Bata Tempel, Material Finishing yang Semakin Menawan

0
bata tempel
Bata tempel yang diproduksi dan dipasarkan oleh Triwatu./ Foto: Pio - PropertiTerkini.com

Bata tempel kini tersedia dalam model, bentuk, dan corak yang lebih beragam. Kualitasnya pun dijamin bertahun dengan harga yang bervariatif.

PropertiTerkini.com – Jika Anda melihat sebuah bangunan begitu unik bahkan antik dengan susunan bata merah yang rapi, itu belum tentu bata merah sebagai konstruksi utama dari dinding tersebut. Bisa jadi itu hanyalah bata tempel yang memang belakangan ini peminatnya semakin tinggi.

Baca Juga: Kayu Solid, Keunggulan dan Kekurangannya

Apa sebabnya?

Bata tempel adalah jenis material finishing yang kini hadir dengan beragam model dan tekstur. Ada bata tempel biasa yang lebih natural yang diproduksi melalui proses pembakaran dan ada pula melalui proses cetakan.

Bata berbentuk pipih ini membawa kesan unik, klasik, serta natural bahkan sangat eksotis. Produk bernuansa artistik, bernilai seni tinggi ini juga mampu memberikan kesan indah, elegan dan mewah.

Advertisement

Dalam pengaplikasiannya, bata tempel bisa digunakan di dinding luar maupun dalam bangunan. Termasuk hingga tiang-tiang bangunan.

Baca Juga: 5 Bahan Bangunan Inovatif Masa Depan

Salah satu perusahaan penyedia dan pemasok bata tempel adalah Triwatu. Perusahaan ini bahkan memiliki puluhan hingga ratusan tipe bata dengan ukuran dan pastinya corak yang berbeda.

Seperti tipe cutting dengan beragam variasi model, antaralain Bali Dalam, Jawa Dalam, Gurat Dalam, Belanda Dalam, Jawa Alami dan lainnya.

Ada pula tipe bakar dengan jenis terakota alami, tanah liat belajang, natural halus, batik, tradisional, kampung dan lainnya.

bata tempel triwatu
Bata tempel menampilkan kesan unik dan lebih alami./ Foto: Pio – PropertiTerkini.com

Tipe lainnya adalah bakar keramik, hingga tipe cetak dan concrete yang juga memiliki beragam motif yang berbeda.

Baca Juga: Material Lantai Terbaru, Lebih Kokoh dari Keramik

“Pemasangannya mudah saja. Kebanyakan tukang menggunakan semen instan dan langsung ditempelkan. Prosesnya hampir sama seperti pasang keramik. Jadi ada yang bisa dengan nat sekitar 6-10 milimeter atau model tersusun rapat,” kata M Ichsan, penanggung jawab produksi Triwatu di lokasi Pameran Homedec, JCC, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Untuk diketahui, Triwatu juga memasarkan ragam produk dekorasi dan finishing lainnya, seperti bata dinding expose, roster, ornamen dinding hingga lantai.

Perusahaan yang telah memiliki beberapa toko di Jakarta dan sekitarnya ini juga melayani pemesanan custom untuk model, hingga desain dan warna. Areanya pun tidak terbatas, baik di Jakarta maupun dari berbagai kota lain di Indonesia.

Baca Juga: Lebih Hemat Pakai Mortar Instan, Ini Buktinya!

“Soal kualitas, kami jamin produk kami sangat awet, baik untuk interior maupun eksterior,” tegas Ichsan.

Adapun bata tempel Triwatu dipasarkan dengan harga beragam. Bisa per buah atau per meter persegi, tergantung ukuran dan model desainnya. Harganya kini berkisar mulai Rp100.000-500.000 per meter persegi.

Tips Memasang Bata Tempel

bata tempel triwatu
Bata tempel kini hadir dalam ragam corak dan jenisnya./ Foto: Pio – PropertiTerkini.com

Lebih rinci, Ichsan memberikan beberapa tips dasar agar bata tersebut terlihat lebih rapi, menarik dan tentunya lebih terlihat segar meski di dinding luar.

Baca Juga: Taco HPL, Solusi Interior Milenial Zaman Now

Pertama, prinsipnya bata tempel adalah pelapis luar yang dapat ditempelkan setelah adanya pasangan bata dan pelesteran.

Kedua, ditempelkan dengan acian semen yang ditambahkan air. “Biasanya dengan semen instan, sehingga lebih cepat dan praktis,” jelasnya.

Ketiga, agar bata tersebut terlihat lebih rapi, maka diharapkan bata dipasang dengan lurus dan selanjutnya noda-noda dari sisa semen yang menempel agar segera dibersihkan dengan kuas dan air.

Baca Juga: RS Pondok Indah-Bintaro Jaya Masuk Finalis Penghargaan Arsitektur Dunia

Terakhir, supaya warna bata tempel tersebut lebih awet dan selalu cerah, maka baiknya di-coating untuk mencegah lumut. “Kalau di kayu biasanya disebut pernis, kalau bata seperti ini disebut coating,” kata Ichsan.

Komentar