Thursday, January 28, 2021

Progres Rumah Susun Pasar Jumat Capai 90%

Rusun Pasar Jumat dibangun di atas lahan Komplek Perumahan Kementerian PUPR seluas 5.300 meter persegi. Rusun ini juga tidak jauh dari stasiun MRT di Lebak Bulus, Jakarta.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan Rumah Susun Pasar Jumat, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Pembangunan rusun disamping untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), juga diperuntukkan bagi para mahasiswa, pelajar, santri, dan pekerja, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri.

Baca Juga: Rusun Pasar Jumat Segera Rampung, Dekat Stasiun MRT

Diharapkan dengan penyediaan hunian yang layak berupa rusun dapat memberikan kontribusi nyata bagi produktivitas masyarakat dalam bekerja, sekaligus sebagai persiapan menghadapi tatanan baru (new normal).

Menteri PUPR Basuki menyampaikan kepada PT Brantas Abipraya selaku kontraktor pelaksana untuk segera menyelesaikan pembangunan Rusun tersebut dengan tetap menjaga kualitas agar bisa dimanfaatkan ASN dengan baik.

Dalam tinjauan tersebut Menteri Basuki didampingi Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi AH melakukan pengecekan lapangan ke unit hunian di lantai 3, kesiapan lift, tangga darurat, tempat parkir dan landscape bangunan.

Rumah Susun Pasar Jumat merupakan infrastruktur perumahan yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Baca Juga: Pendapatan SML Tembus Rp1,5 Triliun di Tiga Bulan Pandemi

Rusun tersebut dibangun di atas lahan Komplek Perumahan Kementerian PUPR seluas 5.300 meter persegi. Rusun ini juga tidak jauh dari stasiun moda transportasi berbasis rel Mass Rapid Transit (MRT) atau Moda Raya Terpadu di Lebak Bulus, Jakarta.

Kehadiran Rusun berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang lokasinya dekat dengan transportasi publik diharapkan memberikan nilai efisiensi tinggi bagi masyarakat perkotaan, khususnya para ASN.

Diharapkan konsep hunian terintegrasi ini dapat lebih banyak dikembangkan di kota-kota besar lainnya di Indonesia, sehingga dapat menurunkan angka backlog pemilikan dan penghunian rumah sekaligus meningkatkan kualitas hunian yang layak.

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH menyatakan progres fisik pembangunan Rumah Susun Pasar Jumat hingga saat ini sudah sekitar 90 persen. Ditargetkan pada akhir bulan Juli 2020 seluruh pekerjaan konstruksi bangunan sudah rampung.

Baca Juga: Kementerian PUPR Tetapkan 19 Balai PPP, Ini Lokasinya!

Luas bangunan utama Rusun Pasar Jumat sekitar 2.800 meter persegi terdiri dari 18 lantai yakni 16 lantai untuk hunian sebanyak 460 unit dan 2 lantai untuk fasilitas bermain anak dan fasilitas umum yang berada di lantai 1 dan 2.

rumah susun pasar jumat
Salah satu tipe kamar di Rumah Susun Pasar Jumat. (Foto: PUPR)

Untuk menambah kenyamanan penghuni, setiap unit pada Rusun Pasar Jumat didesain dengan tipe 36 yang dilengkapi dengan fasilitas 1 kamar utama, 1 kamar anak, ruang tamu, kamar mandi shower dan toilet duduk, dan ruang jemur pakaian dengan daya listrik 2.200 KWh.

Pembangunan Rumah Susun Pasar Jumat menerapkan sistem teknologi beton ringan precast lantai dan dinding. Untuk precast pada lantai menggunakan Hollow Core Slab (HCS) dan untuk precast pada dinding menggunakan Lightweight Cement Wall (LCW) sebagai wujud kemajuan teknologi konstruksi di Indonesia.

LCW merupakan salah satu inovasi material beton ringan dan sangat efisien dari sisi waktu kerja dengan kualitas kedap suara, tahan api, dan tes beban yang cukup banyak.

Sementara HCS sebagai salah satu terobosan dalam konstruksi lantai beton untuk bangunan bertingkat yang menggunakan sistem prategang dimana kabel ditarik terlebih dahulu pada suatu dudukan khusus yang telah disiapkan dan kemudian dilakukan pengecoran.

Baca Juga: Corona Bikin Pemerintah Lebih Bersemangat Bangun Sejuta Rumah

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Direktur Rusun Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Maryoko Hadi dan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa I Bisma Staniarto.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU