16 Proyek Baru WIKA Realty, Lebih Fokus di Jabodetabek

0
proyek baru WIKA Realty
Sejumlah proyek baru WIKA Realty dihadirkan dalam pameran properti bertajuk IPEX 2019 di JCC Senayan, Jakarta./ Foto; WIKA Realty

Sepanjang tahun ini, setidaknya ada 16 proyek baru WIKA Realty yang sedang dan akan dikembangkan. Hampir semuanya berada di Jakarta dan kota penyangga sekitarnya. Harganya pun bervariasi.

PropertiTerkini.com – Sepanjang 2019 ini, PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) berencana untuk mengembangkan 16 proyek baru yang tersebar di daerah Jabodetabek dan sekitarnya.

Baca Juga: Empat Proyek Baru Ciputra 2019, Rincian Data dan Fakta Proyek Utama

Proyek-proyek baru WIKA Realty tersebut terdiri dari 4 hunian mixed use di Jakarta, 4 apartemen di sekitaran Jakarta, 3 township development, retail area di Ciledug, dan retail village heritage di Bandung.

Dari 16 proyek baru WIKA Realty tersebut, sebagian sudah mulai dipasarkan dan beberapa diantaranya sudah mulai masa konstruksinya. Antara lain Benhil Central Jakarta, Tamansari Skyhive Jakarta, Tamansari Bintaro Mansion, dan Tamansari Metropolitan Manado II. Sedangkan, beberapa proyek lainnya masih dalam tahap perizinan.

Sebagaimana tercatat dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP), tahun ini WIKA Realty menargetkan untuk membidik marketing sales sebesar Rp3,1 triliun, atau naik hampir dua kali lipat dari perolehan marketing sales tahun sebelumnya sebesar Rp1,4 triliun.

Agung Salladin, Direktur Utama WIKA Realty mengungkapkan bahwa perusahaan cukup optimis dapat mencapai target tersebut.

“Kami optimis dengan perkembangan proyek-proyek yang ada saat ini cukup dapat meyakinkan market. Kami juga sudah mencatat beberapa komitmen pembelian bulk sales atas properti kami yang kami harap bisa deal terealisasi di semester 2 ini,” ujar Agung Salladin dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Wika Realty Akan Bangun Proyek Mixed Use di Bandara Soetta

Hingga Juni 2019, WIKA Realty telah memiliki pesanan baru sebesar Rp630 miliar yang merupakan hasil kontribusi dari propertinya, baik yang terbaru maupun yang existing.

Adapun kontribusi terbesar sejumlah Rp398 miliar marketing sales yang didapat merupakan hasil dari landed house dan low serta high rise property. Antara lain Tamansari Puri Bali II di Sawangan, Tamansari Grand Samarinda, Tamansari Panoramic Bandung, Tamansari Kencana Bandung, Tamansari Cendikia Semarang, Tamansari Emerald Surabaya, Tamansari Gangga Bali, Tamansari Skylounge Balikpapan, Tamansari Skylounge Makassar, serta juga dari beberapa properti recurring.

Sinergi BUMN

Agung menuturkan, beberapa proyek baru yang dikembangkan WIKA Realty saat ini adalah melalui pola kerja sama sinergi BUMN dengan memanfaatkan lahan-lahan matang landbank BUMN.

“Tahun 2019 ini salah satu strategi bisnis kami adalah dengan memfokuskan pengembangan properti di daerah Jabodetabek, khususnya Jakarta,” kata Agung.

Baca Juga: Akhir Tahun, Wika Realty Luncurkan Perumahan di Palembang

Beberapa proyek dimaksud, lanjut Agung, diantaranya di daerah Cawang, Bintaro, Cikunir, Stasiun Senen (apartemen di Stasiun Senen merupakan hasil sinergi dengan BUMN PT KAI), dan Pulomas.

“Kami juga tetap melakukan pengembangan di kota-kota besar Indonesia lainnya, yaitu Surabaya, Bali, Makassar, Balikpapan, dan yang terbaru project residential di Palembang,” lanjut Agung.

Proyek Baru

progres tamansari bintaro mansion
Progres pembangunan Tamansari Bintaro Mansion, di Tangerang Selatan, Juli 2019./ Foto: WIKA Realty

Salah satu diantara proyek-proyek baru tersebut adalah Tamansari Skyhive yang terletak di Cawang, Jakarta. Merupakan properti highrise ketiga yang dikembangkan oleh WIKA Realty di area CBD Cawang, Jakarta Timur.

Apartemen dengan konsep high mobility ini memiliki multi akses transportasi. Diantaranya akses langsung menuju halte TransJakarta Kebon Nanas, pintu tol lingkar luar dan lingkar dalam, 2 kilometer dari Bandara Halim Perdana Kusuma, bahkan hanya 7 kilometer dari SCBD Sudirman.

Baca Juga: 9 Proyek Properti Jakarta Timur: Moncer di Sisi Infrastruktur

Meski berlokasi di kawasan high mobility, WIKA Realty tetap berkomitmen mengembangkan Tamansari Skyhive sebagai private residential dengan sejumlah fasilitas eksklusifnya yang memberikan kenyamanan tinggal dan kemudahan mobilisasi.

Tahun ini WIKA Realty juga akan menggarap proyek apartemen Tamansari Urban Sky yang berlokasi di Bekasi. Properti yang sejak diluncurkan pertama kalinya banyak dilirik oleh kaum milenial ini, mulai dilepas diharga Rp350 juta dan memiliki akses langsung ke Stasiun LRT terdekat yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. Akses lainnya juga tersedia Tol Becakayu menuju ke pusat Kota Jakarta.

Selain Bekasi, WIKA Realty juga sedang mengembangkan properti di Bintaro, Tangerang Selatan, melalui proyek terbarunya Tamansari Bintaro Mansion.

Baca Juga: Proyek Baru Waskita Realty Dibangun di Jakarta Selatan

Dengan akses serta fasilitas publik yang telah terbangun lengkap di kawasan tersebut, Tamansri Bintaro Mansion menawarkan harga jual mulai Rp700 juta-an dengan target serah terima pada tahun 2020.

Sementara produk baru dalam bentuk landed house di Palembang rencananya akan dikembangkan di atas lahan seluas 20 hektar. Hunian tapak ini akan merangkum sekitar 1.000 unit rumah dan kawasan komersial yang didukung dengan fasilitas umum. Antaralain seperti tempat ibadah, sport centre, dan area serba guna.

Selain menjadi hunian, properti ini juga akan dikembangkan dengan konsep sebagai taman hutan pertama di Kota Palembang.

WIKA Realty juga akan merambah pengembangan properti Tamansari ke lokasi potensial lainnya yang telah banyak dilirik untuk kawasan hunian tapak, seperti Kelapa Gading dan Jatibening, Bekasi untuk produk jenis apartemen.

Baca Juga: Beda Konsep, Royal Resort Residences Lebih Diminati

Sementara bagi yang mendambakan hunian residensial, tahap dua pengembangan Tamansari Cyber di Bogor juga akan di-launching dengan design dan harga yang menarik.

Advertisement

Komentar