Wednesday, January 20, 2021

Tutup 2020, Program Sejuta Rumah Capai 965.217 Unit

Program Sejuta Rumah pada tahun ini, terbagi menjadi dua, yakni pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 772.324 unit, dan rumah untuk non MBR sebanyak 192.893 unit.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merilis capaian akhir dari Program Sejuta Rumah. Hingga akhir tahun, atau per tanggal 31 Desember 2020, tercatat sebanyak 965.217 unit berhasil dibangun pemerintah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid mengatakan, meskipun dihadapkan dengan pandemi Covid-19, namun pihaknya mampu mencapai target dari program tersebut.

Baca Juga: 400 Peminat Mengincar 352 unit Rumah di Adhi City Sentul

“Pembangunan perumahan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk tetap menjaga stabilitas perekonomian nasional, apalagi di tengah pandemi saat ini,” ujar Khalawi di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak tahun 2015 lalu, juga menjadi program strategis nasional. Oleh karena itu, lanjutnya, perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pengembang, perbankan, sektor industri dan masyarakat.

“Sektor perumahan itu harus tetap berjalan karena dapat membantu pemulihan ekonomi nasional akibat Pandemi Covid-19. Selain itu pembangunan perumahan yang baik dari sisi kualitas dan layak huni juga dapat membuka lapangan kerja, mendorong kinerja sektor industri sekaligus menjaga kesehatan masyarakat agar bisa terhindar dari terpapar Covid-19,” terangnya.

Lebih lanjut, Khalawi menjelaskan, pendataan capaian Program Sejuta Rumah akan terus dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR.

Baca Juga: 2021 Properti Masih Berat, Butuh 2-3 Tahun Lagi

Meskipun hasil capaian pembangunan perumahan mungkin belum mencapai target yang maksimal yakni satu juta unit per tahun, namun hal itu membuat pemerintah harus tetap berupaya mendorong pembangunan perumahan untuk masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun pencapaian pembangunan dari 965.217 unit rumah Program Sejuta Rumah pada tahun ini, terbagi menjadi dua.

Untuk pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 772.324 unit, sementara rumah untuk non MBR sebanyak 192.893 unit.

“Pembangunan rumah untuk MBR yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR tercatat 289.983 unit, kementerian lain sebanyak 51.136 unit, dan pemerintah daerah 33.925 unit,” terangnya.

Selain itu, pengembang perumahan juga telah membangun rumah sebanyak 388.639 unit. Pembangunan rumah juga banyak dilaksanakan oleh sektor swasta melalui Program Corporate Social Responsibilty (CSR) sebanyak 3.681 unit dan masyarakat membangun rumah secara mandiri sebanyak 4.960 unit.

Baca Juga: Waspada, Perkantoran di Jakarta dan Surabaya “Over Supply”

“Untuk rumah non MBR, dilaksanakan oleh pengembang perumahan sebanyak 178.885 unit dan masyarakat sendiri sebanyak 14.038 unit. Kami tetap berharap hingga awal tahun 2021 jumlah pembangunan rumah bisa lebih meningkat lagi,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU