Wow! Pegang Lampu Tabung LED Ujung Tunggal Nggak Kesetrum

Produk-produk Philips ini memungkinkan pemasang lampu dapat menyentuh tutup ujung yang lain dengan aman saat memasang tabung lampu.

0
lampu tabung led ujung tunggal
Pemasangan lampu tabung LED ujung tunggal: pemasang lampu dapat menyentuh tutup ujung yang lain dengan aman saat memasang tabung lampu./ Foto: Padre - PropertiTerkini.com

PropertiTerkini.com, [JAKARTA] – Jenis lampu tabung LED ujung tunggal kini semakin banyak digunakan. Para professional lebih menyukai jenis lampu ini lantaran beberapa keunggulannya.

Hal ini sejalan dengan temuan Signify baru-baru ini yang mengungkapkan sebuah studi komprehensif tentang pemasang lampu profesional di seluruh dunia. Perusahaan melakukan survei terhadap total 500 pemasang lampu di Inggris, Jerman, Prancis, Denmark, Swedia, Polandia, Norwegia, AS, Tiongkok, dan Indonesia.

Baca Juga: Lampu Tabung LED vs Bohlam LED, Awet Mana?

Temuan ini mengungkapkan bahwa lampu LED telah memenangkan hati pelanggan di Indonesia. Dimana, potensi penghematan energinya (42%), waktu pemasangan yang lebih cepat (32%) dan harga (30%). Temuan ini sekali lagi membuktikan bahwa selama lebih dari satu dekade terakhir, bohlam dan lampu tabung konvensional mulai ditinggalkan dan diganti dengan LED.

Lampu LED tentu memiliki kelebihan, mulai dari konsumsi energi yang lebih sedikit,
kualitas pencahayaan yang sama-sama memuaskan, bahkan lebih baik dari lampu pijar
konvensional.

Temuan dari hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa untuk pilihan produk, pemasang lampu profesional di Indonesia lebih suka menggunakan lampu tabung LED, yakni sebanyak 38%. Kemudian bohlam LED (38%) dan luminer LED (34%). Sementara secara global, lampu tabung LED paling sering digunakan dalam pekerjaan pemasang (55%), diikuti oleh lampu LED (48%) dan luminer LED (46%).

Lampu Tabung LED Ujung Tunggal

Tidak hanya lampu bohlam LED, Signify sebagai produsen produk pencahayaan dunia juga memiliki lampu tabung LED yang terbukti kualitasnya. Lampu tabung LED lebih efisien menghemat hingga 50% energi dibandingkan sistem lampu pijar (fluorescent) konvensional.

Baca Juga: Hemat Listrik 88%, Berikut Keunggulan Lampu LED Ecolink

Lampu tabung LED juga memiliki masa pakai lebih dari 15.000 jam. Selain itu, kualitas pencahayaan lampu tabung LED sangat mirip dengan sinar matahari alami. Pencahayaan yang tepat dapat memiliki efek luar biasa untuk meningkatkan fokus dan produktivitas, memberikan penerangan sempurna untuk aplikasi komersial di kantor, lahan parkir, bengkel, supermarket dan masih banyak lainnya.

Salah satu jenis lampu tabung LED yang belakangan mulai sering digunakan adalah lampu tabung LED ujung tunggal. Lampu LED merek Philips tersebut mengusung standar lebih dalam hal keamanan dan kenyamanan, terutama saat pemasangannya.




“Di Signify, kami menanggapi masalah keselamatan dengan serius. Lampu tabung LED Philips ujung tunggal kami memberikan alternatif yang aman dengan mengurangi risiko tersengat listrik, karena aliran listrik hanya ada pada satu sisi,” kata Rami Hajjar, Country Leader Signify Indonesia dalam diskusi yang digelar di kantor Signify, Jakarta Selatan, Rabu, (26/11/2019) lalu.

Produk-produk Philips ini memungkinkan pemasang lampu untuk menyentuh tutup ujung yang lain dengan aman saat memasang tabung lampu. Driver yang terintegrasi juga terisolir dengan aman dari bagian yang dapat dipegang.

Baca Juga: Sebelum Pasang Lampu Tabung LED, Perhatikan Hal Ini

Selain itu, lampu tabung Philips LED ini juga telah mematuhi semua persyaratan keselamatan pin UL (Underwriters Laboratories) dan IEC (International Electrotechnical Commission).

Selanjutnya, produk lampu tabung LED Philips ini juga memiliki tingkat arus sentuh (touch current) pada zona AC-1, zona teraman pada standar arus sentuh dasar di IEC 60479-1 untuk menjamin keamanan konsumen.

perbandingan lampu tabung led ujung tunggal dan ujung ganda
Perbandingan lampu tabung LED ujung tunggal dan ujung ganda

Soal keamanan lampu tabung LED jenis ini juga diakui M. Nukman Wijaya, Kepala Sub Direktorat Elektroteknika, Direktorat Mekanika, Elektroteknika, Energi, Transportasi dan Teknologi Informasi (MEETTI), Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Dalam diskusi tersebut dia berujar, “Setelah melihat unjuk kerjanya, lampu tabung LED ujung tunggal jelas lebih aman.”

Baca Juga: 10 Ide dan Tips Mendesain Taman Rooftop

Di Indonesia, sambungnya, banyak lampu tabung ujung ganda tanpa pin pengaman yang masih beredar di pasar dan dapat menimbulkan risiko tersengat listrik jika dipasang secara salah atau sembarangan.

“Upaya Signify untuk mensosialisasikan desain lampu tabung LED ujung tunggal yang lebih aman, akan menarik perhatian yang lebih besar terhadap kebutuhan keselamatan, serta peran standar nasional dalam memastikan bahwa masyarakat menggunakan produk yang aman dan berkualitas,” terangnya.