling atau berbelanja. Itu tidak salah. Namun pentingnya juga berpikir...