Monday, June 14, 2021

Kementerian PUPR Salurkan Program BSPS di Provinsi Gorontalo Sebanyak 5 Ribu Unit

Tahun 2020 Kementerian PUPR menyalurkan Program BSPS di Provinsi Gorontalo sebanyak 5 ribu unit dengan total anggaran Rp 87,5 miliar. Kini, rumah yang sudah dibedah menjadi tempat wisata baru karena mural warna-warni.

PropertiTerkini.com, (GORONTALO) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Perumahan telah menggulirkan bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dikenal dengan Bedah Rumah dengan alokasi anggaran Rp4,78 triliun pada tahun 2020.

Gencarnya program BSPS dengan skema Padat Karya juga bertujuan untuk memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak Pandemi COVID-19 sekaligus meningkatkan kualitas rumah layak huni.

Baca Juga: BCA Expoversary Online 2021 Dimulai, Bunga KPR Spesial 3,88% dan 865 Properti Seken

Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, program BSPS ini dilakukan dengan metode Padat Karya Tunai (PKT). Tujuannya untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi angka pengangguran. Seperti membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah.

“Saya harap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Menteri Basuki.

Salah satu provinsi yang mendapat program BSPS adalah Provinsi Gorontalo yang pada tahun 2020 Kementerian PUPR menyalurkan program BSPS sebanyak 5.000 unit dengan total anggaran Rp87,5 miliar.

Bantuan program ini tersebar di enam kabupaten atau kota di Provinsi Gorontalo, yakni Kabupaten Gorontalo (1.550 unit), Kabupaten Bone Bolango (879 unit), Kabupaten Pohuwato (520 unit), Kabupaten Gorontalo Utara (717 unit) , Kota Gorontalo (553 unit), dan Kabupaten Bolaemo (781 unit).

Baca Juga: Omzet Naik di 2020, Begini Pesan Presdir ERA Indonesia di NBC 2021

Pelaksanaan Program BSPS di Provinsi Gorontalo secara umum dilaksanakan dengan skema padat karya dan berkolaborasi dengan program pemberdayaan lainnya untuk kebutuhan sanitasi seperti MCK dan air bersih guna memenuhi kriteria rumah layak huni.

Salah satu warga Gorontalo yang sudah merasakan manfaat program BSPS adalah Suwarni Pakili yang tinggal di Kelurahan Dembe 1 Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.

Ia mengaku sangat senang bisa mendapatkan bantuan bedah rumah meskipun jumlah bantuan yang diterimanya tidak terlalu besar, tetapi cukup memacu semangat dirinya dan masyarakat sekitar untuk mengubah rumahnya menjadi lebih layak huni.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Menteri PUPR, Dirjen Perumahan dan semua pihak yang telah membantu perbaiki rumah ini. Saya minta program ini bisa dilanjutkan karena masih banyak rumah yang tidak layak huni,” kata Suwarni, sambil menunjukkan rumah yang dicat dengan berbagai cat warna-warni dan bergambar kapal berukuran besar di bagian dinding luarnya.

Rumah Suwarni yang sebelumnya rusak dan tidak layak huni kini sudah dilengkapi dengan akses sanitasi yang baik dan fasilitas air bersih yang memadai. Suwarni mendapat bantuan Rp17,5 dana Program BSPS dari Kementerian PUPR.

Baca Juga: Kementerian PUPR Gandeng Bank 9 Jambi Salurkan Dana Program BSPS

Bahkan, rumahnya kini banyak dikunjungi orang untuk mengambil dokumentasi baik foto maupun video dengan latar rumah yang dihiasi berbagai lukisan yang salah satunya menggambarkan tenggelamnya Kapal Titanic pada dinding rumah.

Selain Rumah Suwarni, lewat kegiatan Program BSPS di Kelurahan Dembe 1, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, kini di daerah tersebut juga banyak rumah-rumah BSPS yang telah rampung 100 persen dan sekarang ada sekitar 20 rumah menjadi tempat wisata karena konsep muralnya dengan dicat warna–warni tiga dimensi.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU