Wednesday, January 20, 2021

Urban Suites Gelar Soft Opening Marketing Gallery dan Show Unit

Urban Suites di Jatibening, Bekasi, dikembangkan di lahan 1,4 hektar dengan nilai investasi Rp2,5 triliun. Pada tahap awal, dibangun dua tower hunian yang dijual mulai Rp500 juta.

PropertiTerkini.com, (BEKASI) — PT Urban Jakarta Propertindo menggelar acara soft opening marketing gallery dan show unit proyek Urban Suites, di Jalan Caman, Jati Bening, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (5/12/2020).

Kantor pemasaran ini menampilkan rancangan desain dari dua show unit hunian yang sedang dipasarkan serta perencanaan kawasan Urban Suites secara menyeluruh.

Baca Juga: Perbedaan TOD dan TAD: TOD Harus Penuhi 8 Prinsip

Direktur Marketing PT Urban Jakarta Propertindo, Firdaus Fahmi mengatakan, marketing gallery diperlukan sebagai sarana meyakinkan konsumen terhadap kenyamanan hunian di proyek Urban Suites yang lokasinya sangat premium, hanya 10 menit dari Cawang.

“Mengingat pentingnya peran marketing gallery, kami membangunnya dengan sentuhan yang berbeda. Hal ini, untuk menarik minat masyarakat dan calon konsumen mengunjungi langsung proyek Urban Suites, sehingga masyarakat bisa secara langsung melihat bentuk dan desain interior unit apartemen yang akan dibeli,” kata Firdaus Fahmi.

Proyek dikembangkan dengan konsep transit oriented development (TOD), menurut Firdaus akan membawa keuntungan lebih bagi pemiliknya, baik bagi mereka yang akan menempati secara langsung maupun yang berinvestasi.

“Tren ini sudah terjadi di negara-negara maju lainnya seperti Singapura, Malaysia, Thailand dan Indonesia akan menyambut tren properti ini dengan dimulai beroperasinya light rail transit (LRT) pada tahun depan,” ujarnya.

Baca Juga: Bank Mandiri Beri Promo Bunga 2 Persen di LRT City Bekasi

Apalagi, lanjut Firdaus, Urban Suites juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas states-of-the-art dengan konsep mixed-use terdiri dari apartemen, hotel, upperscale speciality mall, bioskop Cinema XXI dan The Premiere, hypermarket, downtown melting Pot, sky restaurant and rooftop bar, airport city check-in dan terkoneksi langsung dengan stasiun LRT.

Urban Suites yang berlokasi di Jatibening, Bekasi, dikembangkan di lahan 1,4 hektar dengan total pengembangan GFA sebesar 150,000 m2.

Pada tahap awal, proyek senilai Rp2,5 triliun ini akan terdiri dari 2 tower yang masing-masing memiliki tipe hunian tersendiri.

Untuk Tower Urbain, menawarkan unit hunian yang terbagi atas tipe studio dengan ukuran 28,3 m2  hingga 30 m2, dan tipe 2 kamar dengan ukuran 60 m2.

Baca Juga: Track Sepeda Layang Pertama Hadir di Bekasi

Sedangkan Tower Shelton, memiliki tipe hunian lebih eksklusif karena hanya 7 unit per lantai dengan 2 pilihan tipe, yaitu, tipe 2 kamar dengan ukuran lebih kurang 60 m2 dan 3 kamar lebih kurang 90 m2.

Urban Suites dibanderol mulai Rp500 jutaan untuk tipe studio.

Meski di tengah pandemi Covid-19, lanjut Firdaus, permintaan hunian di Urban Suites terus meningkat melalui nomor urut pemesanan (NUP).

“Kami bisa melakukan grand launching pada kuartal I 2021 mendatang,” tegasnya.

Hunian TOD Semakin Diminati

soft launching marketing galerry Urban Suites di Bekasi
Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda (ketiga dari kiri), memberikan keterangan dalam diskusi di sela soft opening marketing gallery Urban Suites di Bekasi, Sabtu 5/12/2020. (Foto: Akbar)

Terintegrasinya langsung antara hunian dan moda transportasi massal, lanjut Firdaus, akan pula menekan biaya transportasi masyarakat. Dalam hal ini, kelak para penghuni Urban Suites juga akan mengalaminya.

Di Singapura, misalnya, kata Firdaus, rata-rata biaya transportasi hanya 4,8% dari gaji, sementara masyarakat di Hong Kong sekitar 6,1%. Adapun di Jabodetabek biaya transportasinya sekitar 32%.

Baca Juga: Inovasi Terbaru Lippo Karawaci, Rumah Sekaligus Kantor Mulai Rp561 Juta

“Dengan konsep TOD ini bisa menekan penghematan yang luar biasa. Apalagi pemerintah melakukan tindakan preventif untuk memastikan masyarakat shifting ke kereta tahun depan, seperti kenaikan tarif parkir, tol, ERP, dan lain-lain,” jelas Firdaus.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda menambahkan, perkembangan hunian berbasis TOD dengan pembangunan infrastruktur yang begitu masif berhasil menarik perhatian masyarakat.

”Melihat fakta bahwa kemacetan adalah salah satu problem terbesar masyarakat Jabodetabek, hunian berbasis TOD seperti Urban Suites ini akan menjadi incaran para konsumen,” kata Ali.

Data juga menjabarkan, hunian di sekitar stasiun MRT mengalami peningkatan harga lebih tinggi sampai 30% dan sewa yang signifikan dibandingkan hunian lain bukan TOD.

Baca Juga: Summarecon Rilis Hunian Bergaya Jepang di Karawang, Mulai Rp500 Jutaan

“Saat ini di Jakarta dan sekitarnya belum ada proyek yang benar-benar TOD, karena tidak nempel dengan stasiun berarti masih berkonsep TAD (transit-adjacent development), artinya hanya dekat tetapi belum TOD. Dengan kehadiran Urban Suites yang tersambung langsung ke stasiun LRT akan memberikan hawa baru pada industri properti di Indonesia,” terangnya.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU