Gandeng Bank Mandiri Syariah, Synthesis Homes Beri Kemudahan

0
PT Bank Mandiri Syariah
Penandatanganan kerjasama antara PT Sintesis Karya Bersama dengan PT Bank Mandiri Syariah untuk pembiayaan syariah Synthesis Homes, dilakukan di Synthesis Square, Jakarta, Selasa (20/8/2019)./ Foto: Synthesis Development

Bergabungnya Bank Mandiri Syariah semakin memudahkan pembiayaan KPR, terutama bagi konsumen yang memilih pembiayaan syariah. Adapun penjualan hingga saat ini telah mencapai 90 persen.

PropertiTerkini.com – Ragam pilihan pembiayaan diberikan oleh pengembang Synthesis Development melalui proyek anyarnya Synthesis Homes. Kali ini, pengembang melalui anak usahanya PT Sintesis Karya Bersama menggandeng PT Bank Mandiri Syariah memberikan alternatif cara bayar melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi konsumennya.

Baca Juga: Synthesis Homes dengan Smart Home, DP Hanya 5%

Penandatanganan kerjasama telah dilaksanakan di Synthesis Square, Jakarta, 20 Agustus 2019 lalu oleh Budi Yanto Lusli, President Director Synthesis Development dan Metty Purwitasari, Area Manager PT Bank Mandiri Syariah.

Melalui kerjasama tersebut, Budi Yanto berharap agar semakin mempermudah pelayanan pembiayaan pembelian hunian tapak Synthesis Homes yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan.

“Terima kasih atas kepercayaan dari Bank Mandiri Syariah untuk kembali bekerjasama dengan Synthesis Development. Harapan dari kerjasama ini, supaya bisa memberi kemudahan bagi masyarakat serta tentunya memberi nilai positif juga untuk Mandiri Syariah dan Synthesis Development,” ujar Budi Yanto Lusli dalam keterangannya.

Advertisement

Sebelumnya, Synthesis Homes telah menggandeng 4 bank nasional, yakni Bank BCA, BTN, BTN Syariah dan Bank Mandiri.

Baca Juga: Beda Konsep, Royal Resort Residences Lebih Diminati

Imron Rosyadi, General Manager Sales & Marketing Synthesis Development menambahkan, dengan bergabungnya Bank Mandiri Syariah, maka akan semakin memudahkan konsumen, terutama yang memilih menggunakan pembiayaan syariah.

“Seperti diketahui bersama, saat ini sebagian masyarakat memilih menggunakan pembiayaan syariah. Dengan demikian, sehingga pilihannya semakin beragam, tidak hanya dengan bank-bank konvensional yang juga sudah bekerjasama dengan Synthesis Homes,” kata Imron via pesan singkatnya.

Selain cara bayar melalui pembiayaan bank, Synthesis Homes juga menyediakan beberapa cara bayar. Mulai dari tunai keras dengan diskon khusus 10 persen, hingga cicilan bertahap selama 24 kali

Baca Juga: Penyaluran Kredit Perumahan BTN Capai 53 Persen

Potensi Menjanjikan

Synthesis Homes yang berjarak hanya sekitar 2 kilometer dari Stasiun MRT Lebak Bulus Grab sangat menjanjikan, baik sebagai tempat tinggal maupun investasi. Hal ini pun terlihat dari tingginya animo masyarakat akan hunian tapak yang dilengkapi sistem smart home tersebut.

Sejak grand launching dan dibukanya penjualan secara resmi jelang akhir Juli lalu, penjualan hingga kini telah mencapai 90 persen untuk tahap pertama.

Baca Juga: Segera Tutup Atap, Begini Progres Synthesis Residence Kemang

“Penjualan tahap 1 sudah mencapai 90% dan diharapkan dapat segera dipasarkan tahap 2,” kata Imron.

Adapun total penjualan untuk fase 1 adalah sebanyak 97 unit. Rumah dua lantai dengan dua tipe, yakni Tipe Paras (6×10 m) dimana luas tanah 60 m2 dan luas bangunan 73 m2. Tipe 60 ini terdiri atas 3 kamar tidur, dimana 1 kamar di bawah dan 2 kamar lainnya di lantai atas.

Tipe kedua adalah Candi (6×12 m) dengan luas tanah 72 m2 dan luas bangunan 91 m2. Jumlah tipe 72 ini sangat terbatas, yakni hanya 11 unit.

Baca Juga: Regulasi Homestay Dibenahi, Berikut Skema Pembiayaan

Synthesis Homes dikembangkan di lahan seluas 4,7 hektar dengan total rumah sebanyak 267 unit. Saat ini dipasarkan dengan harga mulai Rp1,1 – 1,3 miliar lebih. Sebelumnya harga early bird dilepas mulai Rp900 jutaan.

Komentar