Penanganan Jalan Kawasan Wisata Danau Toba Capai 56 Persen

0
Kawasan Wisata Danau Toba
Hingga 14 Oktober 2019, progres fisik penanganan jalan di Kawasan Wisata Danau Toba mencapai 56 persen./ Foto: Kementerian PUPR

Target penanganan ruas jalan Kawasan Wisata Danau Toba pada 2019 sepanjang 487,27 kilometer meliputi pekerjaan preservasi dan pelebaran; pekerjaan pemeliharaan rutin preventif dan rekonstruksi jalan; serta rehabilitasi dan pemeliharaan rutin 3 titik jembatan. Hingga 14 Oktober, progres fisik mencapai 56 persen.

PropertiTerkini.com (Toba, Sumatera Utara) – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap akan mengakselerasi pengembangan destinasi wisata setempat dan memudahkan wisatawan mencapai lokasi wisata.

Baca Juga: Konsep Waterfront City Dikembangkan di Tano Ponggol

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” kata Menteri Basuki seperti dipublikasikan dalam keterangan resminya.

Salah satunya adalah ruas jalan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara. Untuk ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga akan terus meningkatkannya.

Adapun pada tahun 2019, anggaran peningkatan jaringan jalan Kawasan Wisata Danau Toba sebesar Rp312 miliar yang digunakan untuk beberapa kegiatan. Diantaranya rekonstruksi jalan, pelebaran, rehabilitasi, pemeliharaan rutin, dan penggantian jembatan.

Advertisement

Baca Juga: Aspal Karet Untuk Jalan, Ternyata Lebih Unggul

Target penanganan ruas jalan Danau Toba pada tahun 2019 sepanjang 487,27 kilometer meliputi pekerjaan preservasi dan pelebaran Jalan Pangururan-Ambarita-Tomok-Onan Runggu (76,9 kilometer). Kemudian Jalan Tele-Pangururan-Nainggolan-Onan Runggu (69 kilometer) dan Jalan Tebing Tinggi-Pulua Siantar-Parapat (109,9 kilometer). Ketiganya menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multi years contract (MYC) sebesar Rp265,70 miliar.



Pekerjaan pelebaran jalan di Kawasan Wisata Danau Toba
Pekerjaan pelebaran jalan di Kawasan Wisata Danau Toba, Sumatera Utara./ Foto: Kementerian PUPR

Kemudian dua pekerjaan pemeliharaan rutin preventif dan rekonstruksi jalan dengan biaya Rp90,1 miliar yakni ruas jalan Batas Kabupaten Dairi Dolok Sanggul-Siborong Borong-Batas Kabupaten Tobasa-Silimbat-Parapat-Silangit-Bandara Silangit (162,74 kilometer) dan di Batas Provinsi Aceh-Batas Kota Sidikalang Panji-Merek-Batas Kabupaten Dairi-Batas Kabupaten Samosir dan Jalan Dalam Kota Sidikalang (85,33 kilometer).

Baca Juga: Homestay dan Tourist Guide Diluncurkan di Danau Toba

Selain itu juga dilakukan rehabilitasi dan pemeliharaan rutin 3 titik jembatan di Jalan Batas Kabupaten Dairi-Dolok Sanggul-Siborong Borong-Batas Kabupaten Tobasa-Silimbat-Parapat-Silangit-Bandara Silangit (2,02 kilometer) dengan biaya Rp2,37 miliar dan 2 titik jembatan di ruas Batas Provinsi Aceh-Batas Kota Sidikalang Panji-Merek-Batas Kabupaten Dairi-Batas Kabupaten Samosir dan Jalan Dalam Kota Sidikalang (378,4 meter) dengan biaya Rp344,797 juta serta penggantian Jembatan Tano Ponggol sepanjang 170 meter dengan biaya Rp3,65 miliar.

Dari total panjang ruas Jalan Danau Toba 487,27 kilometer, hingga 14 Oktober 2019 progres fisik penanganannya mencapai 56 persen atau sepanjang 296,15 kilometer.

Baca Juga: Jalur Pansela, Panoramic Road di Selatan Jawa

Kawasan Wisata Danau Toba merupakan salah satu KSPN super prioritas yang dikembangkan pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dan wisata.

Kawasan Strategis Pariwisata Nasional
Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara./ Foto: Kementerian PUPR

Komentar