6 Proyek Baru Adhi Commuter Properti dan Target IPO 2020

Adhi Commuter Properti masih fokus pada pengembangan proyek berkonsep TOD yang terkoneksi dengan simpul transportasi massal. IPO dipersiapkan tahun ini dengan bidik target baru dan kembangkan 6 proyek baru Tangerang, Bogor dan Depok.

1
6 proyek baru adhi commuter properti
Tahun ini ACP akan lucurkan 6 proyek baru berkonsep TOD di Tangerang, Bogor hingga Depok./ Foto: Padre

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – PT. Adhi Commuter Properti (ACP) masih mantap menyasar segmen menengah, kaum urban, milenial, profesional muda dengan kiblat proyek-proyek berkonsep transit oriented development (TOD). Ini terbukti dengan pencapaian tahun lalu dan rencana pengembangan 6 proyek baru Adhi Commuter Properti pada 2020 ini. Bahkan pengembang juga siap melakukan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) di tahun 2020.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM PT Adhi Commuter Properti, Mochamad Yusuf mengatakan, fokus pengembangan dengan pendekatan pada konsep TOD yang diterapkan pada semua proyek memiliki peran besar dalam pencapaian target pada tahun lalu. Dimana PT ACP mendapatkan pencapaian yang baik dengan berhasil mendapatkan nilai kontrak berkisar 80-90% dari yang ditargetkan.

Baca Juga: 16 Proyek Baru WIKA Realty, Lebih Fokus di Jabodetabek

Sepanjang tahun lalu ACP mampu mencetak laba Rp136 miliar atau 90 persen dari target Rp137 miliar. Angka ini tumbuh 70 persen sejak ACP berdiri 2015 lalu. Sementara marketing sales dibukukan pada tahun 2019 senilai Rp1,2 triliun dari target Rp1,3 triliun. Untuk tahun ini, ACP menargetkan marketing sales sebesar Rp2,2 triliun.

Sedangkan dari sisi land bank, pada tahun lalu ACP telah memperoleh lahan sekitar 180 hektar, sehingga saat ini ACP akan mengembangkan kawasan dengan total luas lahan sekitar 600 hektar. Total luas lahan tersebut, telah mencakup 12 proyek yang sudah berjalan dan 6 proyek baru Adhi Commuter Properti yang akan segera dikembangkan tahun 2020 ini di daerah Tangerang, Bogor hingga Depok. Pengembang masih akan fokus pada proyek TOD, baik untuk high rise building maupun landed-house.

“Seiring dengan terus bertumbuhnya kepercayaan dan minat masyarakat terhadap LRT City, kami percaya diri untuk membidik target penjualan yang lebih tinggi di tahun 2020. Target tersebut direncanakan akan mengalami kenaikan sekitar 80% dari tahun lalu,” ungkap Moch Yusuf di sela gelaran pameran IPEX 2020 di JCC Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2020).

Baca Juga: 4 Proyek Baru Crown Group Dibangun di Luar Sydney, Berikut Daftarnya




Dia optimis, target tahun ini akan tercapai yang didukung dengan adanya tambahan 6 proyek baru Adhi Commuter Properti, serta langkah perusahaan untuk memulai IPO di tahun 2020 ini.

Hingga saat ini, PT ACP menjalankan 12 proyek yang berada di sepanjang jalur KRL, Jabodebek dan busway. Diantaranya adalah LRT City Bekasi Timur – Eastern Green & Green Avenue, LRT City Jatibening Baru – Gateway Park, LRT City Ciracas – Urban Signature, LRT City Sentul – Royal Sentul Park, LRT City MT Haryono – The Premiere MTH, MTH 27 Office Suites, Cisauk Point – member of LRT City, LRT City – Oase, LRT City – Rivia, LRT City – Adhi City, dan LRT City – Grand Central Bogor.

Sebagai salah satu usaha strategi bisnis untuk terus menopang dalam mempersiapkan diri dan meningkatkan performa menjelang IPO di 2020, PT ACP akan mengembangkan dan memperbanyak business recurring income. Salah satunya melalui anak usaha yakni PT Mega Graha Citra Perkasa (MGCP). PT Adhi Commuter Properti juga berencana melakukan strategi pendekatan digitalisasi properti sebagai peluang bisnis selanjutnya.

Baca Juga: Mulai Rp1 Miliaran, Rumah Berteknologi Panel Surya Dibangun Anvaya Group

Keyakinan yang sama juga diungkapkan Direktur Pengelolaan Properti PT ACP, Hanif Setyo N. Kata dia, semakin besarnya komitmen pemerintah mengembangkan angkutan massal khususnya berbasis rel di wilayah Jabodetabek, maka semakin tinggi pula minat konsumen dan investor mencari hunian yang terkoneksi dengan transportasi massal tersebut. Pasalnya, angkutan massal berbasis rel seperti LRT, KRL dan MRT adalah salah satu solusi efektif untuk mengatasi masalah kemacetan di Jabodetabek.

“Kebutuhan efisiensi mobilitas masyarakat yang kian hari kian meningkat membuat kami semakin yakin untuk terus mengembangkan berbagai properti berbasis transportasi serta berinovasi dalam memperbanyak portofilo produk dan kami optimis akan mendapatkan respon yang baik dari pasar,” terang Hanif.

Pada gelaran IPEX 2020 yang berlangsung sejak 15-23 Februari 2020 di Hall A & B Jakarta Convention Center, LRT City kembali ikut serta dengan mengusung tema “Out of the Box”.

Baca Juga: Tersisa Beberapa Unit, Cisauk Point Mulai Dibangun Agustus 2019

Hanif menjelaskan, keikutsertaan LRT City di gelaran IPEX 2020 adalah salah satu langkah awal untuk menyongsong IPO di tahun ini. “Kami ingin membuka kesempatan bagi para investor dan mempermudah pembeli retail untuk mengetahui lebih lanjut mengenai berbagai produk dan pencapaian kami, juga tentang pendekatan konsep TOD yang kami terapkan sebagai dasar pengembangan lahan yang mana diharapkan dapat berkontribusi memberikan peluang besar untuk meraih pencapaian yang lebih bagus di 2020,” tambah Hanif.

1 COMMENT