Tuesday, April 7, 2020

BERITA PROPERTI

Intiland: Corona, Tantangan Berat Tahun Ini

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah global virus Corona atau Covid-19 telah secara langsung berdampak negatif terhadap perekonomian dan bagi upaya pemulihan industri properti nasional. Bahkan...

Ternyata 433 Desa di Timur Indonesia Belum Dialiri Listrik

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - Indonesia memiliki sebanyak 83.436 desa. Dari jumlah itu, ternyata masih sebanyak 433 desa yang belum dialiri listrik. Hal itu dikatakan oleh Menteri...

Siapkan Akomodasi Bagi Tenaga Medis, Kemenparekraf Gandeng RedDoorz

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) menggandeng RedDoorz - platform manajemen dan pemesanan hotel online -...

Cocok Untuk Perkantoran dan Ritel, Terminal Pemindaian Wajah MinMoe “Tanpa Sentuhan”

PropertiTerkini.com, (HANGZHOU) – Satu teknologi terbaru besutan Hikvision, vendor terkemuka dunia untuk berbagai produk dan solusi video keamanan. Namanya, Terminal Pemindaian Wajah MinMoe, produk...

Strategi Pengembang Raup Untung di Tengah Wabah Covid-19

PropertiTerkini.com, (SURABAYA) – Di tengah gejolak ekonomi global yang memengaruhi stagnasi bisnis properti Tanah Air, para pengembang pun lebih agresif melakukan berbagai strategi dan penetrasi pasar guna kembali menggairahkan bisnis properti. Mulai dari promo dan gimik-gimik menarik hingga menghadirkan properti dengan harga yang lebih terjangkau menyasar segmen gemuk, menengah ke bawah.

Pengamat properti yang juga CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda bahkan mengatakan bahwa sektor properti Indonesia tambah ‘cuti’ lagi gegara merebaknya wabah virus corona (Covid-19). Berdasarkan data yang dirilis Indonesia Property Watch di akhir tahun 2019, sebenarnya pasar perumahan telah menunjukkan pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 sebesar 10,5 persen (yoy). Namun masuknya wabah Covid-19 sebagai faktor yang tidak diperhitungkan membuat banyak pihak meragukan tren naik pasar properti di tahun 2020.

Baca Juga: Pasar Properti Surabaya: Lifestyle Belum Siap, Developer Terlalu Optimis

Menurut Ali, kondisi properti saat ini sebenarnya sangat dipengaruhi faktor-faktor diluar siklus pasar properti itu sendiri. “Pasar properti di tanah air secara fundamental harusnya sudah siap naik, namun beberapa faktor yang berada diluar siklus pasar properti itu sendiri membuat bisnis properti harus menghitung ulang kesiapannya untuk naik pada tahun 2020,” jelas Ali melalui keterangan tertulisnya, Rabu (11/3/2020).

Ali melanjutkan, sebelum ada wabah Covid-19, para investor masih menahan untuk investasi properti. Dengan kondisi saat ini pastinya akan sangat memengaruhi psikologis pasar investor untuk semakin lama menahan diri berinvestasi di sektor properti. Meskipun secara daya beli para investor ini masih mempunyai potensi yang sangat besar. Paling tidak terdapat Rp5.999 triliun dana pihak ketiga yang masih ‘parkir’ di perbankan yang belum digunakan sebagai dana investasi.

Sementara untuk pasar di segmen end-user, sambung Ali, saat ini pasar gemuk yang masih berpeluang di sektor properti adalah pasar dengan harga properti di bawah Rp1 miliar yang sebagian besar merupakan pasar end-user.

Baca Juga: Imbas COVID-19, Qatar Airways Keluarkan Kebijakan Baru

Namun demikian, berdasarkan survei singkat yang dilakukan Indonesia Property Watch, pasar end-user yang seharusnya sedikit banyak dapat membantu peningkatan pasar properti, ternyata sebanyak 35 persen menyatakan ikut menahan realisasi pembeliannya dalam waktu yang belum dapat ditentukan dikarenakan adanya kekhawatiran mereka akan adanya PHK perusahaan yang menyebabkan bertambahnya tingkat pengangguran. Kondisi ini memaksa pasar properti akan sedikit ‘kehilangan’ pasarnya untuk sementara waktu.

Strategi Pengembang

promo properti
Sejumlah promo dari Pakuwon Group melalui acara “Gebyar KPR/KPA ALL FREE” yang berlangsung pada 11-15 Maret 2020 di Fashion Atrium, Pakuwon Mall, Surabaya.

Salah satu pengembang yang lagi agresif menyebar promo properti adalah Pakuwon Group melalui sejumlah proyek prestisiusnya di Surabaya, Jawa Timur.

Pakuwon Group menggelar acara bertajuk “Gebyar KPR/KPA ALL FREE” pada tanggal 11-15 Maret 2020 di Fashion Atrium, Pakuwon Mall, Surabaya. Melalui event tersebut, Pakuwon Group menawarkan program KPR ALL FREE dengan bunga kredit fantastis, kredit langsung disetujui, serta free biaya kredit.



Berbagai kemudahan tersebut menurut Sutandi Purnomosidi, Director of Marketing Pakuwon Group, sangat cocok bagi pembeli yang sedang mencari rumah atau apartemen dengan fasilitas bintang 5, namun dengan harga terjangkau.

Baca Juga: Four Points by Sheraton Surabaya, Hotel Baru yang Terhubung Dengan Mall

“Hal pertama yang menjadi pertimbangan pembeli rumah atau apartemen adalah lingkungan dan fasilitas yang sudah terbentuk dan terus berkembang, sehingga sudah siap dan nyaman untuk dihuni. Faktor kedua adalah, tentu saja cara bayar yang ringan, nggak ribet serta memudahkan pembeli. Properti yang kali ini ditawarkan Pakuwon Group telah memenuhi kedua faktor penting tersebut,” ujar Sutandi Purnomosidi melalui siaran pers yang diterima, Kamis (12/3/2020).

Selain itu, Pakuwon Group juga menawarkan 8 mega proyeknya di Surabaya yaitu: Pakuwon Mall Mansion dengan apartemen Anderson Tower dan kondominium La Viz Mansion; Kota Mandiri Grand Pakuwon serta Pakuwon Indah di Surabaya Barat; Tunjungan City Superblock dengan kondominium One Icon Residence dan gedung kantor Pakuwon Tower di Surabaya Pusat; serta Kota Mandiri Pakuwon City dan apartemen East Coast Mansion di Surabaya Timur untuk produk rumah dan apartemen siap huni, kavling siap bangun, ruko dan office siap bisnis.

Pembangunan di setiap proyek juga terus berjalan, salah satunya Home Pro di Pakuwon Mall serta Pakuwon City Mall, yang semakin menambahkan kemudahan tinggal bagi penghuni. Semua sudah dapat dinikmati dengan fasilitas menawan serta dengan penawaran menarik, seperti rumah/apartemen langsung huni, fully furnished; KPR/KPA dengan bunga fantastis, langsung disetujui; cashback hingga Rp300 juta; free biaya KPR; dan free BPHTB.

Baca Juga: Satu Dekade Summarecon Bekasi Menuju Modern Smart City

“Kesempatan ini hanya berlaku selama tanggal 11 hingga 15 Maret 2020. Puncaknya, Honda Jazz akan diundi hari Minggu, 15 Maret 2020,” tegas Sutandi.

promo properti dari pakuwon group

Dia menambahkan, melalui Gebyar KPR ALL FREE tersebut, Pakuwon Group juga berkolaborasi dengan bank-bank ternama penyedia fasilitas kredit, antara lain BCA, Bank Mandiri, UOB, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon, dan Bank OCBC NISP.

Pakuwon Group bersama perbankan tersebut juga sedang meluncurkan program kredit dengan bunga fantastis, bahkan terendah dalam sejarah. Selain itu, pembeli juga mendapatkan free biaya kredit, free BPHTB serta yang terpenting, percepatan persetujuan KPR/KPA.

Baca Juga: Intiland Surabaya, Kuat Karena Punya Konsep yang Beda

“Bunga kredit untuk rumah/apartemen belum pernah serendah ini. Fasilitas ini harus dimanfaatkan dengan baik, terutama untuk first home owner yang membidik cicilan ringan. Inilah Saatnya beli Properti Pakuwon Group, baik untuk rumah tapak dan apartemen. Sangat nyaman, dan didukung fasilitas kredit yang terjangkau,” imbuhnya.

Latest Posts

Pandemi Covid-19: Nasabah KPR Juga Bisa ‘Puasa’ Cicilan 1 Tahun

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis kebijakan dalam rangka memitigasi dampak negatif adanya pandemi Covid-19. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh...

Intiland: Corona, Tantangan Berat Tahun Ini

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah global virus Corona atau Covid-19 telah secara langsung berdampak negatif terhadap perekonomian dan bagi upaya pemulihan industri properti nasional. Bahkan...

Strategi Pemasaran Properti ditengah Pandemi Virus Corona

Oleh: WIDODO PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pada medio Desember 2019 di Wuhan, China digegerkan adanya wabah virus Corona atau Covid 19 adalah jenis penyakit flu yang...

Ternyata 433 Desa di Timur Indonesia Belum Dialiri Listrik

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - Indonesia memiliki sebanyak 83.436 desa. Dari jumlah itu, ternyata masih sebanyak 433 desa yang belum dialiri listrik. Hal itu dikatakan oleh Menteri...

BERITA TERKAIT

Pandemi Covid-19: Nasabah KPR Juga Bisa ‘Puasa’ Cicilan 1 Tahun

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis kebijakan dalam rangka memitigasi dampak negatif adanya pandemi Covid-19. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh...

Intiland: Corona, Tantangan Berat Tahun Ini

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah global virus Corona atau Covid-19 telah secara langsung berdampak negatif terhadap perekonomian dan bagi upaya pemulihan industri properti nasional. Bahkan...

Strategi Pemasaran Properti ditengah Pandemi Virus Corona

Oleh: WIDODO PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pada medio Desember 2019 di Wuhan, China digegerkan adanya wabah virus Corona atau Covid 19 adalah jenis penyakit flu yang...

Ternyata 433 Desa di Timur Indonesia Belum Dialiri Listrik

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - Indonesia memiliki sebanyak 83.436 desa. Dari jumlah itu, ternyata masih sebanyak 433 desa yang belum dialiri listrik. Hal itu dikatakan oleh Menteri...

Rusus ASN Polri di Sumbar Diserahterimakan PUPR

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Sebanyak 25 unit rumah khusus atau rusus ASN Polri di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diserahterimakan oleh Kementerian Pekerjaan...