Indonesia 1, Gedung Tertinggi di Pusat Bisnis Jakarta

0
gedung indonesia 1
Indonesia 1 merupakan bangunan tertinggi yang mencapai 73 lantai atau setinggi 303 meter. Gedung ini diperuntukkan sebagai perkantoran juga apartemen servis premium di CBD Jakarta./ Foto: Dok. CS Land

Gedung Indonesia 1 dibangun setinggi 303 meter yang diperuntukkan sebagai kantor kelas premium juga apartemen servis premium yang akan dioperasikan oleh Pan Pacific Serviced Suites. Bangunan menyerupai pelita yang bersinar terang pada lampu mercusuar, Polaris seolah pantas menjadi penanda kawasan Jakarta CBD.

PropertiTerkini.com – Satu lagi landmark memukau hadir di tengah kawasan bisnis Jakarta. PT China Sonangol Media Investment, konsorsium dari CS Land dan Media Group mempersembahkan Indonesia 1, sebuah bangunan dengan ketinggian 303 meter. Bahkan, Indonesia 1 akan menjadi salah satu gedung mixed-use ramah lingkungan tertinggi di Indonesia.

Baca Juga: Resort Terbaik Dunia, Salah Satunya di Bali

Berada di pusat Central Business District (CBD) Jakarta, persisnya Jalan MH Thamrin, Indonesia 1 menjadi indikator baru bagi masyarakat Jakarta untuk bekerja, beraktivitas dan bersantai.

Sejumlah foto konstruksi terbaru menunjukkan bahwa pembangunan gedung Indonesia 1 telah mencapai tingkat 48. Proyek monumental ini diprediksi akan rampung pada Q4 2020.

Indonesia 1 dibangun dengan luas area 18.925 m2. Gedung pencakar langit berwarna champagne ini terdiri dari dua tower, yakni South dan North. Sebagian bangunan akan dihuni oleh kantor kelas premium.

Advertisement

Lebih rinci, North Tower dengan 73 lantai terdiri dari 181 apartemen servis premium yang akan dioperasikan oleh Pan Pacific Serviced Suites. Sementara, puncak dari South Tower akan bertahtakan mahkota berupa sebuah kompleks lifestyle yang high-end, yaitu Polaris.

Dengan luas area kurang lebih 1.770 m2, kompleks ini akan memiliki tiga lantai yang mencakup restoran hingga lounge eksklusif dan dilatarbelakangi dengan birunya langit Jakarta.

Baca Juga: Seperti Apa Penampakan 7 Bangunan Ikonik, Jika Diubah dengan Gaya Arsitektur Berbeda

Area parkir yang luas serta akses transportasi umum yang mudah, termasuk koneksi langsung ke stasiun MRT Bundaran HI yang menjadi nilai tambah dari Indonesia 1.

“Visi kami di CS Land adalah meningkatkan lingkungan dengan menghadirkan produk-produk di industri properti yang menawarkan fleksibilitas, efisiensi sekaligus kenyamanan. Karenanya, kami dengan bangga mempersembahkan Indonesia 1, sebuah proyek pengembangan mandiri yang dapat mempersembahkan yang terbaik dalam bekerja, beraktivitas dan bersantai,” ujar Tay Swee Eng, Project Director, CS Land, dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Untuk menunjang konsep work-live-play tersebut,kata dia, Indonesia 1 telah dirancang sesuai dengan standar BCA Greenmark Platinum, rating Greenmark tertinggi yang ditetapkan oleh Building & Construction Authority of Singapore.

Baca Juga: Angkutan Massal Ramah Lingkungan di Ibu Kota Baru

“Kami percaya bahwa menjadi pengembang yang sadar akan keramahan lingkungan lebih dari sekadar tren. Kami melihatnya sebagai tanggung jawab kami kepada klien, mitra dan generasi masa depan kami. Karenanya, Indonesia 1 telah dilengkapi dengan banyak fitur-fitur yang mendukung konsep ini,” sambung Tay Swee Eng.

Mengutip beberapa sumber, biaya pembangunan gedung yang diklaim tertinggi di Indonesia tersebut mencapai US$160 juta atau lebih dari Rp2 triliun. Adapun sumber dana berasal dari PT Bank ICBC Indonesia.

Landmark Jakarta

Berharap agar Indonesia 1 menjadi landmark kota Jakarta yang tak lekang waktu, garis-garis desain dari Mercurio Design Lab Srl sebagai arsitek Indonesia 1 makin mempertegas keunikan dari proyek ini.

Strukturnya yang solid dirancang menyerupai mercusuar kokoh yang berada di dekat laut. Mahkota dari kedua tower pun melambangkan karakter gedung yang menonjol, khususnya Polaris yang menjadi puncak dari South Tower.

Menyerupai pelita yang bersinar terang pada lampu mercusuar, Polaris seolah pantas menjadi penanda kawasan Jakarta CBD.

Baca Juga: Novus Jiva Villa Resort, Landmark Anyer yang Segera Dibuka

Yang perlu digarisbawahi, kedua gedung ini berdiri dengan anggun, layaknya monumen kokoh yang mencuri perhatian di tengah jalan protokol yang ramai. Hal ini menunjukkan kombinasi antara bentuk dan fungsi suatu gedung menjadi sebuah arsitektur yang abadi.

“Tidak hanya beraspirasi menjadi landmark fisik bagi ibu kota Jakarta, Indonesia 1 adalah manifestasi dari desain yang mengutamakan keberlanjutan dan kesadaran lingkungan,” kata Massimo Mercurio, Managing Director, Mercurio Design Lab.

Kata dia, walaupun arsitektur memainkan peran utama, semua disiplin ilmu lainnya telah berkontribusi dan bekerja sama guna mencapai standar tertinggi dalam keramahan lingkungan.

Baca Juga: Perkantoran The Kensington di Summarecon Kelapa Gading Tutup Atap

“Bahkan, desain keseluruhan Indonesia 1 sangat mempertimbangkan aspek kesehatan, seperti bagaimana cara memaksimalkan pencahayaan alami, hingga mengoptimalkan kualitas udara untuk memastikan kesejahteraan penghuni dan meningkatkan pengalaman mereka secara keseluruhan di dalam gedung,” terang Massimo.

JLL Indonesia dan Cushman & Wakefield

progres pembangunan gedung indonesia 1
Pembangunan gedung Indonesia 1 telah mencapai tingkat 48. Proyek monumental ini diprediksi akan rampung pada Q4 2020./ Foto: dok. CS Land

CS Land telah menunjuk JLL Indonesia dan Cushman & Wakefield sebagai marketing representatives dari Indonesia 1.

Arief Rahardjo, Director Strategic Consulting, Cushman & Wakefield menegaskan, pasar properti komersial Indonesia tengah mengalami perlambatan.

“Dalam situasi yang berpihak kepada penyewa, tenant secara aktif mencari tempat yang lebih berkualitas dengan harga sewa yang menarik guna kebutuhan relokasi dan konsolidasi bisnis,” ungkapnya.

Baca Juga: Dua Proyek Crown Group Sabet Penghargaan Bergengsi

Walaupun pasar properti komersial belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan, lanjut Arief, CS Land berusaha merampungkan proyek ini dengan baik.

“Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki keyakinan yang luar biasa bahwa pasar properti komersial di Indonesia akan bangkit kembali dan berkembang,” katanya.

Sementara menurut James Allan, President Director, JLL Indonesia, melihat kebutuhan tenant yang fokus pada aspek desain dan pembangunan, Indonesia 1 menawarkan keseimbangan antara dunia kerja, kehidupan sehari-hari serta kegiatan berkomunitas sembari mengubah cakrawala Jakarta.

Lokasi yang prime, pelayanan bintang lima dan fasilitas kelas dunia tidak dapat dipungkiri telah menjadi daya tarik tersendiri dari kawasan ini.

Baca Juga: Double Great Residence Pastikan Serah Terima Tepat Waktu

“Kami senang dapat terlibat dalam proyek high-profile ini dan berharap Indonesia 1 dapat selalu mengukir kesuksesan dalam mengeksekusi proyek pembangunan berstandar tinggi di Indonesia,” tutup James.

Komentar